Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA pemimpin Uni Eropa (UE) dengan suara bulat memberikan bantuan sebesar €50 miliar atau Rp855 triliun kepada Ukraina. Kesepakatan itu tercapai usai bersitegang dengan Hongaria yang menolaknya.
Amerika Serikat dan UE merupakan kekuatan di belakang Kyiv melawan Rusia yang hampir tiga tahun. "Kita sepakat. Persatuan," kata Presiden Dewan Eropa Charles Michel dalam postingan di X.
Menurut dia 27 anggota UE menyetujui paket bantuan tersebut sebesar €50 miliar atau Rp855 triliun. Pengumuman tersebut disampaikan meskipun ada keberatan keras dari Hongaria pada Desember dan pada hari-hari menjelang pertemuan puncak pada Kamis di Brussels.
Baca juga : Politik Lokal di Jerman Menghambat Produksi Senjata untuk Ukraina
Belum jelas posisi Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban dalam keputusan itu. Michel mengatakan bahwa langkah tersebut mengunci pendanaan yang stabil, berjangka panjang, dan dapat diprediksi untuk Ukraina.
Bantuan ini, kata dia, menunjukkan bahwa UE mengambil kepemimpinan dan tanggung jawab dalam mendukung Ukraina. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memuji kesepakatan tersebut.
Ia mengatakan bahwa paket tersebut akan memperkuat stabilitas ekonomi dan keuangan jangka panjang negaranya. “Sangat penting bahwa keputusan dibuat oleh seluruh 27 pemimpin, yang sekali lagi membuktikan persatuan UE yang kuat,” kata Zelensky.
Baca juga : Jerman Gandakan Bantuan Militer Tahun 2024 Ke Ukraina
Penolakan Orban atas bantuan itu memicu kemarahan 26 rekannya di blok tersebut karena menggagalkan kesepakatan pada Desember. Dalam pertemuan kali ini, Orban bertemu dengan para pemimpin Jerman, Prancis, Italia, dan lembaga-lembaga UE.
“Dia (Orban) memberi alasan. Dia melihat orang-orang semakin jengkel, dan ada batasan yang tidak boleh dilewati," ujarnya.
Meskipun tidak ada usulan quid-pro-quo, Orban mendapat jaminan bahwa Brussel akan menangani pertanyaan tentang dana yang diblokir di Budapest senilai €20 miliar atau Rp342 triliun.
Baca juga : Macron Berharap pada Xi Jinping, Cari Solusi Agresi Rusia ke Ukraina
Uang yang dijanjikan UE untuk Kyiv akan menutup kekurangan anggaran pemerintahan. Menteri Perekonomian Ukraina mengatakan Kyiv memperkirakan akan menerima tahap pertama sebesar €4,5 miliar atau Rp77 triliun pada Maret. (France24/Z-6)
Ini merupakan bentuk kepedulian USK terhadap mahasiswa terdampak sekaligus upaya meringankan beban ekonomi mereka.
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor kembali mendistribusikan bantuan terhadap korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.
GERAKAN Pemuda Ansor (GP Ansor) menyalurkan sejumlah paket bantuan seperti selimut, sandal jepit, kebutuhan alat mandi hingga obat-obatan pada korban bencana longsor di Pemalang.
Menyikapi kondisi tersebut, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang menyalurkan bantuan logistik sebagai bentuk kepedulian.
Total nilai bantuan sebesar Rp295.499.850 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Bupati Humbang Hasundutan Oloan Paniaran Nababan menyampaikan rasa terimakasih atas perhatian Kabupaten Toba untuk Kabupaten Humbang Hasundutan.
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Rusia kembali serang Kyiv, ibu kota Ukraina, dengan drone pada 5 Februari 2026. Dua warga luka, gedung TK dan perkantoran rusak di tengah kelanjutan perundingan damai di Abu Dhabi.
Sebelumnya, FIFA dan UEFA telah membekukan keanggotaan Rusia dari seluruh kompetisi internasional sejak Februari 2022, sesaat setelah invasi skala penuh ke Ukraina dimulai.
KEPALA Dana Investasi Langsung Rusia Kirill Dmitriev, pada Selasa (27/1), mengatakan bahwa penarikan pasukan Ukraina dari Donbas dapat mendorong perdamaian di Ukraina.
Presiden Zelenskyy menyatakan dokumen jaminan keamanan AS-Ukraina siap diteken usai pertemuan trilateral di Abu Dhabi. Isu teritorial masih jadi ganjalan utama.
Amerika Serikat menilai Rusia dan Ukraina mencatat kemajuan penting setelah sepakat melanjutkan perundingan damai langsung di Abu Dhabi, meski konflik dan perbedaan utama masih membayangi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved