Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
LIBIA memiliki cadangan minyak bumi terbesar di Afrika. Namun devaluasi dan inflasi membuat negeri yang sempat diserang Amerika Serikat (AS) ini mengalami krisis.
"Krisis karena depresiasi mata uang telah menaikkan biaya impor makanan dan barang-barang lainnya," kata seorang warga Libia Mohamad al-Weheshi, 29.
Dengan pendapatan bulanan sekitar US$150 atau Rp2,3 juta dia mengaku akan hidup tanpa bisa membeli daging. Mata uang dinar Libia yang secara resmi diperdagangkan pada 4,8 terhadap dolar AS baru-baru ini turun di pasar paralel dari sekitar lima dinar terhadap greenback menjadi 7,5 saat ini.
Baca juga : Kudeta, Konflik, dan Krisis jadi Isu Utama KTT Afrika
Analis ekonomi Abubakr al-Tur mengatakan Libia sedang mengalami situasi kritis dengan kenaikan harga dan devaluasi mata uang. Hal ini, katanya kepada AFP, berdampak besar pada daya beli masyarakat, yang semakin tidak mampu memperoleh bahan pokok.
Menyinggung penutupan bisnis dan PHK yang terjadi baru-baru ini, analis tersebut mengatakan hal ini sulit dan berdampak pada semua kelas, kecuali orang kaya.
Perdana Menteri Libia sementara Abdulhamid Dbeibah, yang memimpin pemerintahan yang diakui PBB di Tripoli, mengatakan pemerintahannya mempunyai keprihatinan yang sama dengan rakyat Libia.
Baca juga : Meski banyak Hambatan, Perekonomian Tiongkok Diyakini segera Pulih
Dia bertekad untuk mengembalikan dinar ke tingkat sebelumnya dan menjaga ketidakstabilan ekonomi Libia. Negara ini masih berjuang untuk pulih dari perang dan kekacauan selama bertahun-tahun sejak AS menginvasi dan menggulingkan Moamer Kadhafi pada 2011.
Negara di Afrika Utara yang berpenduduk tujuh juta jiwa ini dilanda ketidakstabilan dan korupsi. Pemerintahan Dbeibah di Tripoli dengan gelisah berbagi kekuasaan dan dana di Libia dengan pemerintahan saingannya di wilayah timur yang kaya minyak yang didukung oleh orang kuat militer Khalifa Haftar.
Libia memperoleh pendapatan bersih sekitar US$20 miliar atau Rp313 triliun per tahun dari ekspor minyak dan gas, yang menyumbang sekitar 95% pendapatan negara.
Baca juga : Pertumbuhan Ekonomi Tiongkok Tahun ini Cuma Ditargetkan 5%
Sebagian besar dari kekayaan ini digunakan untuk membiayai sektor publik yang membengkak dan mempekerjakan hampir sepertiga penduduk. Selain itu juga untuk subsidi negara yang dimaksudkan untuk menjamin rendahnya harga bahan bakar dan, hingga saat ini, bahan makanan pokok.
Dbeibah telah meluncurkan proyek infrastruktur besar, dengan derek konstruksi kini tersebar di ibu kota. Analis Tur mengatakan pemerintah memang telah melaksanakan proyek-proyek reformasi dan rekonstruksi, namun program-program tersebut masih tidak mencukupi.
Krisis biaya hidup dan krisis uang asing terjadi setelah Bank Sentral Libia mengumumkan langkah-langkah yang dikatakan bertujuan untuk menjamin stabilitas keuangan yang lebih baik.
Baca juga : 19 Orang Tewas Diserang Buaya di Tanzania dalam Kurun 5 Tahun Terakhir
Undang-undang ini membatasi surat kredit impor, satu-satunya cara sah bagi importir untuk membeli produk dalam mata uang asing untuk pembelian obat-obatan dan produk makanan di luar negeri.
Hal ini memaksa importir mobil, peralatan mesin dan peralatan konstruksi beralih ke pasar paralel untuk mencari mata uang asing. Sementara itu, pembelian mata uang asing oleh masyarakat telah dibatasi hingga $4 ribu per orang per tahun, turun dari $10 ribu atau Rp156 juta.
Daya beli rumah tangga semakin terpukul karena harga bahan makanan pokok seperti pasta, beras, gula dan tepung, yang sebelumnya sebagian besar disubsidi, kini diindeks ke tingkat dolar di pasar paralel.
Sementara itu, beberapa bulan terakhir juga terjadi penundaan pembayaran gaji negara untuk 2,3 juta pegawai negeri Libia dan pembayaran pensiun. "Jadi, ketika harga melonjak, para pensiunanlah yang paling menderita”, kata Mohamad al-Werfalli, 65, yang sedang berbelanja bersama istrinya di supermarket Tripoli.
(France24/Z-9)
Berikut 20 destinasi wisata terbaik yang patut dikunjungi tahun 2026. Kepulauan Komodo menjadi salah satunya.
Penemuan spesies reptil purba Tainrakuasuchus bellator berusia 240 juta tahun, membuka wawasan baru tentang evolusi leluhur buaya dan hubungan geologis Brasil-Afrika.
Seni batas tektonik yang memisahkan Afrika dan Asia sepertinya berjarak semakin jauh. Celah di dekat perbatasan kedua benua ini perlahan-lahan menjauh satu sama lain.
Mpox merupakan infeksi virus yang menyebar melalui kontak dekat dan biasanya menyebabkan gejala seperti flu dan lesi bernanah di sekujur tubuh.
Saat negara-negara Barat menekan bantuan dan memperketat kebijakan migrasi, Spanyol justru memperluas kerja sama dengan Afrika.
MALAWI menggelar pemilihan umum, kemarin. Presiden petahana Lazarus Chakwera dan pendahulunya, Peter Mutharika, kembali berhadapan dalam perebutan kursi kepemimpinan.
Nilai tukar rial Iran jatuh ke level terendah sepanjang sejarah, memicu inflasi pangan hingga 70%.
Mata uang Iran anjlok ke level kritis. US$1 tembus 1,4 juta rial, ekonomi lumpuh dan protes nasional meledak di berbagai kota.
Presiden Argentina Javier Milei menghadapi ujian besar dua tahun setelah menjabat.
Donald Trump mengungkapkan bantuan AS senilai US$20 miliar kepada Argentina bertujuan membantu Javier Milei menang dalam pemilu sela.
MENJELANG satu tahun pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, ancaman krisis ekologis dinilai masih menjadi hal yang harus diperjuangkan.
EKONOM senior Didin S. Damanhuri memperingatkan dampak serius dari kebijakan tarif impor As yang ditentukan Donald Trump terhadap Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved