Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
SELAMA ini, ekspansi Kekaisaran Romawi dianggap sebagai penggerak utama ekonomi minyak zaitun di Mediterania. Namun, penelitian terbaru mematahkan anggapan tersebut. Para arkeolog berhasil mendokumentasikan produksi minyak zaitun di semenanjung Italia telah dimulai lebih dari seribu tahun sebelum Roma bangkit menjadi kekuatan kekaisaran.
Temuan ini merevisi garis waktu sejarah dan menegaskan bahwa Italia telah memiliki ekonomi minyak yang mapan jauh sebelum sistem Romawi menyatukan wilayah tersebut. Penemuan ini merupakan hasil sintesis catatan arkeologi dan lingkungan yang dilakukan oleh Dr. Emlyn Dodd dari Institute of Classical Studies (ICS).
Salah satu bukti terkuat ditemukan di dasar danau melalui studi palinologi (pollen fosil). Lonjakan serbuk sari zaitun purba menunjukkan keberadaan pohon-pohon yang dikelola secara aktif oleh manusia di sekitar wilayah tersebut. Mengingat serbuk sari zaitun biasanya jatuh tidak jauh dari pohonnya (sekitar 90% jatuh dalam radius 500 meter), peningkatan tajam ini menjadi sinyal kuat adanya perkebunan lokal.
Selain polen, teknologi analisis residu organik menjadi kunci. Karena minyak zaitun jarang meninggalkan jejak fisik di tanah, para peneliti memeriksa pori-pori keramik purba. Hasilnya, ditemukan jejak lipid (lemak) pada guci penyimpanan besar di Italia selatan, yang mengindikasikan produksi minyak dalam skala lokal.
Sejarah ini bermula jauh sebelum pertanian formal mendominasi. Masyarakat di Sisilia, Apulia, Calabria, dan Sardinia diketahui telah menggunakan zaitun liar sebagai bahan bakar sejak 6.000 SM. Memasuki Zaman Perunggu, komunitas mulai melakukan pemangkasan pohon secara sengaja untuk merangsang pembungaan dan memastikan panen yang stabil.
Pada Zaman Besi, penggunaan minyak zaitun semakin meluas ke dalam pola makan, bahan bakar lampu, hingga ritual keagamaan. Saat Roma akhirnya menyerap wilayah-wilayah ini, minyak zaitun sudah menjadi kebutuhan pokok rumah tangga, bukan lagi barang mewah.
"Penggiling zaitun adalah peralatan yang mahal, membutuhkan keahlian khusus dalam pemahatan, pemasangan, perbaikan, dan penyesuaian," tulis Dr. Emlyn Dodd. Ia mencatat kerumitan teknologi yang digunakan pada masa itu.
Penelitian ini juga membantah teori lama bahwa industri minyak Italia runtuh setelah abad kedua Masehi akibat persaingan dari provinsi-provinsi luar. Bukti terbaru menunjukkan bahwa budidaya tetap berlanjut meskipun impor meningkat. Di Pompeii, misalnya, para pekerja memanfaatkan limbah perasan zaitun (pomace) sebagai bahan bakar bebas asap untuk menghemat kayu bakar.
Minyak zaitun Italia kini dipahami sebagai hasil dari eksperimen lokal yang berlangsung sangat lama, yang pada akhirnya memenuhi selera besar Kekaisaran Romawi. Penelitian ini telah diterbitkan dalam American Journal of Archaeology, membuka jalan bagi pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana teknologi dan iklim membentuk ekonomi kuno. (Earth/Z-2)
Arkeolog temukan bukti teknologi canggih manusia purba di situs Xigou, Tiongkok. Penemuan alat batu berkomposit ini meruntuhkan anggapan lama tentang evolusi di Asia Timur.
Peneliti berhasil mengidentifikasi kuburan massal korban Plak Justinian di Jerash. Bukti DNA mengungkap bagaimana pandemi melumpuhkan kota kuno 1.500 tahun lalu.
Arkeolog mengungkap penyebab kematian remaja purba "Il Principe" di Italia. Bukti mikroskopis menunjukkan ia sempat bertahan hidup 3 hari setelah diserang beruang.
Studi terbaru mengungkap perilaku budaya kompleks Neanderthal yang menata puluhan tengkorak hewan di sebuah gua di Spanyol. Bukan untuk makan, tapi ritual?
Arkeolog temukan makam Zapotec berusia 1.400 tahun di Oaxaca, Meksiko. Dilengkapi mural berwarna dan pahatan burung hantu raksasa yang masih utuh.
Arkeolog berhasil mengonfirmasi keberadaan Basilika Vitruvius di bawah pusat kota Fano.
DUNIA bersiap tertuju pada Stadion San Siro, Milan, yang akan menjadi panggung utama upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin 2026 pada Jumat, 6 Februari 2026 malam.
Arkeolog mengungkap penyebab kematian remaja purba "Il Principe" di Italia. Bukti mikroskopis menunjukkan ia sempat bertahan hidup 3 hari setelah diserang beruang.
Rencana pengiriman agen ICE Amerika Serikat untuk pengamanan Olimpiade Musim Dingin di Italia memicu protes. Walikota Milan sebut mereka 'milisi yang membunuh'.
Kerangka Neanderthal berusia hingga 187 ribu tahun ditemukan menyatu dengan dinding gua di Italia. Manusia Altamura menyimpan DNA purba tertua di dunia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved