Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KETEGANGAN antara Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni akibat isu pengungsi telah mereda. Itu akibat keduanya sepakat untuk terus mendukung Ukraina hingga menang melawan Rusia.
Bertemu di Paris, Selasa (20/6), Meloni dan Macron berjanji memperbaiki hubungan Italia dan Prancis yang terpuruk oleh isu imigrasi. Meloni terpilih pada 2022 sebagai kepala koalisi paling kanan Italia sejak Perang Dunia II.
Pada kunjungan pertamanya untuk melihat Macron di Paris, Meloni mengatakan bahwa Italia dan Prancis adalah dua negara sekutu, dua negara penting, pusat, protagonis di Eropa yang perlu berbicara satu sama lain.
Baca juga: Putin Sebut Zelenskyy Permalukan Komunitasnya Sendiri, Yahudi
"Pada saat ini, saat kepentingan bersama kita sangat sejalan, sangat penting Roma dan Paris terus bekerja sama baik di tingkat bilateral maupun multinasional," tambahnya.
Macron meminta kedua sekutu itu untuk melanjutkan kerja sama dalam persoalan pengungsi, yang merupakan perhatian politik domestik utama bagi pemerintahnya dan Meloni.
"Italia dan Prancis dapat terus bergerak maju dengan bermanfaat dalam beberapa minggu, bulan, dan tahun ke depan," katanya.
Baca juga: Parlemen Eropa Minta Sekutu NATO Terima Ukraina
Meloni dan Macron juga akan membahas bantuan untuk Ukraina dan mempersiapkan KTT Uni Eropa dan NATO yang akan datang bulan ini dan Juli.
Macron mengatakan kedua negara membutuhkan dialog yang jujur, ambisius, dan menuntut di luar kontroversi dan ketidaksepakatan.
Pada November 2022, Meloni menolak mengizinkan kapal kemanusiaan yang membawa 230 migran berlabuh di Italia, yang membawanya ke Prancis tempat Paris mengecam keputusan Roma yang tidak dapat diterima.
Meloni juga kesal karena Macron lebih memilih Kanselir Jerman Olaf Scholz daripada dirinya untuk bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menjelang pertemuan puncak KTT negara-negara Eropa, Februari lalu.
Menteri Dalam Negeri Prancis Gerald Darmanin meledek Meloni yang dinilainya tidak mampu menyelesaikan masalah migrasi. Sebaliknya isu ini membuatnya terpilih menjadi Perdana Menteri.
Pernyataan itu dibantah Menteri Luar Negeri Italia Antonio Tajani. Dia juga membatalkan perjalanan yang direncanakan ke Paris dan menuntut Darmanin meminta maaf. (AFP/Z-1)
Kerangka Neanderthal berusia hingga 187 ribu tahun ditemukan menyatu dengan dinding gua di Italia. Manusia Altamura menyimpan DNA purba tertua di dunia.
Cuaca ekstrem di Italia memicu rentetan longsor salju fatal. Tiga orang, termasuk warga negara Prancis dan Jerman, dilaporkan tewas di Piedmont dan Dolomites.
Departemen Perdagangan AS memutuskan untuk memangkas rencana kenaikan tarif impor pasta asal Italia dari 92% menjadi kisaran 24-29%.
Jejak-jejak dinosaurus tersebut membentang hingga ratusan meter di sebuah dinding gunung di Lembah Fraele.
PRESIDEN Palestina Mahmoud Abbas mendesak Italia mengakui Negara Palestina. Langkah tersebut akan membantu melindungi solusi dua negara dan memperkuat fondasi perdamaian.
Parlemen Italia menyetujui undang-undang femisida yang menetapkan pembunuhan terhadap perempuan bermotif gender sebagai kejahatan khusus.
Menurut Donald Trump, satu-satunya faktor yang membuat posisi Ukraina tetap bertahan hingga saat ini adalah peran dirinya.
Namun pada 3 Januari, Rusia hanya berdiri dan menyaksikan ketika Amerika Serikat (AS) secara paksa membawa Maduro dan istrinya ke New York.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky resmi menunjuk Kyrylo Budanov sebagai Kepala Staf Presiden di tengah skandal korupsi dan perombakan kabinet besar-besaran.
Pejabat keamanan nasional AS menyatakan Ukraina tidak menargetkan Presiden Rusia Vladimir Putin atau kediamannya dalam serangan drone baru-baru ini
Para pihak juga saling bertukar pandangan mengenai paket kemakmuran untuk Ukraina.
PRESIDEN Rusia Vladimir Putin menyatakan keyakinannya bahwa negaranya akan keluar sebagai pemenang dalam perang di Ukraina.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved