Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Rumah Sakit (RS) Indonesia di Gaza, Palestina, Marwan Al-Sultan, mendesak pemerintah maupun warga Indonesia untuk terus memberikan tekanan terhadap pihak Israel agar melakukan ceasefire atau gencatan senjata.
"Kami berpesan kepada pemerintah dan masyarakat (Indonesia) adalah membuat tekanan kepada pihak Israel untuk melakukan gencatan senjata," ujarnya.
Hal itu disampaikan Marwan dalam lewat video yang diunggah akun media sosial Instagram resmi milik Medical Emergency Committee (Mer-C) Indonesia, @mercindonesia pada Senin (19/5) malam.
Selain itu, Marwan juga meminta pemerintah dan warga Indonesia untuk terus mendukung pihaknya. Ia mengaku, masih berada di dalam bangunan RS Indonesia setelah serangan yang dilakukan oleh pasukan Israel.
"Kami masih membersama pasien kami di dalam RS Indonesia," katanya.
Pihaknya berharap, bangunan maupun tenaga kesehatan serta pasien di RS Indonesia akan aman. RS Indonesia yang berlokasi di Gaza Utara menjadi sasaran penghancuran pasukan Israel. Laporan Al-Jazeera mengungkap, masih ada 55 orang yang berada di dalam gedung tersebut, empat di antaranya dokter dan delapan perawat.
"Kami berharap, insya Allah, tempat ini akan aman dan kami juga akan aman," kata Marwan.
Kementerian Kesehatan Gaza menyebut, serangan Israel telah melumpuhkan semua fasilitas kesehatan di RS Indonesia yang menjadi fasilitas. RS Indonesia merupakan fasilitas medis besar terakhir yang ditutup di kawasan itu setelah RS Kamal Adwan dan RS Beit Hanoun.
"Seluruh rumah sakit umum di wilayah Gaza Utara kini tidak lagi berfungsi," demikian keterangan Kementerian Kesehatan Gaza dalam pernyataan pada Minggu (18/5). (Tri/P-3)
DPP Amphuri kembali menyalurkan donasi sebesar Rp112 juta melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan MER-C Indonesia.
MER-C melaporkan bahwa Rumah Sakit Indonesia di Gaza Utara, Jalur Gaza, Palestina, masih berada di bawah pengawasan tentara Israel meski gencatan senjata telah diberlakukan.
LEMBAGA sosial kemanusiaan MER-C melaporkan bahwa sistem kesehatan di Jalur Gaza bagian utara, Palestina, mengalami lumpuh total akibat serangan Israel.
MER-C mengirimkan Tim Medis Darurat (EMT) ke-7 untuk membantu pelayanan Unit Gawat Darurat di RS Al Awda di Gaza Utara, Jalur Gaza, Palestina.
Dua kali sepekan, EMT akan membantu pelayanan unit gawat darurat dan rawat jalan bedah syaraf di RS Al Awda.
Korban jiwa di Gaza mencapai 72.027 orang. Meski gencatan senjata berlaku sejak Oktober 2025, evakuasi jenazah dan serangan sporadis Israel masih terus memakan korban.
Donald Trump desak Putin akhiri perang setelah Rusia melancarkan serangan besar ke infrastruktur energi Kyiv, melanggar janji jeda serangan di musim dingin.
Hal itu disampaikan Prasetyo menanggapi pertanyaan terkait sikap Presiden Prabowo Subianto atas situasi tersebut, di Sentul, Bogor, Senin (2/2).
Gelombang serangan udara Israel di Gaza menewaskan sedikitnya 32 orang, termasuk perempuan dan anak-anak. Gencatan senjata yang dimediasi AS berada di ambang kolaps.
Israel setuju buka terbatas Gerbang Rafah untuk pejalan kaki sesuai rencana AS, dengan syarat Hamas kembalikan semua sandera dan hasil inspeksi keamanan ketat.
Tiga jurnalis Palestina tewas saat bertugas untuk lembaga bantuan Mesir di Gaza.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved