Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
Sekjen PBB Antonio Guterres mengunkapkan kebebasan pers tengah diserang di setiap penjuru dunia. Mereka menargetkan jurnalis dan penyebaran diinformasi.
"Semua kebebasan kita tergantung pada kebebasan pers. Pers sebagai pondasi demokrasi dan keadilan, darah kehidupan hak asasi manusia," ujar Guterres dalam pesan video.
"Tetapi di setiap sudut dunia, kebebasan pers sedang diserang."
Baca juga: Tiongkok Perketat Larangan Keluar Aktivis HAM dan Keluarganya
Sekjen PBB itu tidak menyebut nama jurnalis yang dipenjara atau menyalahkan negara. Namun sejumlah pembicara lain dalam konferensi yang dilangsungkan di Markas PBB di New York itu menyoriti kays reporter Wall Street Journal Evan Gershkovich yang ditahan Rusia atas tuduhan spionase.
"Perjuangan untuk kebebasan pers, perjuangan untuk membebaskan Evan adalah perjuangan untuk kebebasan semua orang," ujar penerbit Wall Steet Journal Almar Latour.
Baca juga: Jurnalis Al Jazeera Dibebaskan usai 4 Tahun Ditahan di Mesir
Ancaman kekebasan pers juga mengancam nyawa mereka yang berjibaku dalam profesi ini. "Saya datang dari Iran, dimana menjadi jurnalis adalah kejahatan... (dan) dapat membuatmu dipenjara, dibunuh, atau disiksa," ujar Masih Alinejad, jurnalis Iran-Amerika yang tinggal dipengasingan.
Berdasarkan data Reporters Without Borders, sebanyak 55 jurnalis dan empet pekerja media tewas saat menjalani tugas sepanjang 2022.
"Kebenaran terancam disinformasi dan ucapan kebencian, mengaburkan batas antara fakta dan fiksi, antara sains dan konspirasi," kata guterres.
"Jurnalis secara rutin dilecehkan, diintimidasi, ditahan, dan dipenjara."
Senada, pimpinan UNESCO Audrey Azoulay mengatakan era digital mengubah lanscap informasin. Menjadikan jurnalisme profesional, bebas, independen lebih diperlukan dibandingkan masa lalu. Azoulay juga mengungkapkan pelecehan dan intimidasi terhadap jurnalis tidak bisa diterima.
"Kami menemukan diri kami di persinganan. Jalan kita saat ini menjauhkan kita dari debat publik yang terindormasi. Jalan menuju polarisasi yang besar.
Penerbit New York Times AG Sulzberger mengatakan banyak hal yang menancam jurnalis dan kebebasan informasi. "Internet juga melepaskan longsoran misinfomrasi, propaganda, pakar, dan clickbait yang membajiri ekosistem informasi. Kondisi itu mempercepat penurunan kepercayaan masyarakat," ujarnya.
Sementara itu Sekretaris Jenderal Amnesty International, Agnes Callamard, mengatakan penyensoran menjadi posisi default banyak pemerintah dalam hal mengontrol pengetahuan masyarakat mereka, katanya. (AFP/Z-3)
Tim pencari fakta PBB melaporkan kondisi memprihatinkan warga sipil Iran yang terjepit di antara serangan udara AS-Israel dan represi pemerintah yang kian sistematis.
Iran menyatakan empat diplomat mereka tewas dalam serangan udara yang diluncurkan Israel ke sebuah hotel di Beirut, Libanon, pekan lalu.
Duta Besar Iran untuk PBB menuduh serangan udara AS dan Israel sengaja menargetkan area residensial. Ribuan bangunan hancur dan ancaman hujan asam mengintai.
Laporan terbaru PBB mengungkap keterlibatan langsung Vladimir Putin dalam deportasi ribuan anak Ukraina ke Rusia.
Menlu Iran Abbas Araqchi kecam Sekjen PBB karena lebih cemas pada ekonomi global daripada pembantaian warga sipil, termasuk 175 anak-anak di Kota Minab.
Tiga personel pasukan perdamaian PBB terluka setelah markas mereka di Libanon selatan dihantam serangan yang diduga dilancarkan Israel.
Laporan CPJ 2025: Israel catat rekor pembunuh jurnalis terbanyak dengan 84 korban. Tahun 2025 jadi tahun paling mematikan bagi pers global dengan total 129 kematian.
Laporan terbaru Indeks Keselamatan Jurnalis (IKJ) 2025 mengungkapkan penurunan skor menjadi 59,5%, turun sekitar 0,9 hingga 1 poin dibandingkan tahun sebelumnya.
Iwakum memaknai Hari Pers Nasional 2026 sebagai momentum penguatan perlindungan hukum dan konstitusional bagi kebebasan pers di Indonesia.
Taipan media Jimmy Lai dijatuhi hukuman 20 tahun penjara atas tuduhan keamanan nasional. Dunia internasional kini menanti langkah Donald Trump.
Mahkamah Agung Israel menunda putusan petisi FPA. Zionis bersikeras melarang jurnalis asing masuk Gaza dengan alasan keamanan meski perang sudah berjalan dua tahun.
Frenchie Mae Cumpio divonis bersalah mendanai terorisme di Filipina. Kelompok pers menyebut kasus ini rekayasa untuk membungkam jurnalisme komunitas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved