Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
SAVE the Children mengkritik pemerintah Inggris karena bersikap abstain dalam pemungutan suara di Dewan Keamanan PBB soal gencatan senjata di Gaza, Palestina. Rancangan resolusi tersebut menuntut gencatan senjata segera guna menghentikan pertumpahan darah di Jalur Gaza.
Badan amal yang berbasis di negara kerajaan itu menyebut pemerintahnya terlibat dalam situasi mengerikan yang akan dihadapi anak-anak di Gaza. Dalam sebuah unggahan di X, Save the Children mengatakan Perdana Menteri Rishi Sunak dan pemerintah Inggris kembali mengabaikan anak-anak Gaza.
"Dengan tidak memberikan suara bagi #CeasefireNOW di Dewan Keamanan PBB, Inggris terlibat dalam horor yang akan dialami anak-anak dalam beberapa jam, hari, dan pekan mendatang," katanya.
Baca juga : AS Veto Resolusi Gencatan Senjata di Gaza
DK PBB terdiri dari 15 negara anggota meliputi 10 anggota tidak tetap dan lima anggota tetap, yakni Tiongkok, Rusia, AS, Inggris, dan Prancis.
Dalam pemungutan suara, 13 anggota DK PBB mendukung rancangan resolusi singkat yang diajukan Uni Emirat Arab, kecuali Amerika yang menolak lewat hak vetonya. Sedangkan Inggris abstain.
Unjuk rasa di London, Inggris, pada Sabtu, 9 Desember 2023 kembali mendesak gencatan senjata permanen di Gaza, Palestina. (Sumber : AFP/HENRY NICHOLLS)
Baca juga : Mesir Ancam Putus Hubungan dengan Israel
Pemungutan suara dilakukan setelah Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pada Rabu (6/12) membuat langkah yang jarang terjadi, yaitu secara resmi memperingatkan 15 anggota DK PBB mengenai ancaman global dari agresi militer Israel di Palestina yang berlangsung dua bulan.
Israel melanjutkan operasi militernya di Jalur Gaza pada 1 Desember setelah jeda kemanusiaan dengan kelompok perlawanan Palestina Hamas berakhir setelah berlangsung selama sepekan.
Sedikitnya 17.487 warga Palestina telah tewas dan lebih dari 46.480 lainnya terluka akibat serangan-serangan tanpa henti Israel dari udara dan darat di daerah kantong Palestina itu sejak 7 Oktober menyusul serangan lintas batas yang dilakukan Hamas.
Di lain pihak, jumlah korban tewas di Israel akibat serangan Hamas itu mencapai 1.200 orang, menurut data resmi. (Anadolu/Ant/Z-4)
Mantan Perdana Menteri Inggris, Rishi Sunak, resmi bergabung sebagai penasihat di Microsoft dan perusahaan AI Anthropic.
Rishi Sunak mengakui kekalahannya dari Keir Starmer dalam Pemilu Inggris. Dia mengatakan telah menelepon Keir untuk mengucapkan selamat atas kemenangannya.
Nigel Farage, arsitek Brexit mengumumkan niatnya maju sebagai kandidat partai sayap kanan Reform UK dalam pemilu umum Inggris pada 4 Juli.
Mantan pemimpin militer dan tokoh Partai Konservatif Britania menyerukan lebih banyak dana untuk angkatan bersenjata daripada mengandalkan relawan remaja yang tidak terlatih.
Istana Buckingham mengumumkan penundaan sejumlah keterlibatan kerajaan untuk menghindari gangguan pada kampanye pemilihan.
Perdana Menteri Inggris, Rishi Sunak, mengumumkan pemilihan umum mendadak yang akan diadakan pada 4 Juli.
Secara khusus menyapa pemudik yang kembali ke tanah kelahiran dan atas nama pribadi, keluarga, serta Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat menyampaikan ucapan selamat datang kembali.
Mahmoud Abbas membawa harapan besar agar momentum hari kemenangan ini menjadi titik balik bagi kemerdekaan bangsa Palestina.
Human Rights Watch mendesak Hungaria menangkap PM Israel Benjamin Netanyahu terkait surat perintah ICC atas dugaan kejahatan perang di Gaza saat kunjungannya Sabtu ini.
Dilaporkan The Guardian, ratusan warga Palestina terlihat melaksanakan salat di sekitar Kota Tua pada Jumat (20/3) pagi eaktu setempat, setelah polisi Israel menutup akses
Saat itu, Prabowo menegaskan bahwa dukungan terhadap kemerdekaan Palestina sekaligus mendorong solusi dua negara (two-state solution).
Menlu Palestina ungkap taktik Israel manfaatkan konflik Iran untuk percepat perluasan pemukiman ilegal di Tepi Barat. Simak kronologi dan dampaknya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved