Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
TENTARA Israel atau IDF menyelesaikan investigasi atas kematian seorang sandera Hamas bulan lalu. Penyebabnya ialah serangan udara Israel yang menargetkan satu rumah di kamp pengungsi Nuseirat di Gaza tengah.
"Angkatan udara Israel tidak akan menyerang rumah di kamp Nuseirat seandainya mereka mengetahui keberadaan sandera bernama Yossi Sharabi di sasaran," ungkal seorang sumber di IDF yang dikutip media Israel Channel 13.
Meskipun Sharabi terbunuh dalam serangan udara tentara Israel, lembaga penyiaran tersebut mengutip pernyataan resmi dari Tel Aviv yang mengklaim bahwa Sharabi dibunuh oleh pejuang Hamas.
Baca juga : Perawat Israel Bantu Sandera Lanjut Usia di Terowongan Bawah Tanah
Sayap militer Hamas, Brigade Al-Qassam, telah mengatakan bahwa beberapa sandera Israel telah terbunuh atau terluka dalam serangan tentara di Jalur Gaza sejak 7 Oktober.
Desember lalu, tentara mengakui bahwa tiga sandera Israel yang ditawan oleh Hamas dibunuh oleh tembakan rudal karena kesalahan identifikasi.
Hamas diyakini menyandera hampir 136 warga Israel di wilayah yang diblokade setelah serangan lintas batas pada 7 Oktober.
Baca juga : Ibu Warga Prancis yang Disandera Hamas Mohon kepada Netanyahu
Terlepas dari keputusan sementara Mahkamah Internasional, Israel terus melakukan serangan gencar di Jalur Gaza. Setidaknya 27.947 warga Palestina terbunuh. Sebagian besar ialah wanita dan anak-anak dan 67.459 orang terluka sejak 7 Oktober, menurut otoritas kesehatan Palestina. Israel telah menggempur Jalur Gaza sejak serangan lintas batas oleh Hamas, yang menurut Tel Aviv menewaskan hampir 1.200 orang.
Serangan Israel telah menyebabkan 85% penduduk Gaza menjadi pengungsi di tengah kekurangan makanan, air bersih, dan obat-obatan. Sekitar 60% infrastruktur di wilayah kantong tersebut rusak atau hancur, menurut PBB. (Anadolu/Z-2)
Baca juga : Israel Sebut Lima Sandera Tewas di Terowongan Gaza
AMERIKA Serikat menyatakan menolak langkah aneksasi Tepi Barat oleh Israel. AS menekankan pentingnya menjaga stabilitas di wilayah pendudukan Palestina tersebut.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengonfirmasi bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menerima undangan untuk menghadiri KTT Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza.
Keikutsertaan Indonesia di Board of Peace berisiko dimanfaatkan sebagai legitimasi politik bagi agenda yang tidak sejalan dengan nilai yang diperjuangkan terkait kemerdekaan Palestina
Langkah baru Israel perketat kontrol di Tepi Barat menuai kecaman global. Kebijakan ini dinilai melanggar hukum internasional dan mematikan solusi dua negara.
BERGABUNGNYA Indonesia dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza yang diusung Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, masih menjadi perdebatan.
PIMPINAN Pusat Muhammadiyah mengingatkan pemerintah agar berhati-hati dalam mengambil komitmen lanjutan di Board of Peace (BoP), terutama terkait rencana keanggotaan tetap.
AMERIKA Serikat menyatakan menolak langkah aneksasi Tepi Barat oleh Israel. AS menekankan pentingnya menjaga stabilitas di wilayah pendudukan Palestina tersebut.
Presiden AS Donald Trump tegas menolak rencana aneksasi Tepi Barat oleh Israel. Kebijakan ini memicu kecaman keras dari PBB, Indonesia, hingga negara Arab.
MENTERI Luar Negeri Sugiono menegaskan keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) merupakan bagian dari komitmen aktif pemerintah untuk mendorong perdamaian di Palestina.
SEKRETARIS Jenderal DPP PKS, Muhammad Kholid, mengecam keras serangan militer Israel ke tenda pengungsian di selatan Jalur Gaza yang terjadi pada Sabtu (31/1/2026).
BADAN pertahanan sipil Gaza melaporkan sedikitnya 32 orang tewas akibat serangan udara Israel yang menghantam sejumlah lokasi di Jalur Gaza pada Sabtu (31/1).
PEMERINTAH Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri mengecam keras rangkaian serangan udara Israel di Jalur Gaza, Palestina, yang terus berulang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved