Headline
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kumpulan Berita DPR RI
PESISIR Inggris kembali mengungkap rahasia dari zaman Jurassic. Para ilmuwan berhasil mengevakuasi tengkorak Pliosaurus raksasa sepanjang 2 meter yang ditemukan dalam kondisi luar biasa, rahang atas dan bawahnya masih terkunci dalam posisi alami.
Kelengkapan fosil ini memberikan pandangan yang belum pernah ada sebelumnya bagi para paleontolog mengenai cara salah satu predator paling mematikan di lautan Jurassic ini menggigit dan memangsa buruannya.
Tengkorak yang dijuluki "Sea-Rex" ini ditemukan tertanam di tebing Jurassic Coast, sebuah situs Warisan Dunia di Inggris. Guinness World Records mencatat fosil ini sebagai tengkorak Pliosaurus paling utuh yang pernah ditemukan hingga saat ini, dengan tingkat keutuhan mencapai 95% dari luas permukaannya.
Dengan panjang sekitar dua meter dan lebar 0,6 meter, rahang predator ini menyimpan sekitar 130 gigi tajam yang masih berada pada posisinya. Dr. Steve Etches, pakar yang mengamankan spesimen ini, menegaskan pentingnya temuan tersebut.
"Ini benar-benar tengkorak Pliosaurus paling lengkap yang pernah ditemukan hingga saat ini," ujar Dr. Etches.
Perjalanan penemuan ini dimulai pada 5 April 2022, ketika seorang pemburu fosil amatir, Philip Jacobs, menemukan ujung moncong di pantai bawah Teluk Kimmeridge. Tim ahli kemudian kembali pada Agustus 2022, bekerja menggunakan tali di ketinggian 15 meter pada dinding tebing untuk mengeluarkan sisa tengkorak.
Proses pembersihan batu memakan waktu sepuluh bulan. Dr. Etches mengangkat batuan butir demi butir untuk menghindari kerusakan pada tulang tipis di bagian mulut. Integritas struktural yang terjaga ini memungkinkan peneliti untuk menguji mekanika gigitan hewan tersebut melalui model komputer tanpa harus mengandalkan tebakan atau rekonstruksi seni.
Pliosaurus adalah pemangsa puncak di ekosistem laut Jurassic, yang memangsa ikan, cumi-cumi, hingga reptil laut lainnya. Kecepatan mereka didorong oleh empat sirip besar yang mampu mendorong air ke belakang dengan kekuatan luar biasa.
Meskipun para peneliti secara informal menjuluki tengkorak ini sebagai "Sea-Rex," identitas taksonominya masih dalam penelitian. Para ilmuwan sedang membandingkan proporsi tengkorak dan soket gigi dengan fosil lama untuk menentukan apakah ini spesies yang sudah dikenal atau sesuatu yang sepenuhnya baru.
Kini, fosil "Sea-Rex" telah menjadi koleksi museum sejak Januari 2024, setelah sebelumnya didokumentasikan dalam program spesial bersama David Attenborough. Penemuan ini bukan sekadar pajangan, melainkan laboratorium nyata untuk memahami bagaimana penguasa lautan purba ini mempertahankan dominasinya jutaan tahun silam. (Earth/Z-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved