Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Setelah Badan Intelijen Pusat (CIA) Amerika Serikat (AS) menerbitkan video yang mengajak warga Rusia menjadi informan, Kremlin mewaspadai aktivitas intelijen asing. CIA menggunakan bahasa Rusia disertai dengan teks yang meminta masukan dari perwira militer, spesialis intelijen, diplomat, ilmuwan, dan orang-orang yang memiliki informasi tentang ekonomi Rusia dan kepemimpinannya.
"Hubungi kami. Mungkin orang-orang di sekitar Anda tidak ingin mendengar kebenaran. Kami ingin, ” kata teks video CIA itu.
Diterbitkan hampir 15 bulan setelah perang Moskow dengan Ukraina, video tersebut mengundang orang Rusia untuk mengambil risiko yang sangat besar. Presiden Vladimir Putin telah memperingatkan warganya untuk waspada terhadap pengkhianat, dan parlemen bulan lalu memilih untuk meningkatkan hukuman pengkhianatan negara dari 20 tahun menjadi penjara seumur hidup.
Baca juga: AS Desak Rusia Rilis Data Hulu Ledak Nuklir
Dalam video yang dipublikasikan di saluran YouTube resmi CIA dan aplikasi perpesanan Telegram, yang populer di Rusia, menunjukkan seorang laki-laki terlihat menimbang keputusan dan berjalan dengan susah payah melewati salju. Adegan itu ditambah bumbu yang dramatis dengan kehadiran seorang perempuan yang termenung di balik jendela.
“Kita mudah terombang-ambing oleh kebohongan. Tapi kita tahu apa realitas kita. Kenyataan yang kita jalani. Dan kenyataan yang kita bicarakan dalam bisikan,” kata suara yang mengiringi kedua adegan tersebut.
Baca juga: Amerika dan Tiongkok Bertemu, Bahas Ukraina Hingga Taiwan
Pada akhir video, laki-laki dan perempuan itu ditampilkan dalam adegan terpisah dengan jari-jari mereka melayang di atas layar gadget masing-masing di samping tulisan 'Hubungi CIA'.
“Ini Rusia saya. Ini akan selalu menjadi Rusia saya. saya akan bertahan. Keluargaku akan bertahan. Kami akan hidup bermartabat karena tindakan saya,” videonya ditutup dengan suara tersebut.
Ditanya tentang video tersebut, Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan dia tidak memperhatikan video tersebut.
"Tetapi kita semua tahu betul bahwa CIA dan badan intelijen Barat lainnya tidak mengurangi aktivitas mereka di wilayah negara kita."
Beberapa orang Rusia bereaksi skeptis terhadap video di media sosial, mengatakan itu tampak seperti provokasi oleh Dinas Keamanan Federal (FSB) Rusia. Teks yang menyertainya mengatakan bahwa kontak dapat dilakukan dengan aman melalui Tor, sebuah sistem komunikasi online anonim.
Itu mengarahkan penonton ke video lain untuk instruksi tentang cara menggunakan Tor. “CIA ingin mengetahui kebenaran tentang #Rusia, dan kami mencari orang yang dapat dipercaya yang mengetahui dan dapat memberi tahu kami kebenaran ini. Informasi Anda mungkin lebih berharga daripada yang Anda pikirkan.” tutup video CIA tersebut. (Aljazeera/Z-9)
Inggris hentikan kerja sama intelijen dengan Amerika Serikat di Karibia, karena menilai serangan militer AS terhadap kapal penyelundup narkoba melanggar hukum internasional.
Ia menyebut kejadian tersebut sebagai “angsa hitam”, yakni situasi tak terduga yang muncul setelah Indonesia relatif aman dari aksi pengeboman selama tiga tahun terakhir.
SERANGAN mendadak Israel terhadap Iran selama 12 hari pada Juni lalu tak hanya mengejutkan dunia internasional tetapi juga membuka tabir kerentanan serius dalam sistem keamanan.
Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal meminta aparat penegak hukum, terutama intelijen, betul-betul melakukan langkah preventif guna mengantisipasi ancaman bom.
Psikologi operasional berevolusi dari studi akademik hingga penerapan nyata dalam berbagai operasi militer, intelijen, dan keamanan.
Kepada Bidang Humas Polda Jawa Tengah Kombes Artanto membebarjan bahwa Operasi Aman Candi 2025 untuk pemberantasan premanisme yang meresahkan masyarakat masih terus berlangsung.
Putra Donald Trump adalah salah satu investor di tambang 'unsur tanah jarang' pertama di pulau Arktik tersebut.
Tiga uskup agung Katolik AS mengatakan bahwa landasan moral untuk tindakan Amerika di dunia dipertanyakan akibat penggunaan atau ancaman kekuatan militer kembali.
ANCAMAN Donald Trump pada Sabtu (17/1) untuk mengenakan tarif pada delapan negara Eropa kecuali mereka mendukung rencananya untuk membeli Greenland mengejutkan banyak orang.
ANCAMAN perdagangan Trump terhadap pemerintah Eropa terkait Greenland meningkatkan kemungkinan bahwa pemerintah Eropa akan mengurangi kepemilikan aset AS mereka.
PARA pemimpin Kristen senior di Jerusalem, Palestina, memperingatkan campur tangan pihak luar yang mengancam masa depan Kekristenan di Tanah Suci, khususnya Zionisme Kristen.
PARA penasihat Presiden AS tidak sabar menghadapi keberatan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat mereka terus mendorong fase kedua dari rencana perdamaian Gaza.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved