Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA berhasil terpilih sebagai anggota Dewan Eksekutif UNESCO periode 2023-2027 dalam pemilihan yang berlangsung di Konferensi Umum UNESCO ke-42 di Markas Besar UNESCO di Paris, Prancis, pada 15 November 2023. Dalam persaingan sengit di Kelompok Regional IV, Indonesia berkompetisi dengan delapan negara lain di kawasan Asia Pasifik dalam memperebutkan enam alokasi kursi Dewan Eksekutif UNESCO bersama dengan Afghanistan, Australia, Bangladesh, Iran, Kyrgistan, Pakistan, Korea, dan Sri Lanka.
Indonesia berhasil meraih dukungan suara dari 154 negara dan menempati posisi tertinggi kedua di Kelompok IV. Selain Indonesia, negara-negara kawasan Asia-Pasifik lain yang juga terpilih sebagai anggota Dewan Eksekutif periode yang sama ialah Pakistan, Bangladesh, Sri Lanka, Korea Selatan, dan Australia. Dalam pemilihan tersebut, terdapat 188 negara anggota UNESCO yang hadir dan hanya 181 negara yang memenuhi syarat untuk memberikan suara.
Terpilih sebagai anggota Dewan Eksekutif UNESCO yang ke-8 kali sejak bergabung menjadi anggota UNESCO pada 1950 mencerminkan kepercayaan dunia internasional terhadap kontribusi signifikan Indonesia dalam memajukan isu kebudayaan, pendidikan, ilmu pengetahuan, serta komunikasi dan informasi di tingkat global. Sebagai anggota Dewan Eksekutif, peran Indonesia akan menjadi sangatlah penting, mengingat salah satu tugasnya ialah berpartisipasi aktif dalam merumuskan kebijakan dan pengambilan keputusan strategis terkait program-program dan kebijakan UNESCO.
Baca juga: Indonesia Tampilkan Karya Seni Jalan Nusantara di Markas Besar UNESCO
Dewan Eksekutif juga memainkan peran krusial dalam mengawasi pelaksanaan program-program UNESCO dan memastikan penggunaan anggaran organisasi berjalan efisien dan efektif sesuai kebijakan yang ditetapkan. Selain itu, Dewan Eksekutif bertanggung jawab atas implementasi kebijakan yang disepakati bersama oleh seluruh negara anggota UNESCO.
Dengan perannya yang sangat beragam, Dewan Eksekutif menjadi motor penggerak dalam memastikan bahwa UNESCO mencapai tujuan dan visinya membangun perdamaian melalui kerja sama internasional dalam bidang pendidikan, ilmu pengetahuan, kebudayaan, serta komunikasi dan informasi. Keberlanjutan peran Indonesia sebagai anggota Dewan Eksekutif menunjukkan komitmen Indonesia untuk memimpin inisiatif global demi perubahan positif.
Baca juga: Mengenal Sejarah Hari Wayang Nasional
Dalam sambutannya, Duta Besar Republik Indonesia untuk Prancis, Andorra, Monako, Mohamad Oemar yang merupakan Delegasi Tetap RI untuk UNESCO menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan tak tergoyahkan dari negara-negara anggota UNESCO. "Indonesia berkomitmen terlibat aktif dan bekerja sama dengan negara-negara anggota lain untuk memastikan kemajuan dan keberlanjutan dalam berbagai bidang yang menjadi fokus UNESCO."
Misi UNESCO, yang sangat penting dalam mendorong perdamaian global dan kesejahteraan umat manusia, diakui sebagai tonggak berharga oleh Indonesia. "Kami sangat menghargai prinsip-prinsip pluralisme, multilateralisme, dan kerja sama internasional yang menjadi kunci keberhasilan dalam menjawab tantangan dunia termasuk meraih tujuan Agenda Pembangunan Berkelanjutan di seluruh area kompetensi yang menjadi mandat UNESCO," tutur Dubes Oemar.
Sebagai negara demokrasi terbesar ketiga di dunia dan salah satu negara paling beragam, komitmen Indonesia memajukan perdamaian dan pembangunan berkelanjutan di seluruh dunia mencerminkan sikap proaktif yang berpusat pada persatuan, saling menghormati, dan harmoni. Keberlanjutan komitmen ini menjadi poin penting dalam kontribusi Indonesia untuk mencapai tujuan-tujuan bersama dalam kerangka UNESCO.
Dewan Eksekutif merupakan salah satu dari dua governing bodies terpenting UNESCO setelah Konferensi Umum. Dewan Eksekutif terdiri dari 58 negara anggota dari enam kelompok regional yang bertindak di bawah wewenang Konferensi Umum UNESCO. Untuk periode 2023-2027, berikut komposisi ke-58 negara anggota Dewan Eksekutif yang terpilih dari masing-masing kelompok regional.
1. Kelompok I: Italia, Spanyol, Prancis, Inggris, Irlandia, Jerman, Amerika.
2. Kelompok II: Serbia, Albania, Slovakia, Ceko.
3. Kelompok III: Brasil, Kuba, Dominika, Argentina.
4. Kelompok IV: Pakistan, Indonesia, Bangladesh, Sri Lanka, Republik Korea, Australia.
5. Kelompok V (a): Mauritius, Nigeria, Mozambik, Pantai Gading, Gabon, Burkina Faso, Liberia.
6. Kelompok V (b): Qatar, Arab Saudi, Oman, Irak. (RO/Z-2)
DUNIA pendidikan tengah sakit. Gejalanya bukan hanya kesenjangan dan kualitas yang timpang, melainkan juga kegagalan mendasar: ia tidak lagi relevan dengan denyut nadi kehidupan.
Ketua Badan POM Taruna Ikrar mengatakan, jamu tidak pernah sekadar soal nostalgia. Ia memandang jamu sebagai warisan pengetahuan, kekayaan biodiversitas, sekaligus potensi ekonomi kreatif.
Selama setidaknya 120.000 tahun, reaksi antara lapisan mantel bumi dan air laut di wilayah ini telah menghasilkan semburan hidrogen, metana, dan gas terlarut lainnya.
KANTOR UNESCO di Paris baru saja meluncurkan dokumen 2026 Youth Report ‘Lead with Youth’ sekaligus untuk memperingati International Day of Education
Pendapatan bulanan tempat wisata melonjak dari rata-rata Rp12 juta menjadi sekitar Rp32 juta per bulan, seiring dengan meningkatnya kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara.
Sekolah ialah taman belajar milik para siswa, bukan milik guru atau administrator.
Serangan Rusia di Bogodukhiv, Ukraina, tewaskan 4 warga sipil termasuk 3 balita. Tragedi ini terjadi di tengah upaya negosiasi damai di Abu Dhabi.
Program undian ini mendapat respons positif dari masyarakat.
Ia berkata, "kita menghadapi dunia tanpa batasan yang mengikat terkait persenjataan nuklir strategis antara Federasi Rusia dan Amerika Serikat."
Para delegasi SMA Labschool Jakarta berkunjung dan diterima oleh Duta Besar RI untuk Amerika Serikat, Dwisuryo Indroyono Soesilo di kantor KBRI Indonesia di Washington DC.
PBB menutup 2025 dengan tunggakan kontribusi mencapai US$1,6 miliar (Rp26 triliun).
PRESIDEN Brasil Luiz Inacio Lula da Silva menuding Presiden Amerika Serikat Donald Trump berupaya membentuk PBB baru melalui peluncuran Dewan Perdamaian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved