Kamis 27 Oktober 2022, 10:55 WIB

AS Lawan Reunifikasi Tiongkok dengan Taiwan

Cahya Mulyana | Internasional
AS Lawan Reunifikasi Tiongkok dengan Taiwan

AFP
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Antony Blinken

 

MENTERI Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Antony Blinken mengatakan, status quo Tiongkok atas Taiwan tidak lagi dapat diterima. Beijing meningkatkan tekanan terhadap pulau itu, termasuk kemungkinan menggunakan kekuatan militer.

Ia mengatakan Tiongkok mengubah pemahaman dasar selama beberapa dekade antara Washington dan Beijing bahwa perbedaannya dengan Taiwan akan dikelola secara damai.

"Yang berubah adalah ini, keputusan pemerintah di Beijing bahwa status quo tidak lagi dapat diterima, bahwa mereka ingin mempercepat proses di mana mereka akan mengejar reunifikasi," kata Blinken.

Dia menambahkan, Negeri Tirai Bambu juga telah membuat keputusan untuk memberikan lebih banyak tekanan pada Taiwan. Menurutnya, Tiongkok menahan kemungkinan menggunakan kekuatan untuk mencapai tujuan mereka, jika taktik tekanan tidak berhasil.

"Itulah yang secara fundamental berubah," sambungnya.

Menurutnya, Washington tidak menginginkan Perang Dingin dan tidak berusaha menahan Tiongkok. Namun, AS, kata Blinken, tetap tegas dan membela kepentingannya.

Pekan lalu, diplomat top AS mengatakan Beijing bertekad untuk mengejar reunifikasi dengan Taiwan pada waktu yang jauh lebih cepat, meskipun ia tidak menentukan tanggal.

Pemerintahan Presiden Joe Biden telah berulang kali menuduh Tiongkok menggunakan kunjungan Ketua DPR AS, Nancy Pelosi ke Taiwan pada Agustus lalu sebagai dalih untuk meningkatkan latihan militer di sekitar pulau itu, yang diklaim Beijing sebagai wilayahnya sendiri.

Jenderal tertinggi AS mengatakan tahun lalu bahwa Tiongkok tidak mungkin mencoba merebut Taiwan secara militer dalam beberapa tahun ke depan. Tak hanya itu, komandan Komando Indo-Pasifik AS pada waktu itu mengatakan kepada Kongres bahwa ancaman ini dapat terwujud dalam enam tahun.

Presiden Tiongkok, Xi Jinping mengatakan, kepada kongres lima tahunan Partai Komunis Tiongkok yang berkuasa bulan ini, Beijing tidak akan pernah melepaskan hak untuk menggunakan kekuatan atas Taiwan. Meski demikian, ia menekankan negaranya akan tetap berusaha untuk resolusi damai.(AFP/OL-13)

Baca Juga: Tiongkok Minta AS Tak Campuri Reunifikasi Taiwan

Baca Juga

RONALDO SCHEMIDT / AFP

Salju Hambat Tentara Ukraina, Zelensky Mengeluh ke NATO

👤Cahya Mulyana 🕔Rabu 30 November 2022, 18:30 WIB
Staf Umum Ukraina mengatakan pada pasukannya telah memukul mundur enam serangan Rusia dalam 24 jam terakhir di wilayah Donbas...
Ist

Ketua BPK Isma Yatun Terpilih Jadi Ketua Panel Pemeriksa Eksternal PBB 

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 30 November 2022, 14:12 WIB
Ketua BPK RI, Isma Yatun, terpilih sebagai Ketua Panel Auditor Eksternal PBB (Chair of Panel of External Auditors of the United...
AFP/Thomas Coex

Emmanuel Macron Siap Bahas Ukraina dan Perdagangan dengan Biden

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Rabu 30 November 2022, 13:44 WIB
Presiden Prancis Emmanuel Macron tiba di Washington pada hari Selasa (29/11) untuk kunjungan kenegaraan pertama kepresidenan Joe...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya