Headline

Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.

Soal Energi Nuklir, Prabowo : Why Not, Nuclear Power Paling Murah

M Ilham Ramadhan Avisena
22/3/2026 18:20
Soal Energi Nuklir, Prabowo : Why Not,  Nuclear Power Paling Murah
Presiden Prabowo Subianto.(Antara Foto)

PRESIDEN Prabowo Subianto membuka kemungkinan penggunaan energi nuklir sebagai pembangkit listrik di Indonesia, meski menekankan keputusan akhir tetap bergantung pada kajian para ahli.

"Itu nanti tergantung para pakar. Kalau bisa kita pakai, why not? Nuclear power paling murah sebetulnya. Paling bersih juga. Tinggal how can we handle the safety. Itu yang menjadi masalah," ujarnya saat berdiskusi dengan sejumlah tokoh yang disiarkan di Youtube Prabowo Subianto, dikutip pada Minggu (22/3). 

Di sisi lain, Prabowo menilai Indonesia memiliki potensi besar pada energi terbarukan, khususnya tenaga surya dan biofuel. Ia menyebut pengembangan energi surya dalam skala besar bisa menjadi solusi jangka panjang.

Menurutnya, pengembangan energi surya membutuhkan lahan yang luas, tetapi hal itu dinilai masih memungkinkan mengingat ketersediaan lahan di berbagai daerah.

Prabowo menambahkan, Indonesia memiliki puluhan ribu desa yang dapat menjadi basis pengembangan energi terbarukan, terutama di luar Pulau Jawa yang masih memiliki ketersediaan lahan cukup besar.

"Kalau desa di luar Jawa, untuk cari 1 hektare, nggak ada masalah," jelasnya. 

Sementara di Pulau Jawa, ia menyebut masih terdapat lahan yang belum dimanfaatkan secara optimal, seperti lahan berstatus hak guna usaha (HGU) maupun kawasan kehutanan.

"Kalau di dalam Jawa kita sudah hitung, kita punya banyak tanah. Ada tanah HGU-HGU yang tidak dikerjakan. Ada tanah perhutani yang tidak dikerjakan," tuturnya. (H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik