Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KOREA Utara telah membuka pertemuan partai penguasa akhir tahun yang dihadiri pemimpin Kim Jong Un, kata media negara pada hari Rabu, dengan harapan keputusan kebijakan kunci untuk tahun 2024 akan diumumkan.
Mengabaikan pidato Tahun Baru yang dulunya menjadi tradisional, Kim dalam beberapa tahun terakhir menggunakan pertemuan pleno Partai Buruh Korea sebagai platform untuk merinci kebijakan di bidang keamanan, diplomasi, dan ekonomi.
Pertemuan tahun ini menutup tahun di mana Pyongyang berhasil meluncurkan satelit pengintai, menegaskan statusnya sebagai kekuatan nuklir dalam konstitusinya, dan menguji rudal balistik antarbenua (ICBM) tercanggihnya.
Baca juga: Kim Jong Un: Nuklir Balas Nuklir
Dalam pertemuan pada hari Selasa, Kim menetapkan 2023 sebagai "tahun perubahan besar dan besar" serta "penting," kata agensi berita resmi Korea Utara, Korean Central News Agency (KCNA).
"Pyongyang melihat kemenangan dan peristiwa yang membuka mata yang dicapai di semua bidang untuk konstruksi sosialis dan penguatan kekuatan nasional," kata Kim, seperti dilaporkan oleh KCNA.
Baca juga: Korsel, AS dan Jepang Bersiasat Hadapi Rudal Korut
Dia juga mengatakan senjata strategis baru Pyongyang, termasuk satelit mata-mata, telah tanpa ragu menempatkan Korea Utara pada posisi kekuatan militer.
Pertemuan ini akan melibatkan enam poin diskusi utama, kata KCNA, termasuk tinjauan tentang bagaimana kebijakan nasional Korea Utara dilaksanakan selama tahun tersebut serta melihat ke depan ke anggaran nasional dan "arahan perjuangan" untuk 2024.
Minggu lalu, Kim mengatakan Pyongyang tidak akan ragu untuk meluncurkan serangan nuklir jika "provokasi" dengan nuklir terjadi.
Pekan lalu, Korea Utara menguji Hwasong-18 bahan bakar padat, ICBM tercanggihnya, untuk ketiga kalinya pada 2023. Peluncuran satelit mata-mata militer Pyongyang bulan lalu, yang diklaim memberikan gambaran cepat dari situs militer AS dan Korea Selatan, lebih merusak hubungan dengan Korea Selatan.
Peluncuran itu memecah perjanjian militer antara kedua Korea yang dibuat untuk meredakan ketegangan di Semenanjung, dengan kedua belah pihak kemudian meningkatkan keamanan sepanjang Zona Demiliterisasi (DMZ) yang memisahkan mereka. (AFP/Z-3)
Badan intelijen Korea Selatan (NIS) menyebut Kim Ju Ae kini resmi menjadi calon penerus Kim Jong Un.
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Korea Utara sukses uji coba sistem peluncur roket kaliber besar dengan teknologi pemandu presisi. Kim Jong Un sebut ini pencegah perang nuklir.
Pemimpin Korut Kim Jong-un memecat Wakil Perdana Menteri Yang Sung-ho secara langsung karena dinilai tidak bertanggung jawab dalam proyek modernisasi pabrik mesin.
Kim Jong-un pantau uji rudal hipersonik 1.000km di Laut Timur. Aksi ini respons atas krisis global & penguatan nuklir Pyongyang hadapi ancaman AS serta sekutu.
KOREA Utara (Korut) mengumumkan telah melakukan uji coba rudal hipersonik pada Minggu (4/1).
Amerika Serikat dan Rusia sepakat memulihkan komunikasi militer tingkat tinggi guna mencegah eskalasi nuklir. Simak detail kesepakatan di Abu Dhabi ini.
Dalam pertemuan tersebut dijelaskan bahwa Program FIRST bukan proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir.
KETEGANGAN geopolitik di Timur Tengah mencapai titik didih baru pada awal 2026. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengeluarkan ultimatum keras kepada Iran.
Skandal besar guncang Tiongkok. Jenderal Zhang Youxia diduga bocorkan rahasia nuklir ke AS dan terlibat korupsi.
Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung mengusulkan pembekuan program nuklir Korea Utara dengan imbalan kompensasi, sekaligus meminta Tiongkok menjadi mediator.
Korea Utara memperingatkan bahwa ambisi nuklir Jepang harus dihentikan 'dengan biaya apa pun' karena dinilai mengancam stabilitas Asia dan keamanan global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved