Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
JENAZAH Alifia Soeryo, 22, mahasiswi Indonesia yang tewas usai tertimpa pohon 10 ton di Australia, telah tiba di rumah duka.
Mobil ambulans dan iring-iringan mengantarkan jenazah ke rumah duka di perumahan elit Serpong, Tangerang Selatan pada Kamis (15/02) pukul 20:40 WIB.
Isak tangis kerabat dan keluarga mengiringi proses mengeluarkan peti jenazah Alifia keluar dari mobil ambulans untuk dibawa masuk ke rumah duka. Lantunan doa pun terdengar penuh haru mengiringi proses kedatangan jenazah almarhumah.
Baca juga : Keluarga Alifia Soeryo, Mahasiswa Tewas Tertimpa Pohon di Adelaide, Tuntut Klarifikasi
Tampak sejumlah karangan bunga bertuliskan ucapan belasungkawa berjajar rapi di sekitar rumah duka. Sejumlah kerabat dan keluarga telah datang silih berganti sejak sore hingga malam.
Alifia, tewas setelah tertimpa pohon seberat 10 ton di Adelaide, Australia. Insiden ini terjadi ketika Alifia tengah berolahraga di salah satu taman di Park 10, War Memorial Drive, Adelaide Utara.
Kemudian, ia berhenti dan beristirahat di bawah pohon karet. Nahas, batang pohon tersebut patah dan menimpa Alifia. (Z-3)
Kasus mahasiswi Universitas Pakuan (Unpak) Bogor yang jatuh dari lantai 3 di salah satu gedung kampus hingga saat ini masih dalam penyelidikan kepolisian.
Mahasiswi yang terjatuh dari lantai 3 gedung kampus di Bogor mengalami patah di bagian tangan kiri, kemudian patah di tulang iga sepuluh di bagian depan.
Pihak kampus mendukung penuh proses penyelidikan dan memastikan keamanan lingkungan akademik tetap menjadi prioritas.
Pihak kampus kemudian mengevakuasi korban menggunakan ambulans ke Rumah Sakit Mayapada (BMC) Bogor Timur.
Surat tulisan tangan yang ditemukan di barang pribadi mahasiswi Universitas Pakuan itu kini menjadi bagian dari proses penyelidikan.
Dengan edukasi kepada para mahasiswi karena mereka akan menjadi agen edukasi dan menyebarkan kebiasaan SADARI ke banyak perempuan di sekitar mereka.
Pernyataan itu juga menyampaikan bahwa KJRI Jeddah turut memfasilitasi pemulangan satu WNI dengan kondisi lumpuh akibat sakit ke Indonesia.
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yaounde disebut terus melakukan pemantauan dan melaporkan perkembangan secara berkala.
WNI tersebut saat ini ditempatkan di fasilitas penahanan khusus anak atau remaja, mengingat yang bersangkutan masih di bawah umur.
Konflik AS-Venezuela tidak hanya mengguncang stabilitas internal Venezuela, tetapi juga memunculkan kekhawatiran luas terkait berbagai hal, termasuk keselamatan WNI di sana.
Penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro oleh AS memicu krisis geopolitik. DPR RI menegaskan keselamatan WNI di Venezuela harus jadi prioritas utama.
Kemenlu RI belum menerima informasi resmi yang mengonfirmasi adanya WNI yang terdampak dalam peristiwa tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved