Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Amerika Serikat (AS) mengumumkan mereka memiliki 1.419 hulu ledak nuklir yang disimpan dalam gudang persenjataannya. AS mendesak Rusia juga merilis data hulu ledak nuklir yang dimiliki.
Departemen Luar Negeri AS merilis informasi tersebut secara terbuka sebagai bagian dari komitmennya di bawah Perjanjian START Baru dan ini membalikkan keputusan sebelumnya untuk tidak membagikan data tersebut.
"Amerika Serikat terus memandang transparansi di antara negara-negara pemilik senjata nuklir sebagai sesuatu yang sangat berharga untuk mengurangi kemungkinan salah persepsi, salah perhitungan, dan kompetisi senjata yang mahal," kata seorang juru bicara dalam sebuah pernyataan pada Selasa (16/5).
Baca juga: Amerika dan Tiongkok Bertemu, Bahas Ukraina Hingga Taiwan
Perjanjian Pengurangan Senjata Strategis yang baru mulai berlaku pada tahun 2011 dan diperpanjang selama lima tahun pada tahun 2021.
Perjanjian ini membatasi jumlah hulu ledak nuklir strategis yang dapat dikerahkan oleh AS dan Rusia, serta penyebaran rudal berbasis darat dan kapal selam dan pesawat pengebom untuk mengirimkannya.
Baca juga: 4 Pesawat Militer Rusia Jatuh di Dekat Perbatasan Ukraina
Namun, pada bulan Februari tahun ini, di tengah memburuknya hubungan mereka sejak invasi skala penuh Moskow ke Ukraina pada Februari 2022, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan telah menangguhkan partisipasi Rusia dalam perjanjian tersebut.
AS mengatakan Moskow belum membuat pengungkapan apa pun pada bulan Maret dan tidak menerapkan ketentuan-ketentuan penting lainnya dari perjanjian tersebut.
"Amerika Serikat menyerukan kepada Federasi Rusia untuk mematuhi kewajibannya yang mengikat secara hukum dengan kembali ke implementasi penuh dari Perjanjian START Baru dan semua langkah-langkah transparansi dan verifikasi yang menstabilkan yang terkandung di dalamnya,” tambah juru bicara Departemen Luar Negeri AS.
Angka-angka terbaru menunjukkan selain hulu ledak nuklir yang dikerahkan, AS memiliki 662 rudal balistik antarbenua (ICBM), rudal balistik yang diluncurkan dari kapal selam (SLBM), dan pesawat pengebom berat.
Secara keseluruhan, per 1 Maret, AS memiliki 800 sistem pengiriman baik yang dikerahkan maupun yang tidak dikerahkan, jumlah maksimum yang diizinkan.
(aljazeera/Z-9)
Amerika Serikat dan Rusia sepakat memulihkan komunikasi militer tingkat tinggi guna mencegah eskalasi nuklir. Simak detail kesepakatan di Abu Dhabi ini.
Dalam pertemuan tersebut dijelaskan bahwa Program FIRST bukan proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir.
KETEGANGAN geopolitik di Timur Tengah mencapai titik didih baru pada awal 2026. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengeluarkan ultimatum keras kepada Iran.
Skandal besar guncang Tiongkok. Jenderal Zhang Youxia diduga bocorkan rahasia nuklir ke AS dan terlibat korupsi.
Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung mengusulkan pembekuan program nuklir Korea Utara dengan imbalan kompensasi, sekaligus meminta Tiongkok menjadi mediator.
Korea Utara memperingatkan bahwa ambisi nuklir Jepang harus dihentikan 'dengan biaya apa pun' karena dinilai mengancam stabilitas Asia dan keamanan global.
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum tegaskan bantuan ke Kuba berlanjut meski ada sanksi AS. Sebanyak 814 ton makanan dikirim via kapal perang sebagai bentuk solidaritas.
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Iran menolak pembatasan misil dari AS meski siap lanjut negosiasi. Teheran menegaskan program rudal tak bisa ditawar di tengah tekanan Israel.
Green Day tampil memeriahkan acara pembukaan Super Bowl LX di Levi’s Stadium, California, Minggu (8/2).
INDONESIA mendesak Amerika Serikat (AS) dan Rusia segera melanjutkan perundingan untuk mencegah perlombaan senjata nuklir baru.
KETEGANGAN Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali meningkat setelah Teheran memperingatkan akan menyerang pangkalan militer AS di Timur Tengah jika Donald Trump melancarkan aksi militer
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved