Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KANADA yakin Israel tidak bertanggung jawab atas ledakan mematikan di rumah sakit Al-Ahli di Gaza. Pernyataan itu disampaikan Departemen Pertahanan Kanada, dalam menanggapi klaim dan bantahan atas ledakan yang diperdebatkan tersebut.
Komando Intelijen Pasukan Kanada menetapkan ledakan tersebut kemungkinan besar disebabkan roket yang ditembakkan dari Gaza. “Fakta itu disimpulkan setelah melakukan analisis dengan menggunakan sumber-sumber terbuka dan informasi rahasia,” kata Menteri Pertahanan Nasional Bill Blair dalam sebuah pernyataan pada Minggu (22/10).
"Kanada sangat sedih atas hilangnya nyawa yang disebabkan oleh ledakan di rumah sakit Al Ahli Arab di Gaza pada tanggal 17 Oktober 2023,” ujar Blair.
Baca juga: Intelijen Prancis Sebut Roket Palestina Kemungkinan Besar Penyebab Ledakan RS di Gaza
"Kami mengulangi belasungkawa tulus kami kepada semua pihak yang kehilangan orang yang mereka cintai,” tambahnya.
Blair menambahkan bahwa para pejabat akan memberikan informasi terbaru saat informasi baru tersedia. Departemen Pertahanan Nasional mengatakan penilaian tersebut didasarkan pada analisis lokasi ledakan dan penerbangan amunisi yang masuk.
Baca juga: Israel Bersumpah Tingkatkan Serangan Gaza Sebelum Invasi Darat
"Laporan dari sekutu Kanada menguatkan temuan DND/CAF. Kami akan terus memberikan informasi terbaru ketika informasi baru tersedia," kata departemen tersebut.
Penilaian Kanada muncul setelah Amerika Serikat dan Prancis merilis temuan serupa yang menunjukkan Israel tidak berada di balik ledakan tersebut. Direktorat Intelijen Militer Prancis mengatakan bahwa intelijennya mengindikasikan bahwa sebuah roket Palestina yang tidak dikenal dengan muatan bahan peledak sekitar 5 kg adalah penyebab ledakan tersebut.
Penyebab ledakan di Rumah Sakit Al-Ahli dan jumlah korban tewas masih menjadi perdebatan sengit. Para pejabat Palestina menyalahkan serangan udara Israel, sementara Israel mengatakan ledakan tersebut disebabkan roket yang salah tembak yang diluncurkan Jihadis Islam Palestina, yang membantah bertanggung jawab.
Sebuah investigasi yang dilakukan oleh Al Jazeera meragukan pernyataan Israel bahwa sebuah tayangan yang diambil dalam siaran berita langsung menunjukkan sebuah roket Palestina mengalami kegagalan penembakan sebelum menghantam rumah sakit.
Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan 471 orang tewas dalam ledakan tersebut, jumlah korban tewas yang menurut Israel sengaja dibesar-besarkan. Badan-badan intelijen Amerika Serikat memperkirakan jumlah korban tewas mencapai 100-300 orang.
Pada hari Jumat, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyerukan penyelidikan independen atas ledakan tersebut. (aljazeera/Z-3)
Iran tingkatkan arsenal rudal balistik dengan bantuan Rusia. Rudal Kheibar Shekan kini mampu jangkau seluruh wilayah Israel, memicu ancaman konflik terbuka.
PEMERINTAH Jerman mengecam keras langkah Kabinet Israel yang memperluas otoritas sipil di Tepi Barat.
GELOMBANG kecaman internasional kembali menghantam Israel setelah pemerintahnya mengesahkan aneksasi ilegal di Tepi Barat.
Kunjungan Presiden Israel Isaac Herzog ke Australia berujung kericuhan. Polisi tangkap 27 demonstran di Sydney di tengah tuduhan kekerasan aparat.
Langkah baru Israel perketat kontrol di Tepi Barat menuai kecaman global. Kebijakan ini dinilai melanggar hukum internasional dan mematikan solusi dua negara.
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu menggunakan fokus yang kembali tertuju pada berkas Epstein untuk menyerang pendahulunya, Ehud Barak.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengonfirmasi bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menerima undangan untuk menghadiri KTT Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza.
Keikutsertaan Indonesia di Board of Peace berisiko dimanfaatkan sebagai legitimasi politik bagi agenda yang tidak sejalan dengan nilai yang diperjuangkan terkait kemerdekaan Palestina
Langkah baru Israel perketat kontrol di Tepi Barat menuai kecaman global. Kebijakan ini dinilai melanggar hukum internasional dan mematikan solusi dua negara.
BERGABUNGNYA Indonesia dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza yang diusung Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, masih menjadi perdebatan.
PIMPINAN Pusat Muhammadiyah mengingatkan pemerintah agar berhati-hati dalam mengambil komitmen lanjutan di Board of Peace (BoP), terutama terkait rencana keanggotaan tetap.
PIMPINAN Pusat Muhammadiyah meminta Pemerintah Indonesia mengambil sikap kritis, aktif, dan terukur di Board of Peace (BoP), agar tetap sejalan dengan kemerdekaan palestina
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved