Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEJABAT senior kelompok pejuang kemerdekaan Palestina, Hamas dan Jihad Islam telah mengadakan pembicaraan dengan pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah upaya mencapai kemerdekaan atas penjajah Israel.
Pernyataan Hizbullah tidak merinci waktu dan tempat pertemuan tersebut. Diketahui pertemuan itu dihadiri tokoh kedua Hamas Saleh al-Aruri dan pemimpin Jihad Islam Ziad Nakhaleh di Lebanon.
Berita tentang pertemuan tersebut muncul ketika Hizbullah dan faksi-faksi Palestina yang bersekutu saling baku tembak setiap hari dengan tentara Israel di perbatasan Lebanon-Israel. Itu meningkatkan kekhawatiran akan adanya front baru dalam upaya perebutan kemerdekaan Palestina atas Israel.
Baca juga : Pemimpin Iran Khamenei Sebut AS Arahkan Pengeboman Israel di Gaza
Ketiga kelompok tersebut adalah bagian dari poros perlawanan kelompok pejuang kemerdekaan atau hak asasi manusia (HAM) asal Palestina, Lebanon dan Suriah yang didukung Iran.
Baca juga : Serangan Israel Bunuh Delapan Tentara Suriah, Hantam Bandara Aleppo
Mereka membahas strategi perlawanan untuk mencapai kemenangan nyata di Gaza dan Palestina dan menghentikan agresi brutal Israel. Mereka juga membahas peristiwa terkini di Jalur Gaza sejak dimulainya Operasi Banjir Al-Aqsa pada Sabtu (7/10).
Kementerian Kesehatan di Gaza yang dikuasai Hamas mengatakan 5.791 orang tewas, sebagian besar lagi warga sipil, karena Israel membombardir wilayah tersebut.
Nasrallah dan para pemimpin militan Palestina sepakat untuk terus berkoordinasi dan menindaklanjuti perkembangan setiap hari. Hizbullah dan Hamas telah lama menjadi bagian dari ruang operasi gabungan dengan Pasukan Quds cabang operasi luar negeri Garda Revolusi Iran, kata sebuah sumber yang dekat dengan Hizbullah sebelumnya mengatakan kepada AFP tanpa menyebut nama.
Pertemuan itu juga menyinggung mengenai penembakan lintas batas di perbatasan Lebanon-Palestina yang dikuasai Israel. Setidaknya 52 orang tewas di Lebanon, sebagian besar adalah pejuang Hizbullah tetapi juga empat warga sipil, termasuk jurnalis Reuters Issam Abdallah dan empat orang tewas di Israel, termasuk satu warga sipil. (AFP/Z-8)
AMERIKA Serikat menetapkan organisasi Ikhwanul Muslimin di Mesir, Libanon, dan Yordania sebagai kelompok teroris. Maklum, organisasi itu sudah lama menjadi musuh Israel.
PARA pejabat Israel menilai serangan militer Amerika Serikat (AS) terhadap Venezuela pada Sabtu (3/1) sebagai pukulan signifikan bagi poros Iran.
ISRAEL mencatat emigrasi bersih sebanyak 144.270 orang selama tiga tahun pemerintahan Benjamin Netanyahu saat ini.
Militer Israel mengklaim serangannya menewaskan tiga anggota Hizbullah.
DOKUMEN internal yang bocor dan ditelaah ABC Spanyol mengungkap dugaan kerja sama keuangan dan logistik jangka panjang antara Venezuela dan Iran.
Militer Israel kembali melancarkan serangan udara di Libanon selatan kurang dari sehari setelah pembicaraan langsung pertama.
PENYERANGAN terhadap Venezuela disertai penculikan terhadap Presiden Nicolas Maduro bersama istrinya untuk diadili di New York, yang melanggar piagam PBB dan hukum internasional
PASUKAN Israel berencana melakukan serangan terbatas di Libanon. Libanon melaporkan Israel ke Dewan Keamanan PBB atas pembangunan tembok yang melanggar perbatasan
PRESIDEN Lebanon Joseph Aoun menginstruksikan Kementerian Luar Negeri mengajukan keluhan ke Dewan Keamanan Persatuan Bangsa-Bangsa atau PBB terkait pembangunan tembok oleh Israel
LIBANON akan membawa Israel ke Dewan Keamanan PBB atas pembangunan tembok beton di wilayah perbatasan yang disebut melampaui Garis Biru, tuduhan yang telah dibantah oleh pihak Israel.
KETUA PP Muhammadiyah Anwar Abbas menegaskan Indonesia harus tetap tegak menaati UUD 1945 untuk melawan praktik penjajahan terkait rencana Israel mendirikan negara yahudi di Tepi Barat
Dua serangan Israel berupa ledakan juga dilaporkan terjadi di Libanon, Israel melanjutkan pelanggaran gencatan senjata di Libanon selatan tepat sebelum meninggalkan daerah tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved