Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KOREA Utara secara resmi menghapus sejumlah lembaga pemerintah kunci yang bertugas mempromosikan kerja sama dan reunifikasi dengan Korea Selatan, demikian laporan media negara pada hari Selasa.
Keputusan ini diumumkan parlemen boneka Korea Utara, Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) menyatakan keputusan itu dilakukan pemimpin negara Kim Jong Un. Ia menyatakan terus mencari rekonsiliasi dengan Korea Selatan adalah kesalahan.
Hubungan antara Korea Utara dan Korea Selatan mengalami penurunan tajam tahun ini, dengan peluncuran satelit mata-mata Pyongyang mendorong Seoul untuk sebagian menghentikan perjanjian militer 2018 yang bertujuan untuk meredakan ketegangan.
Baca juga: Korea Utara Uji Coba Rudal Balistik Baru Hipersonik, Jepang Merasa Terancam
Menyebut Korea Selatan sebagai "musuh utama", Kim baru-baru ini menyatakan bahwa upaya untuk mendamaikan dan menyatukan kembali dengan saingan Korea Utara "adalah kesalahan yang tidak boleh kita buat lagi".
Dalam konstitusi keduanya, baik Korea Utara maupun Korea Selatan mengklaim kedaulatan atas seluruh semenanjung.
Baca juga: Korea Utara Konfirmasi Uji Tembak Sukses Rudal Balistik Jarak Menengah Berbahan Bakar Padat
Republik Demokratik Rakyat Korea dan Republik Korea, nama resmi Korea Utara dan Korea Selatan, didirikan 75 tahun yang lalu tetapi masing-masing masih secara teknis menganggap yang lain sebagai entitas ilegal.
Hingga saat ini, apa yang dianggap sebagai hubungan diplomatik mereka ditangani oleh Kementerian Persatuan Seoul dan Komite untuk Reunifikasi Damai Pyongyang - salah satu lembaga yang Majelis Rakyat Tertinggi sekarang nyatakan dibubarkan.
"Kedua negara paling bermusuhan, yang berada dalam keadaan perang, saat ini dalam konfrontasi akut di Semenanjung Korea," demikian keputusan yang diadopsi oleh majelis tersebut, seperti yang dilaporkan oleh KCNA.
"Reunifikasi Korea tidak dapat dicapai dengan Republik Korea," tambahnya. (AFP/Z-3)
Mantan Presiden Korsel Yoon Suk-yeol dijatuhi hukuman 5 tahun penjara.
Di drakor ini, Kim Seon-ho memerankan karakter bernama Joo Ho-jin. Ho-jin merupakan penerjemah multibahasa yang ditugaskan sebagai penerjemah untuk bintang top Cha Mu-hee (Go Youn-jung).
Pengadilan Seoul akan membacakan vonis terhadap mantan Presiden Yoon Suk Yeol atas tuduhan menghalangi penyidikan terkait deklarasi darurat militer 2024.
Korea Selatan dilanda tren "Dubai Chewy Cookie". Terinspirasi dari cokelat viral Dubai, hidangan penutup ini laku keras berkat pengaruh K-Pop dan visual yang menggoda.
Jaksa khusus menuntut hukuman mati bagi mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol terkait upaya pemberontakan melalui deklarasi darurat militer yang gagal.
PT Bank KEB Hana Indonesia (Hana Bank) menyalurkan beasiswa senilai Rp100 juta kepada Jakarta Indonesia Korean School (JIKS).
KOREA Utara telah menghapus gambar Semenanjung Korea dari berbagai situs utamanya setelah pemimpin Korea Utara Kim Jong-un menyebut Korea Selatan sebagai musuh utama.
MENTERI Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Antony Blinken mengatakan, status quo Tiongkok atas Taiwan tidak lagi dapat diterima.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved