Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
TENTARA Amerika Serikat (AS) meningkatkan serangan di Yaman pada Rabu (24/1), menghancurkan dua rudal anti-kapal Houthi yang diarahkan ke Laut Merah dan bersiap untuk diluncurkan.
Serangan AS, yang terjadi sekitar pukul 2.30 pagi waktu setempat, sebagai serangan terbaru terhadap kelompok yang didukung Iran atas penargetan pelayaran Laut Merah.
Houthi, angkatan militer yang menguasai wilayah terpadat di Yaman, mengatakan bahwa serangan mereka merupakan bentuk solidaritas terhadap warga Palestina saat Israel menyerang Gaza.
Baca juga : Amerika Serikat dan Britania Raya Meluncurkan Serangan Gabungan Kedua terhadap Houthi di Yaman
Baca juga : 4 Hal Tentang Pasukan Houthi di Yaman
Serangan-serangan tersebut telah mengganggu pelayaran global dan memperdalam kekhawatiran bahwa dampak dari perang Israel-Hamas dapat mengacaukan kestabilan Timur Tengah.
"Pasukan AS mengidentifikasi rudal-rudal tersebut di daerah-daerah yang dikuasai Houthi di Yaman dan memutuskan bahwa rudal-rudal tersebut merupakan ancaman yang akan segera terjadi terhadap kapal-kapal dagang dan kapal-kapal Angkatan Laut AS di wilayah tersebut," kata pernyataan Komando Pusat militer AS.
Baca juga : PBB Tetap Bantu Yaman Meski AS Sebut Houthi Teroris
Baca juga : Lagi, Kapal Kargo Amerika Kena Rudal Houthi Yaman
"Pasukan AS kemudian menyerang dan menghancurkan rudal-rudal tersebut untuk membela diri,” tambah pernyataan itu.
Sejak Amerika Serikat mulai menyerang situs militer Houthi di Yaman pada 11 Januari, Pentagon mengatakan bahwa mereka telah menghancurkan atau merusak lebih dari 25 fasilitas peluncuran dan penyebaran rudal dan lebih dari 20 rudal.
Pentagon juga mengatakan bahwa mereka telah menyerang pesawat tak berawak, radar pantai, dan kemampuan pengawasan udara Houthi, serta area penyimpanan senjata.
"Kami telah sangat fokus untuk menargetkan jenis-jenis hal yang telah mereka gunakan atau gunakan untuk melakukan serangan terhadap pelayaran dan pelaut internasional, dan itu akan terus menjadi fokus kami," kata juru bicara Pentagon, Mayor Jenderal Patrick Ryder, dalam sebuah konferensi pers pada Selasa (23/1)
Ryder mencatat bahwa serangan terakhir Houthi terjadi pada 18 Januari, yang menunjukkan bahwa serangan-serangan tersebut memiliki dampak.
"Sejak saat itu kami telah melakukan beberapa serangan untuk mempertahankan diri, ketika ada ancaman yang akan segera terjadi atau peluncuran yang telah diantisipasi,” sebutnya.
Para ahli menilai strategi Biden yang muncul di Yaman bertujuan untuk melemahkan militan Houthi, namun tidak sampai pada upaya untuk mengalahkan kelompok tersebut atau secara langsung berhadapan dengan Iran, sponsor utama Houthi.
Strategi ini tampaknya bertujuan untuk menghukum Houthi sambil berusaha membatasi bahaya konflik Timur Tengah yang lebih luas. (CNA/Z-4)
Donald Trump kembali enggan menjelaskan langkah AS terkait Greenland, namun memberi sinyal peluang kesepakatan di Davos. Denmark memperingatkan risiko terhadap NATO.
Rusia menegaskan tidak memiliki rencana merebut Greenland. Menlu Sergei Lavrov menyatakan AS memahami Moskow dan Beijing tak mengancam wilayah tersebut.
Buntut ancaman Trump soal Greenland, Parlemen Eropa berencana menunda persetujuan kesepakatan tarif Juli lalu. Ancaman perang dagang kembali hantui pasar global.
USKUP Agung Katolik untuk dinas militer AS mengatakan bahwa secara moral dapat diterima untuk tidak mematuhi perintah jika pasukan menganggap perintah bertentangan dengan hati nurani mereka.
PRESIDEN Donald Trump memperjelas selama berbulan-bulan bahkan mungkin bertahun-tahun bahwa ia termotivasi secara unik oleh keinginan untuk memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian.
Perdana Menteri Store menegaskan bahwa pemerintah Norwegia tidak memiliki kewenangan dalam penentuan penerima Hadiah Nobel Perdamaian.
TUJUH pejuang separatis tewas dalam serangan udara pada Jumat (2/1) ketika koalisi pimpinan Arab Saudi di Yaman membalas serangan yang gencar dilakukan Dewan Transisi Selatan (STC).
HADRAMAUT merupakan provinsi terluas di Yaman, sekitar sepertiga wilayah negara, sekaligus yang paling makmur. Di sana tersimpan sebagian besar cadangan minyak Yaman.
Di tengah perang berkepanjangan konflik Yaman melawan kelompok Houthi yang didukung Iran sejak 2014, kini muncul pertarungan internal antarfaksi bersenjata.
MILITER Arab Saudi menyatakan bahwa angkatan udaranya menargetkan pengiriman senjata yang tiba di kota pelabuhan Yaman dari Uni Emirat Arab (UEA).
KELOMPOK pemberontak Houthi Yaman yang didukung Iran dan pemerintahnya yang diakui secara internasional sepakat untuk pertukaran tahanan yang mencakup hampir 3.000 orang.
Korban tewas mencapai delapan orang dengan 142 orang terluka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved