Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMIMPIN Korea Utara, Kim Jong Un, mendesak penguatan detteren nuklir dan mengancam tidak akan ragu "menghancurkan" Korea Selatan, sambil mengunjungi pabrik senjata utama, demikian dilaporkan media resmi pada Rabu.
Dalam laporan resmi Korean Central News Agency (KCNA), Kim menyebut Korea Selatan sebagai musuh utama dan mengatakan prioritas Pyongyang harus menguatkan kemampuan militer untuk pertahanan diri dan deteren perang nuklir terlebih dahulu.
Hubungan antara kedua Korea berada pada salah satu titik terendah dalam beberapa dekade, setelah Kim menetapkan status negara sebagai kekuatan nuklir dalam konstitusi dan melakukan uji coba beberapa rudal balistik antar benua canggih.
Baca juga: Sekutu Amerika Serikat Ikut Mengutuk Dugaan Pengiriman Rudal Korea Utara ke Rusia
Kim mengatakan sementara Korea Utara - yang secara resmi dikenal sebagai Republik Rakyat Demokratik Korea (DPRK) - tidak akan "secara sepihak" memicu konfrontasi, mereka juga tidak memiliki "niat untuk menghindari perang", menurut KCNA.
"Jika ROK berani mencoba menggunakan kekuatan bersenjata melawan DPRK atau mengancam kedaulatan dan keamanannya, dan kesempatan seperti itu muncul, kita tidak akan ragu untuk menghancurkan ROK dengan memobilisasi semua sarana dan kekuatan yang ada di tangan kita," demikian dilaporkan oleh KCNA, menggunakan akronim untuk Republik Korea Selatan.
Baca juga: Peluncuran 200 Rudal Korut Memaksa Evakuasi di Korea Selatan
Kim, yang didampingi oleh pejabat partai dan militer senior, melakukan tur pabrik amunisi pada hari Senin dan Selasa, seperti yang dijelaskan oleh KCNA, menggambarkan kunjungannya sebagai dukungan bagi pekerja senjata "dalam perjuangan mencapai tujuan produksi besar untuk tahun baru".
Amerika Serikat dan puluhan sekutu, termasuk Korea Selatan dan Jepang, menuduh Korea Utara melanggar berbagai sanksi internasional dengan mentransfer misil ke Rusia untuk membantu penguatan invasi militer Rusia di Ukraina. (AFP/Z-3)
Intip keseruan ILLIT dan CORTIS saat menyambut kepulangan atlet Korea Selatan dari Olimpiade Musim Dingin Milano-Cortina 2026 di Blue House, Seoul.
Otoritas Seoul telah menetapkan peringatan Level 4 untuk seluruh wilayah Iran.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menyatakan siap menjalin hubungan baik dengan Amerika Serikat jika status nuklir negaranya diakui, namun ia menutup pintu bagi Korea Selatan.
Kolaborasi CBI-KCB hadir untuk menjembatani kesenjangan tersebut melalui kerangka kerja yang aman dan patuh terhadap regulasi perlindungan data pribadi di kedua negara.
Mantan Presiden Korsel Yoon Suk Yeol divonis penjara seumur hidup. Ia terbukti mendalangi pemberontakan melalui upaya darurat militer pada Desember 2024 lalu.
Bank Woori Saudara hadirkan WBK Pre-Registration Service untuk mempermudah WNI membuka rekening dan mengakses layanan perbankan di Korea Selatan.
Presiden Emmanuel Macron mengumumkan transformasi besar kebijakan pertahanan nuklir Prancis. Delapan negara Eropa akan bergabung dalam strategi "Advanced Deterrence".
Simak profil lengkap Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang wafat pada 2026. Jejak politik, revolusi, hingga babak baru suksesi Iran.
IRAN membantah keras tuduhan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyebut Teheran tengah mengembangkan rudal berjangkauan hingga Amerika Serikat termasuk ambisi nuklir militer
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan tengah mempertimbangkan opsi serangan militer terbatas guna menekan Iran agar bersedia mencapai kesepakatan dengan Washington.
PEMIMPIN Korea Utara Kim Jong Un memamerkan puluhan peluncur roket berkemampuan nuklir menjelang kongres penting Partai Buruh, menurut media negara.
MENTERI Luar Negeri Iran Abbas Araghchi tiba di Jenewa untuk mengikuti putaran kedua perundingan nuklir dengan Amerika Serikat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved