Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa (PBB) menggelar konferensi mengumpulkan dana untuk mencegah kelaparan di Tanduk Afrika. Negara-negara itu mengalami kekeringan terburuk dalam beberapa dekade terakhir akibat kenaikan suhu global.
Konferensi yang didukung oleh PBB pada Rabu (25/5) hanya mengumpulkan dana sebesar $2,4 milyar dari target US$7 miliar. Dana tersebut akan disalurkan untuk penyelamatan jiwa bagi hampir 32 juta orang di Ethiopia, Kenya dan Somalia.
"Kelaparan telah berhasil dihindari, sebagian berkat upaya-upaya luar biasa dari masyarakat setempat, organisasi-organisasi kemanusiaan dan pihak berwenang, serta dukungan para donor," kata Badan Kemanusiaan Dunia OCHA dalam sebuah pernyataan.
Baca juga: PBB: Lebih dari Satu Juta Orang di Somalia Mengungsi
Namun, jumlah tersebut masih jauh dari target PBB yang dibutuhkan untuk bantuan kepada orang-orang yang terkena dampak kekeringan dan konflik di wilayah tersebut.
"Keadaan darurat masih jauh dari selesai, dan sumber daya tambahan sangat dibutuhkan untuk mencegah kembalinya skenario terburuk," tambah OCHA.
Baca juga: Tahun 2022 Lebih Buruk, Sebanyak 258 Juta Orang Alami Kelaparan
Sejak akhir tahun 2020, negara-negara di Tanduk Afrika meliputi Djibouti, Ethiopia, Eritrea, Kenya, Somalia, Sudan Selatan, dan Sudan telah mengalami kekeringan terburuk di kawasan itu dalam 40 tahun terakhir.
Dimana lima musim tanpa hujan dan telah menyebabkan jutaan orang kelaparan, menghancurkan tanaman dan membunuh jutaan ternak. Lebih dari 23,5 juta orang mengalami kerawanan pangan akut tingkat tinggi di Ethiopia, Kenya, dan Somalia.
Di Somalia saja, kelompok-kelompok bersenjata menjadi ujung tombak konflik. Imbasnya, 3,8 juta orang telah mengungsi dari rumah mereka akibat konflik, kekeringan atau banjir.
“Dua kali lipat dari jumlah tersebut sedang berjuang untuk mendapatkan makanan. Lebih dari setengah juta anak mengalami kekurangan gizi,” demikian menurut data dari PBB dan Dewan Pengungsi Norwegia. (aljazeera/fer/Z-7)
PEMERINTAHAN Presiden Donald Trump mengerahkan sekitar 2.000 agen federal ke Minnesota untuk memperluas penegakan hukum imigrasi.
MENTERI Luar Negeri Mesir Badr Abdelatty menyerukan diadakan sidang darurat Dewan Perdamaian dan Keamanan Uni Afrika untuk menolak pengakuan Israel terhadap Somaliland.
RATUSAN warga Somalia melakukan aksi mengecam Israel dan berkumpul di Mogadishu, ibu kota Somalia, Minggu (28/12), menyuarakan penolakan terhadap keputusan Israel yang mengakui Somaliland
PEMERINTAH Somalia dengan keras menentang keputusan Israel yang menyatakan pengakuan terhadap wilayah Somaliland sebagai negara berdaulat.
ISRAEL tercatat sebagai negara pertama yang secara resmi mengakui Somaliland sebagai negara merdeka. Keputusan Israel dinilai tergesa-gesa dan sarat risiko.
Pemerintah Somalia secara tegas menolak mengakui Somaliland sebagai negara berdaulat.
Abu vulkanik dari erupsi Gunung Hayli Gubbi di Ethiopia mencapai India dan mengganggu sejumlah penerbangan.
KETEGANGAN antara Ethiopia dan Eritrea kembali menyedot perhatian kawasan Tanduk Afrika. Dalam beberapa pekan terakhir, kedua negara terlibat saling serang pernyataan yang semakin agresif.
ETHIOPIA mengonfirmasi wabah pertama penyakit virus Marburg setelah mengirimkan sampel dari klaster dugaan kasus hemorrhagic fever untuk pengujian awal pekan ini.
Permukaan Danakil menampilkan pemandangan geologi yang unik. Kawasan ini dipenuhi gunung api aktif, danau asam, geyser belerang, dan hamparan garam berwarna mencolok.
Kehadiran GERD akan membantu mengatasi krisis listrik berkepanjangan di dalam negeri sekaligus memungkinkan ekspor energi ke kawasan Afrika Timur.
Para ilmuwan menemukan 13 fosil gigi berusia sekitar 2,6 juta tahun di Ledi-Geraru, Ethiopia. Sebanyak 10 di antaranya diyakini berasal dari spesies Australopithecus yang belum dikenal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved