Headline

Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.

Kasat Reskrim Polresta Bogor Pastikan: Kasus Mahasiswi di Bogor yang Jatuh dari Lantai 3 Kampus bukan Tindak Pidana

Dede Susianti
15/11/2025 04:13
Kasat Reskrim Polresta Bogor Pastikan: Kasus Mahasiswi di Bogor yang Jatuh dari Lantai 3 Kampus bukan Tindak Pidana
Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Komisaris Aji Riznaldi Nugroho(MI/Dede Susianti)

KASUS mahasiswi Universitas Pakuan (Unpak) Bogor yang jatuh dari lantai 3 di salah satu gedung kampus hingga saat ini masih dalam penyelidikan kepolisian. 

Penyebabnya pun hingga kini belum diketahui. Namun, Kepolisian Resor Bogor Kota memastikan terjatuhnya Ira Siti Nurazizah, 21, mahasiswa semester tiga Program Studi Manajemen itu bukanlah kasus tindak pidana. 

Hal itu diungkapkan Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Komisaris Aji Riznaldi Nugroho, saat dikonfirmasi Media Indonesia, di Mako Polresta di Jalan Kapten Muslihat, Jumat (14/11) petang.

Dia menyebut hasil pemeriksaan sementara dan dari bukti pesan surat tulisan tangan, mahasiswi asal Ciawi, Kabupaten Bogor itu, diduga mengalami depresi.

Kasat menjelaskan, setelah kejadian, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dengan memeriksa TKP (tempat kejadian perkara) dan pemeriksaan saksi. 

"Setelah kejadian ini, kita dapatkan hasil penyelidikan, ini bukan tindak pidana kriminal. Karena kita menemukan ada secarik kertas yang mengatakan yang bersangkutan ini mengalami depresi," ungkap Aji.

Untuk barang bukti, lanjutnya,  pihaknya akan mengamankan baju -bajunya, kemudian secarik kertas yang ditulis tangan oleh yang bersangkutan (korban). 

"Jadi di suratnya, ada memang kata-katanya, ada permintaan maaf pada orangtuanya, kemudian merasa dirinya mengalami gangguan mental.  Mungkin kita akan dalami ketika yang bersangkutan ini sudah sembuh atau pulih dari luka -lukanya," jelas Aji.

Soal  benar tidaknya korban mengalami depresi, pihaknya masih akan melakukan pendalaman dengan melibatkan ahli.

"Terkait depresi,  akan kita dalami ketika yang bersangkutan sadar. Karena harus ahli yang menyatakan bahwa ini dinyatakan depresi. 
Yang pasti di dalam surat tersebut menyatakan bahwa mentalnya sangat terganggu. Kita pun masih mendalami apa yang menyebabkan mentalnya terganggu," terangnya.

Aji menyebutkan penyelidikan masih terus berproses.  Pihaknya masih mengumpulkan untuk keterangan- keterangan dari pihak terdekat. Kemudian teman-temannya terkait kejadian tersebut. 

Pihaknya juga sudah bertemu dengan orangtua korban. Hanya saja belum bisa memberikan banyak keterangan, karena kondisi mereka masih syok. 

"Kita sudah mendapatkan dari dua keterangan ortu korban. Tetapi memang belum maksimal, dikarenakan orangtua korban sendiri masih syok atas kejadian tersebut," pungkasnya. 

Peristiwa tersebut terekam kamera pengawas atau  CCTV. Berdasarkan informasi dari pihak Kampus Universitas Pakuan, melalui keterangan tertulis, peristiwa itu terjadi pada Rabu (12/11), sekitar pukul 12.00 WIB. 

Mahasiswi tersebut terjatuh dari lantai 3 Gedung  Manajemen Fakultas Ekonomi  dan Bisnis. Pada saat itu, yang bersangkutan baru saja selesai mengikuti UTS (ujian tengah semester. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya