Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
SELAMA berabad-abad, sebuah bangunan megah hanya hidup dalam baris-baris teks kuno. Kini, penemuan arkeologi terbaru di jantung kota Fano, Italia, secara resmi mengonfirmasi keberadaan fisik struktur tersebut. Sebuah basilika yang dirancang dan dibangun arsitek legendaris Romawi, Vitruvius, lebih dari 2.000 tahun yang lalu.
Konfirmasi ini mengubah teori arsitektur yang selama ini bersifat spekulatif menjadi fakta sejarah yang konkret. Penemuan ini memberikan landasan baru bagi para sejarawan untuk menguji gagasan-gagasan yang telah membentuk desain arsitektur Barat.
Di bawah jalanan Piazza Andrea Costa, tim peneliti yang dipimpin Andrea Pessina dari otoritas arkeologi regional berhasil mendokumentasikan keselarasan antara sisa-sisa reruntuhan dengan deskripsi rinci yang ditulis Vitruvius dalam karyanya yang terkenal. Penemuan ini mengakhiri ketidakpastian panjang mengenai apakah bangunan tersebut benar-benar pernah berdiri atau hanya sekadar rancangan di atas kertas.
Ekskavasi mengungkapkan denah persegi panjang yang dilengkapi dengan peristyle, lingkaran kolom yang membingkai ruang utama, persis seperti panduan yang ditulis Vitruvius. Arkeolog menemukan delapan kolom di sisi panjang dan empat kolom di sisi pendek. Pengukuran menunjukkan setiap kolom memiliki lebar sekitar 1,5 meter dan tinggi mencapai 15 meter pada masa jayanya.
Temuan ini memiliki arti penting yang melampaui sekadar tumpukan batu bata dan marmer. Dalam sebuah acara pers, Menteri Kebudayaan Italia, Alessandro Giuli, menyatakan signifikansi penemuan ini bagi identitas budaya negara.
"Di Fano hari ini, sebuah kepingan fundamental dari mosaik yang menjaga identitas terdalam negara kita telah ditemukan," ujar Alessandro Giuli.
Presiden Wilayah Marche, Francesco Acquaroli, juga menambahkan penemuan ini mengubah peta sejarah lokal. "Dalam arti tertentu, ini juga memaksa kita untuk menulis ulang sebagian sejarah Fano," kata Acquaroli. Penemuan ini membantu para ahli menyatukan potongan-potongan reruntuhan lain di sekitarnya menjadi satu kesatuan distrik sipil Romawi yang koheren.
Penemuan yang selesai dibangun pada masa Kaisar Augustus (sekitar 19 SM) ini kini menghadapi tantangan manajemen perkotaan. Lokasi temuan berada di area pusat kota yang aktif, menciptakan dilema antara pelestarian arkeologi dan kebutuhan pariwisata serta pembangunan kota.
Walikota Fano, Luca Serfilippi, menyambut baik perubahan status dari teori menjadi realitas fisik ini.
"Setelah berabad-abad menunggu dan belajar, apa yang sekian lama hanya disampaikan melalui kata tertulis telah bertransformasi menjadi kenyataan yang konkret, nyata, dan dapat dibagikan," ungkap Luca Serfilippi.
Bagi dunia arsitektur, penemuan ini adalah kunci. Jika sebelumnya para ahli hanya bisa mereka-reka desain Vitruvius melalui edisi buku De Architectura sejak tahun 1522, kini mereka memiliki bukti fisik untuk menguji proporsi, rasio, dan teknik rekayasa sang maestro secara langsung di lapangan. (Earth/Z-2)
Studi terbaru pada fosil Archaeopteryx mengungkap fitur mulut modern seperti bintil langit-langit dan tulang lidah yang mendukung efisiensi terbang sejak 150 juta tahun lalu.
Uji kimia dan isotop mengungkap ingot plano-konveks di Swedia berasal dari Zaman Besi, dengan komposisi mirip temuan Polandia.
DUNIA bersiap tertuju pada Stadion San Siro, Milan, yang akan menjadi panggung utama upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin 2026 pada Jumat, 6 Februari 2026 malam.
Arkeolog mengungkap penyebab kematian remaja purba "Il Principe" di Italia. Bukti mikroskopis menunjukkan ia sempat bertahan hidup 3 hari setelah diserang beruang.
Rencana pengiriman agen ICE Amerika Serikat untuk pengamanan Olimpiade Musim Dingin di Italia memicu protes. Walikota Milan sebut mereka 'milisi yang membunuh'.
Kerangka Neanderthal berusia hingga 187 ribu tahun ditemukan menyatu dengan dinding gua di Italia. Manusia Altamura menyimpan DNA purba tertua di dunia.
Cuaca ekstrem di Italia memicu rentetan longsor salju fatal. Tiga orang, termasuk warga negara Prancis dan Jerman, dilaporkan tewas di Piedmont dan Dolomites.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved