Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
KONVOI misi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Mali kembali terkena perangkat peledak improvisasi pada akhir pekan, yang melukai 22 pasukan penjaga perdamaian dalam proses penarikan dari negara tersebut, kata juru bicara.
Puluhan kendaraan MINUSMA berangkat pada 31 Oktober dari kota Kidal di timur laut Mali, tetapi hingga kini belum berhasil mencapai Gao, sebuah kota strategis lainnya yang berjarak sekitar 350 kilometer (217 mil).
"Pada hari Sabtu, konvoi menghadapi dua perangkat peledak improvisasi lainnya di dekat kota Anefis," ujar Stephane Dujarric, juru bicara sekretaris jenderal PBB, kepada para wartawan pada hari Senin.
Baca juga: Kelompok Separatis Klaim Serangan Mematikan terhadap Militer Mali
Ia mengatakan 22 pasukan penjaga perdamaian harus dievakuasi dengan pesawat untuk menerima perawatan segera di Gao. Ini adalah insiden keenam sejak konvoi meninggalkan Kidal, kata Dujarric, menambahkan bahwa semua penerbangan evakuasi medis beroperasi tanpa masalah.
Delapan pasukan penjaga perdamaian terluka dan dievakuasi pada tanggal 1 November, dan tujuh lainnya pada hari Jumat lalu akibat perangkat peledak improvisasi lainnya.
Baca juga: PBB 'Khawatir' dengan Pertempuran di Myanmar
"Otoritas Mali juga telah mengizinkan penerbangan pengadaan ulang untuk memberikan konvoi dengan air, bahan bakar, dan barang penting lainnya," kata juru bicara tersebut, yang minggu lalu telah mengkritik kurangnya izin penerbangan bagi pasukan penarikan MINUSMA.
Pemerintahan junta di negara tersebut, yang merebut kekuasaan pada 2020, telah menuntut pada Juni agar misi tersebut meninggalkan Mali, meskipun negara tersebut masih dilanda jihadisme dan krisis yang berkecamuk. Penarikan tersebut dijadwalkan akan selesai pada tanggal 31 Desember.
Kidal adalah kamp MINUSMA yang ketiga dan terakhir yang akan dievakuasi di wilayah Kidal di utara Mali yang rawan, yang telah dilanda kekerasan jihadis dan separatis.
Meskipun awalnya rencana terakhir untuk meninggalkan Kidal dijadwalkan untuk paruh kedua November, memburuknya keamanan mendorong MINUSMA untuk mempercepat penarikannya, yang membuat junta marah, karena pasukannya belum mencapai kamp tersebut.
Aliansi kelompok bersenjata yang didominasi oleh suku Tuareg, yang baru-baru ini meluncurkan pemberontakan terhadap negara, mengklaim telah mengambil alih kamp Kidal tak lama setelah MINUSMA pergi. (AFP/Z-3)
Tim pencari fakta PBB melaporkan kondisi memprihatinkan warga sipil Iran yang terjepit di antara serangan udara AS-Israel dan represi pemerintah yang kian sistematis.
Iran menyatakan empat diplomat mereka tewas dalam serangan udara yang diluncurkan Israel ke sebuah hotel di Beirut, Libanon, pekan lalu.
Duta Besar Iran untuk PBB menuduh serangan udara AS dan Israel sengaja menargetkan area residensial. Ribuan bangunan hancur dan ancaman hujan asam mengintai.
Laporan terbaru PBB mengungkap keterlibatan langsung Vladimir Putin dalam deportasi ribuan anak Ukraina ke Rusia.
Menlu Iran Abbas Araqchi kecam Sekjen PBB karena lebih cemas pada ekonomi global daripada pembantaian warga sipil, termasuk 175 anak-anak di Kota Minab.
Tiga personel pasukan perdamaian PBB terluka setelah markas mereka di Libanon selatan dihantam serangan yang diduga dilancarkan Israel.
Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menegaskan rencana pengiriman TNI ke Gaza merupakan misi kemanusiaan di bawah mandat PBB, bukan keterlibatan Indonesia dalam konflik bersenjata.
Menlu Sugiono mengatakan Indonesia tak membayar uang setoran anggota Board of Peace atau Dewan Perdamaian sebesar 1 Miliar Dolar AS. Indonesia, ujar dia mengirimkan pasukan perdamaian.
Hamas sambut rencana pengerahan 8.000 pasukan perdamaian Indonesia ke Gaza Selatan untuk awasi gencatan senjata dan stabilitas tanpa intervensi internal.
Sinergi TNI dengan institusi pendidikan memiliki peran penting dalam memperkuat kesiapan personel misi perdamaian.
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengatakan pasukan perdamaian yang akan dikirim ke Gaza, Palestina akan dipimpin oleh pejabat TNI berpangkat bintang tiga.
Pidato Presiden Prabowo di PBB dinilai salah satu yang terbaik tahun ini dan berhasil menempatkan dirinya sebagai pemimpin alternatif dunia yang patut diperhitungkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved