Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KOLOMBIA sedang mempertimbangkan untuk mengambil tindakan hukum terhadap sebuah perusahaan Amerika Serikat (AS) yang menyediakan layanan hosting web dan menjadi target serangan siber baru-baru ini. Akibat serangan siber itu puluhan situs web pemerintah menjadi tidak dapat diakses.
Pemerintah Bogota menuduh perusahaan tersebut, IFX Networks, telah bersikap kelalaian dalam serangan yang memengaruhi setidaknya 32 situs kunci, termasuk kementerian kehakiman, kesehatan, dan budaya, beberapa rumah sakit, serta otoritas pasar saham. Laporan media menyebutkan negara-negara lain di Amerika Latin juga terkena dampak serangan ini.
Menteri Informasi dan Telekomunikasi, Mauricio Lizcano, mengatakan IFX Networks harus bertanggung jawab atas kegagalan dalam protokol keamanan. Ia menuduh perusahaan tersebut menolak untuk merespons permintaan informasi.
Baca juga: Puluhan Situs Pemerintahan Kolombia Terkena Serangan Siber
"Pemerintah sedang mengkaji kemungkinan tindakan hukum perdata dan mungkin tindakan pidana terhadap perusahaan ini," ujar Lizcano melalui platform media sosial.
Dalam sebuah wawancara di Radio Caracol, Menteri Lizcano juga menegaskan perusahaan harus mematuhi langkah-langkah keamanan yang ketat, terutama ketika entitas pemerintah atau swasta memercayakan data mereka. Ia menyebut data sebagai harta terbesar yang harus dijaga.
Baca juga: Kolombia Jadi Neraka bagi Aktivis Lingkungan
Presiden Gustavo Petro, yang berada di markas besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, juga memberikan komentarnya terkait insiden ini. Ia mengatakan IFX Networks tidak memiliki langkah-langkah keamanan siber yang memadai.
Serangan siber seperti ransomware, yang juga menargetkan situs Kolombia, umumnya melibatkan akses ke sistem komputer yang rentan. Di mana data dapat dienkripsi atau dicuri, kemudian pelaku serangan menuntut pembayaran sebagai imbalan untuk mendekripsi data tersebut atau untuk tidak merilisnya secara publik.
Dalam sebuah pernyataan resmi, IFX Networks telah meminta maaf atas serangan tersebut dan mengklaim para karyawannya berhasil membatasi kerusakan yang terjadi akibat serangan siber tersebut. (AFP/Z-3)
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum tegaskan bantuan ke Kuba berlanjut meski ada sanksi AS. Sebanyak 814 ton makanan dikirim via kapal perang sebagai bentuk solidaritas.
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Iran menolak pembatasan misil dari AS meski siap lanjut negosiasi. Teheran menegaskan program rudal tak bisa ditawar di tengah tekanan Israel.
Green Day tampil memeriahkan acara pembukaan Super Bowl LX di Levi’s Stadium, California, Minggu (8/2).
INDONESIA mendesak Amerika Serikat (AS) dan Rusia segera melanjutkan perundingan untuk mencegah perlombaan senjata nuklir baru.
ANGGOTA Komisi II DPR RI Romy Soekarno, menegaskan bahwa sistem pemilu di era modern harus dipandang sebagai infrastruktur digital strategis negara.
Pelaku menyerang siapa saja yang mudah ditembus. Mereka tidak peduli apakah Anda perusahaan besar atau kecil. Jika Anda lengah, Anda akan menjadi korban.
CLOUDFLARE kembali mengalami down atau gangguan layanan yang berdampak pada zoom dan linkedin. Gangguan itu bukan akibat serangan siber melainkan sistem internal
Tim Riset Global Kaspersky menemukan bukti keterkaitan Memento Labs dengan kampanye spionase siber ForumTroll yang memanfaatkan celah zero-day di Google Chrome.
Discord alami kebocoran data besar yang memengaruhi dokumen identitas pengguna. Sistem dukungan disusupi untuk mencuri dan memeras data pribadi.
Serangan siber melumpuhkan sistem check-in di bandara besar Eropa seperti Heathrow dan Brussels.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved