Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Rusia Vladimir Putin menyebut perang di Ukraina sebagai tindakan untuk melindungi rakyat dan negaranya. Dia pun meminta rakyat Rusia berani untuk angkat senjata memenangkan perang tersebut.
“Hari ini, peradaban sekali lagi berada pada titik balik yang menentukan,” kata Putin pada peringatan dengan agenda utama parade militer tersebut yang dihadiri oleh para veteran dan pemimpin pasukan Rusia di Ukraina.
Menurut Putin invasi di Ukraina bukan sebagai penjajahan melainkan melawan hegemoni Amerika Serikat dan negara-negara Barat. Jika perang di Ukraina dibatalkan berarti Rusia menyerah terhadap Washington dan NATO.
Baca juga : Zelensky Bersumpah akan Kalahkan Rusia Hingga Bernasib seperti Nazi
“Untuk Rusia, untuk angkatan bersenjata kita, untuk kemenangan! Hurra!," pungkasnya.
Dia juga mengatakan elit globalis Barat menabur Russophobia dan nasionalisme agresif. Sementara Ukraina telah menjadi sandera kudeta negara dan ambisi Barat.
Baca juga : Kremlin Diserang Drone Ukraina, Pengamat AS: Serangan Didalangi Moskow
Dia menambahkan bahwa memori Perang Dunia II adalah sakral dan memberikan penghormatan kepada mereka yang berperang melawan Nazi, termasuk tentara Amerika Serikat dan Inggris serta perjuangan Tiongkok melawan Jepang.
“Kami ingin melihat masa depan yang damai, bebas, dan stabil. Kami telah memukul mundur terorisme internasional, kami akan melindungi penduduk Donbas (di Ukraina timur), kami akan memastikan keamanan kami," pungkasnya. (Aljazeera/Cah)
Sementara itu Presiden Korea Utara, sekutu Rusia, Kim Jong Un mengatakan Rusia akan menang di Ukraina. Moskow dapat menumpas ancaman imperialis di Ukraina.
Korea Utara telah menjalin hubungan lebih dekat dengan Kremlin dan mendukung Moskow setelah menginvasi Ukraina tahun lalu. Pyongyang juga mendukung proklamasi Rusia untuk mencaplok bagian Ukraina timur yang oleh sebagian besar anggota PBB dikutuk sebagai ilegal.
"Kami mengirimkan harapan hangat kepada Anda, tentara Rusia dan rakyat Rusia, atas perjuangan suci mereka untuk menjaga perdamaian dunia," kata Kim kepada Putin dalam sebuah surat resmi.
Tidak ada pemimpin Barat yang menghadiri parade hari Kemenangan Moskow yang digelar Selasa (9/5) itu. Pelaksanaan agenda tersebut berlangsung seminggu setelah Kremlin menuduh Ukraina melakukan serangan pesawat tak berawak yang dirancang untuk membunuh Putin. (Z-8)
Polda Bali menetapkan enam warga negara asing (WNA) sebagai tersangka dalam kasus dugaan penculikan dan pembunuhan terhadap warga Ukraina berinisial IK.
Laporan CPJ 2025: Israel catat rekor pembunuh jurnalis terbanyak dengan 84 korban. Tahun 2025 jadi tahun paling mematikan bagi pers global dengan total 129 kematian.
Memasuki tahun kelima perang, Presiden Zelensky menegaskan kedaulatan Ukraina tetap tegak meski dihantam serangan udara harian dan kerugian personel yang masif.
PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelensky melontarkan kritik keras terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin dengan menyebutnya sebagai budak perang setelah serangan Rusia berdampak pada listrik
SERANGAN udara terbaru Rusia menyebabkan gangguan besar pada infrastruktur vital di Ukraina. Listrik dan air dilaporkan tidak dapat diakses di ibu kota Kyiv
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
MEMASUKI tahun kelima invasi skala penuh Rusia ke Ukraina, belum ada tanda-tanda penyelesaian perang ini yang stabil.
Hari ke-1.460: Rusia gempur Kyiv & Lviv dengan 345 drone-rudal. Putin prioritaskan nuklir, sementara Hungaria ancam blokir sanksi Uni Eropa terkait aliran minyak.
Dalam wawancara terbaru, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menolak keras konsesi wilayah dan menyoroti tekanan dari Donald Trump terkait gencatan senjata.
Lyudmila Navalnaya menyebut temuan toksin katak panah pada jasad Alexei Navalny membuktikan putranya dibunuh.
PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelensky melontarkan kritik keras terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin dengan menyebutnya sebagai budak perang setelah serangan Rusia berdampak pada listrik
Kesepakatan tersebut ditandatangani pada 2010 oleh Presiden AS saat itu Barack Obama dan Presiden Rusia Dmitry Medvedev, dan mulai berlaku pada 5 Februari 2011.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved