Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
ORGANISASI Penyelamatan Darurat Medis (MER-C) Indonesia menuliskan surat terbuka kepada Presiden Amerika Serikat Joe Biden guna menuntut pemerintahan AS untuk dapat segera menerapkan gencatan senjata di Gaza, Palestina.
Ketua Presidium MER-C Sarbini Abdul Murad dalam surat terbuka yang diterima di Jakarta pada Selasa meminta Presiden Biden untuk menjunjung tinggi multilateralisme, keadilan dan hak asasi manusia yang menjadi landasan kebijakan luar negeri AS itu sendiri.
"Demi perdamaian dan kemanusiaan, kami menuntut agar anda (Presiden Biden) segera melakukan gencatan senjata," ujar Murad, Selasa (21/11).
Baca juga : 200 Pasien Dievakuasi dari Rumah Sakit Indonesia di Gaza
Selain itu, Murad juga meminta agar AS tidak memperburuk konflik yang telah terjadi dengan memberikan bantuan senjata pemusnah massal kepada Israel dengan alasan pembelaan diri.
"Tindakan anda jelas bertentangan dengan sejumlah kesepakatan dan perjanjian internasional atas keberadaan Palestina. Anda telah melanggar aturan main internasional, menghina kewenangan PBB," sebut Murad.
Baca juga : MER-C Desak Israel Bebaskan RS Indonesia
Murad menambahkan bahwa AS juga merusak asas keadilan dan melukai nilai-nilai kemanusiaan, serta mencoreng peradaban manusia.
Dia menjelaskan bahwa apa yang terjadi di Palestina sangat erat dengan kolonialisme dan kemanusiaan bukan tentang agama, etnis maupun ras, apa yang terjadi adalah krisis kemanusiaan.
"Warga Gaza menghadapi kematian setiap hari, satu anak Palestina mati setiap lima menit, bayi-bayi, anak-anak, perempuan, lansia, rumah sakit, ambulans, sekolah, tempat tinggal, tempat ibadah semua menjadi target, ini adalah genosida dan pembersihan etnis," ujar Murad.
"Ini saatnya anda membuktikan diri sebagai negara yang menjunjung hak asasi manusia, terapkan gencatan senjata sehingga tidak ada lagi korban jiwa di kedua pihak," lanjut Murad.
Di akhir surat, Murad menekankan dukungan Indonesia dan juga seluruh warga dunia atas perjuangan Palestina untuk bebas merdeka dari penjajahan zionis Israel dan hak warga Palestina untuk kembali ke rumah dan tanah mereka. (Ant/Z-4)
DPP Amphuri kembali menyalurkan donasi sebesar Rp112 juta melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan MER-C Indonesia.
MER-C melaporkan bahwa Rumah Sakit Indonesia di Gaza Utara, Jalur Gaza, Palestina, masih berada di bawah pengawasan tentara Israel meski gencatan senjata telah diberlakukan.
LEMBAGA sosial kemanusiaan MER-C melaporkan bahwa sistem kesehatan di Jalur Gaza bagian utara, Palestina, mengalami lumpuh total akibat serangan Israel.
Marwan juga meminta pemerintah dan warga Indonesia untuk terus mendukung pihaknya. Ia mengaku, masih berada di dalam bangunan RS Indonesia setelah serangan yang dilakukan oleh pasukan Israel.
MER-C mengirimkan Tim Medis Darurat (EMT) ke-7 untuk membantu pelayanan Unit Gawat Darurat di RS Al Awda di Gaza Utara, Jalur Gaza, Palestina.
Dua kali sepekan, EMT akan membantu pelayanan unit gawat darurat dan rawat jalan bedah syaraf di RS Al Awda.
Sebanyak sembilan orang dilaporkan tewas dan 40 lainnya mengalami luka-luka dalam bentrokan antara aparat kepolisian dan pengunjuk rasa Konsulat Amerika Serikat di Karachi, Pakistan.
Presiden AS Donald Trump menyebut operasi militer terhadap Iran bisa berlangsung hingga empat minggu dan memperingatkan kemungkinan korban tambahan.
Kanselir Jerman Friedrich Merz menyatakan setuju dengan AS soal program nuklir Iran, namun peringatkan risiko eskalasi konflik di Timur Tengah.
Trump setuju berbicara dengan pemimpin baru Iran. Teheran terbuka untuk upaya serius meredakan ketegangan, kata Menteri Luar Negeri Abbas Araqchi.
Amerika Serikat konfirmasi 3 anggota militer tewas dan 5 luka-luka akibat operasi terhadap Iran. USS Abraham Lincoln aman meski misil diluncurkan.
Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad dilaporkan tewas dalam serangan ke Teheran. Media Iran belum memberikan konfirmasi resmi atas kabar tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved