Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
BANYAK negara di seluruh dunia pada Rabu (22/11) menyambut baik pengumuman bahwa Israel dan Hamas mencapai kesepakatan untuk membebaskan sandera dan menghentikan pertempuran sengit dan pengeboman di Jalur Gaza, Palestina.
Sekitar 240 orang--mulai dari bayi hingga orang tua--ditawan dalam serangan pimpinan Hamas pada 7 Oktober yang menewaskan sekitar 1.200 orang di Israel, sebagian besar warga sipil, menurut pihak berwenang Israel.
Israel membalas dengan kampanye pengeboman dan serangan darat di Gaza, yang menurut pemerintah Hamas di wilayah tersebut, telah menewaskan 14.100 orang, sebagian besar warga sipil termasuk ribuan anak-anak.
Baca juga: Enam Warga Palestina Ditembak Mati di Tepi Barat
Berikut beberapa reaksi penting terhadap perjanjian tersebut.
Presiden AS Joe Biden berterima kasih kepada para pemimpin Qatar dan Mesir atas kepemimpinan kritis mereka dalam mencapai kesepakatan.
Baca juga: Polisi Jerman Gerebek Bangunan yang Dicurigai terkait Hizbullah
"Saya sangat bersyukur bahwa beberapa dari jiwa-jiwa pemberani ini akan bersatu kembali dengan keluarga mereka setelah kesepakatan ini dilaksanakan sepenuhnya," kata Biden, merujuk pada para sandera.
Menteri Luar Negeri Inggris David Cameron menyebut kesepakatan itu sebagai langkah penting dalam memberikan bantuan kepada keluarga para sandera dan mengatasi krisis kemanusiaan di Gaza.
Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock mengatakan perjanjian terobosan itu harus digunakan untuk memberikan bantuan penting kepada masyarakat di Gaza.
Beijing berharap, "Hal ini akan membantu meringankan penderitaan akibat krisis kemanusiaan, meredakan konflik, dan meredakan ketegangan," kata juru bicara kementerian luar negeri Mao Ning.
Kremlin menyebut kesepakatan itu sebagai, "Kabar baik pertama dari Gaza dalam waktu yang sangat lama." Katanya lagi, "Itu hanya berdasarkan pada jeda semacam ini sehingga garis besar upaya penyelesaian berkelanjutan di masa depan dapat dibangun."
Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi menyambut baik kesepakatan tersebut dan mencatat kelanjutan upaya Mesir untuk mencapai solusi final dan berkelanjutan untuk menjamin hak-hak sah rakyat Palestina. (AFP/Z-2)
MENTERI Luar Negeri Sugiono menegaskan keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) merupakan bagian dari komitmen aktif pemerintah untuk mendorong perdamaian di Palestina.
SEKRETARIS Jenderal DPP PKS, Muhammad Kholid, mengecam keras serangan militer Israel ke tenda pengungsian di selatan Jalur Gaza yang terjadi pada Sabtu (31/1/2026).
BADAN pertahanan sipil Gaza melaporkan sedikitnya 32 orang tewas akibat serangan udara Israel yang menghantam sejumlah lokasi di Jalur Gaza pada Sabtu (31/1).
PEMERINTAH Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri mengecam keras rangkaian serangan udara Israel di Jalur Gaza, Palestina, yang terus berulang.
PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa (PBB) belum menerima informasi soal pembukaan kembali penyeberangan Rafah di perbatasan Gaza-Mesir dan masih berkomunikasi dengan otoritas Israel.
Mahkamah Agung Israel menunda putusan petisi FPA. Zionis bersikeras melarang jurnalis asing masuk Gaza dengan alasan keamanan meski perang sudah berjalan dua tahun.
PEMERINTAH Jerman mengecam keras langkah Kabinet Israel yang memperluas otoritas sipil di Tepi Barat.
GELOMBANG kecaman internasional kembali menghantam Israel setelah pemerintahnya mengesahkan aneksasi ilegal di Tepi Barat.
Kunjungan Presiden Israel Isaac Herzog ke Australia berujung kericuhan. Polisi tangkap 27 demonstran di Sydney di tengah tuduhan kekerasan aparat.
Langkah baru Israel perketat kontrol di Tepi Barat menuai kecaman global. Kebijakan ini dinilai melanggar hukum internasional dan mematikan solusi dua negara.
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu menggunakan fokus yang kembali tertuju pada berkas Epstein untuk menyerang pendahulunya, Ehud Barak.
MENURUT dokumen FBI tahun 2020, Jeffrey Epstein dekat dengan mantan Perdana Menteri Israel Ehud Barak dan dilatih sebagai mata-mata di bawah arahannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved