Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA arkeolog di Israel berhasil mengungkap struktur bangunan yang diyakini sebagai salah satu masjid tertua di dunia. Reruntuhan ini ditemukan di kota Tiberias, di sepanjang tepi Laut Galilea (Danau Tiberias), memberikan perspektif baru tentang struktur sosial serta penyebaran Islam pada masa awal.
Penemuan ini menjadi istimewa karena lokasinya yang berlapis sejarah. Ekskavasi menunjukkan bahwa masjid tersebut dibangun di atas reruntuhan struktur pasar Romawi yang jauh lebih tua.
Awalnya, para peneliti mengira bangunan tersebut merupakan struktur dari periode Bizantium. Namun, penggalian lebih dalam mengungkapkan fondasi yang berasal dari abad ke-8 Masehi, tepatnya pada periode Umayyah.
Katya Cytryn-Silverman, seorang spesialis arkeologi Islam dari Universitas Ibrani Yerusalem yang memimpin penggalian tersebut, menjelaskan signifikansi temuan ini. Menurutnya, meskipun struktur luar mungkin terlihat seperti sisa-sisa bangunan umum, detail arsitekturnya mengonfirmasi fungsinya sebagai tempat ibadah Muslim.
"Ini adalah masjid tertua di dunia yang dapat digali," ujar Cytryn-Silverman. Ia menambahkan penemuan ini mengubah pemahaman kita tentang bagaimana kekuasaan Islam awal berintegrasi dengan kota-kota yang sudah ada sebelumnya.
Penemuan ini tidak hanya berbicara tentang agama, tetapi juga tentang tata kota. Masjid tersebut terletak di pusat kota, berdampingan dengan gereja dan sinagoga yang tetap berfungsi pada masa itu. Hal ini menunjukkan adanya periode koeksistensi atau toleransi antarumat beragama di Tiberias saat wilayah tersebut baru saja berada di bawah kendali pemerintahan Islam.
Beberapa poin penting dari penemuan ini meliputi:
Penemuan di Tiberias ini menambah daftar pendek masjid-masjid dari abad pertama Islam yang berhasil diidentifikasi secara arkeologis. Karena banyak masjid awal lainnya yang masih digunakan hingga saat ini (seperti Masjid Nabawi atau Masjidil Haram), arkeolog jarang memiliki kesempatan untuk menggali fondasi aslinya secara menyeluruh.
Dengan temuan ini, para ahli berharap dapat mempelajari lebih lanjut tentang teknik konstruksi awal Islam dan bagaimana transisi budaya terjadi dari periode Bizantium ke periode kekhalifahan di wilayah Levant. (Jerusalam Post/Arab News/Z-2)
Siapa sebenarnya Ya'juj dan Ma'juj? Simak penelusuran lengkap asal usul keturunan, lokasi tembok Zulkarnain, ciri fisik, dan dalil kemunculannya jelang kiamat.
Arkeolog temukan bukti kekerasan brutal Zaman Besi di Gomolava, Serbia. Makam massal ini berisi puluhan perempuan dan anak-anak korban pembantaian strategis.
Ilmuwan temukan tengkorak Pliosaurus raksasa sepanjang 2 meter di pesisir Inggris. Fosil "Sea-Rex" ini ditemukan utuh dengan rahang yang masih terkunci.
Studi terbaru mengungkap bagaimana kotoran burung laut (guano) menjadi kunci sukses ekonomi dan politik Kerajaan Chincha di Peru, jauh sebelum era Inka.
Arkeolog temukan tulang gajah dari Zaman Besi di Spanyol. Diduga kuat sebagai bukti pertama pasukan gajah Jenderal Hannibal dalam Perang Punisia melawan Romawi.
Penelitian terbaru mengungkap Neanderthal dan pemburu Mesolitikum mengubah ekosistem Eropa melalui api dan perburuan megafauna jauh sebelum era pertanian dimulai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved