Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
INGGRIS dan Jerman akan bersatu dengan Ukraina melawan invasi Rusia yang tidak beralasan. Pernyataan itu disampaikan Raja Charles III saat kunjungan kenegaraan pertamanya ke Jerman.
"Kami berdiri berdampingan dalam melindungi dan memajukan nilai-nilai demokrasi bersama. Hal ini dilambangkan dengan sangat jelas hari ini saat kami berdiri bersama dengan Ukraina dalam membela kebebasan dan kedaulatan dalam menghadapi agresi yang tidak beralasan," katanya dalam sebuah jamuan makan malam kenegaraan yang diselenggarakan Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier.
Kedatangan Charles dan Camilla disambut Steinmeier dan istrinya Elke Budenbender. Mereka akan menyambut Charles dan Camilla dengan sambutan seremonial dengan penghormatan militer penuh di Gerbang Brandenburg Berlin. Pasangan kerajaan itu nantinya akan menjadi tamu kehormatan di jamuan kenegaraan di Schloss Bellevue, kediaman resmi presiden Jerman.
Baca juga: Amnesty Internasional Sebut 2022 Tahun Perang, Lebih Banyak Orang Ditindas
Selama tiga hari berkunjunga, hari ini, Raja Charles rencananya akan berpidato di Bundestag, majelis rendah parlemen Jerman. Dia kemudian akan bertemu dengan beberapa pengungsi Ukraina yang mencari perlindungan di Jerman dari invasi Rusia.
Keesokan harinya, mereka akan melakukan perjalanan ke Hamburg, di mana mereka akan mengunjungi Memorial St. Nikolai, sebuah gereja yang rusak berat akibat pemboman Sekutu selama Perang Dunia II. Selama di sana, Raja dan presiden Jerman akan meletakkan karangan bunga sebagai bagian dari upacara peringatan singkat.
Baca juga: Zelensky Undang Presiden Tiongkok Datang ke Ukraina
Meskipun sempat tertunda, tujuan perjalanan tetap sama. Bepergian atas permintaan pemerintah Inggris dan mengikuti undangan dari presiden Jerman, Raja berharap untuk memperbarui dan memperkuat hubungan setelah Inggris keluar dari Uni Eropa. (AFP/Z-3)
Menteri tersebut menggemakan pernyataan Kanselir Friedrich Merz yang menyebut konflik di Timur Tengah “bukan perang Jerman.”
Merz juga menegaskan kembali penolakannya untuk mengirim kapal perang Jerman ke Selat Hormuz.
Presiden AS Donald Trump memicu kontroversi dengan menyeret NATO ke konflik Selat Hormuz. Jerman dan Inggris ragu, sementara ancaman ranjau Iran kian nyata.
Jerman pastikan tidak bergabung dalam misi militer di Selat Hormuz. Menlu Johann Wadephul tegaskan Berlin pilih solusi negosiasi ketimbang keterlibatan tempur.
Pelayaran jarak jauh ini bukan sekadar perjalanan pulang, melainkan ujian nyata bagi kesiapan teknis kapal KRI Canopus-936 dalam menghadapi berbagai kondisi laut internasional.
Obligasi pemerintah Inggris telah mengalami kenaikan yang cukup dramatis sejak krisis ini dimulai.
Rencana kunjungan kenegaraan Raja Charles III ke Amerika Serikat terancam batal. Ketegangan Donald Trump dan PM Keir Starmer yang memicu kekhawatiran diplomatik.
Intip keseruan Raja Charles III saat mencoba alat DJ di Aviva Studios Manchester. Sang Raja mengaku sedang berusaha menguasai teknik mixing!
Kate Middleton dan Putri Anne tampak bersenda gurau saat menghindari ciuman pipi karena aksesori topi.
PM Australia Anthony Albanese kirim surat ke PM Keir Starmer, dukung penghapusan Andrew Mountbatten-Windsor dari garis suksesi Kerajaan Inggris.
Berbeda dengan tuduhan sebelumnya yang berfokus pada pelecehan seksual, penangkapan kali ini didasarkan pada temuan bahwa Andrew diduga menyalahgunakan perannya
Nama Putri Beatrice dan Putri Eugenie muncul ratusan kali dalam dokumen terbaru kasus Jeffrey Epstein. Tekanan publik kembali menghantam keluarga York dan monarki Inggris.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved