Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
AMERIKA Serikat (AS) telah mengumumkan paket bantuan militer baru senilai US$1,2 miliar untuk Ukraina yang akan mencakup sistem pertahanan udara, artileri konvensional dan amunisi kontra-drone, layanan pencitraan satelit, dan pendanaan untuk pelatihan militer.
Dalam paket yang diumumkan pada hari Selasa (9/5), Ukraina juga akan menerima teknologi untuk memungkinkan integrasi peluncur, rudal, dan radar pertahanan udara Barat dengan sistem pertahanan udara asli Ukraina.
"Rusia telah meluncurkan gelombang rudal ke Ukraina, yang militernya telah mahir dalam menjatuhkan rudal-rudal tersebut," kata Departemen Pertahanan AS dalam sebuah pernyataan.
Baca juga : Jurnalis Prancis Tewas Terkena Serangan Roket di Ukraina
"Paket itu juga berisi amunisi untuk menembak jatuh sistem pesawat nirawak,” ujarnya.
Kota-kota di Ukraina telah berada di bawah serangan udara baru dalam seminggu terakhir dengan sejumlah rudal dan pesawat nirawak Rusia yang menargetkan Kyiv dan kota-kota utama lainnya.
Baca juga : Ambisi Putin Menangkan Perang di Ukraina
Ukraina sedang mempersiapkan serangan musim semi yang sangat dinanti-nantikan untuk melawan pasukan Rusia yang menyerang, tetapi bantuan AS terbaru tidak akan segera tiba di medan perang karena masih harus dibeli dari industri pertahanan atau mitra AS.
Pengadaan dari industri dirancang untuk menghindari militer AS menghabiskan stoknya sendiri, tetapi juga berarti bantuan tersebut akan membutuhkan waktu lebih lama untuk mencapai Kyiv daripada peralatan yang diambil langsung dari persediaan militer AS yang ada.
Sejauh ini pada tahun fiskal 2023, yang berlangsung dari 1 Oktober tahun lalu hingga 30 September, Departemen Pertahanan AS telah memberikan bantuan keamanan sebesar US$5 miliar kepada Kyiv di bawah Inisiatif Bantuan Keamanan Ukraina dalam empat tahap terpisah. Pada tahun fiskal 2022, AS menghabiskan US$6,3 miliar dari dana tersebut.
AS juga telah mengirimkan lebih dari US$35 miliar senjata ke Ukraina dengan menggunakan otoritas penarikan presiden, yang memberi wewenang kepada presiden untuk mentransfer peralatan dan layanan dari persediaan AS tanpa persetujuan kongres selama keadaan darurat.
Bantuan militer terbaru ini diumumkan ketika Kongres dan Gedung Putih memperdebatkan cara-cara untuk menghindari gagal bayar utang negara dengan banyak anggota Partai Republik menuntut pemotongan tajam pengeluaran domestik sebagai imbalan atas pencabutan batas utang. Pemerintah AS diproyeksikan akan mencapai batas tersebut pada awal Juni.
Para anggota partai Demokrat dan Republik bersikeras bahwa mereka mendukung kelanjutan bantuan untuk Ukraina, termasuk Ketua DPR Kevin McCarthy, seorang anggota Partai Republik, dan Mitch McConnell, anggota Partai Republik yang paling berpengaruh di Senat. (Aljazeera/Z-4)
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Rusia kembali serang Kyiv, ibu kota Ukraina, dengan drone pada 5 Februari 2026. Dua warga luka, gedung TK dan perkantoran rusak di tengah kelanjutan perundingan damai di Abu Dhabi.
Sebelumnya, FIFA dan UEFA telah membekukan keanggotaan Rusia dari seluruh kompetisi internasional sejak Februari 2022, sesaat setelah invasi skala penuh ke Ukraina dimulai.
KEPALA Dana Investasi Langsung Rusia Kirill Dmitriev, pada Selasa (27/1), mengatakan bahwa penarikan pasukan Ukraina dari Donbas dapat mendorong perdamaian di Ukraina.
Presiden Zelenskyy menyatakan dokumen jaminan keamanan AS-Ukraina siap diteken usai pertemuan trilateral di Abu Dhabi. Isu teritorial masih jadi ganjalan utama.
Amerika Serikat menilai Rusia dan Ukraina mencatat kemajuan penting setelah sepakat melanjutkan perundingan damai langsung di Abu Dhabi, meski konflik dan perbedaan utama masih membayangi.
Iran tingkatkan arsenal rudal balistik dengan bantuan Rusia. Rudal Kheibar Shekan kini mampu jangkau seluruh wilayah Israel, memicu ancaman konflik terbuka.
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Kesepakatan tersebut ditandatangani pada 2010 oleh Presiden AS saat itu Barack Obama dan Presiden Rusia Dmitry Medvedev, dan mulai berlaku pada 5 Februari 2011.
INDONESIA mendesak Amerika Serikat (AS) dan Rusia segera melanjutkan perundingan untuk mencegah perlombaan senjata nuklir baru.
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Letjen Vladimir Alexeyev, petinggi intelijen GRU Rusia, ditembak di apartemennya di Moskow. Serangan ini menambah panjang daftar jenderal Rusia yang jadi target.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved