Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
GERAKAN Islam Palestina, Hamas, memperingatkan Israel pada Selasa (14/3) bahwa pihaknya akan bereaksi terhadap kemungkinan pelanggaran di tempat suci di Jerusalem selama bulan suci Ramadan mendatang. Hamas, yang menguasai Jalur Gaza, mengeluarkan peringatan itu kurang dari dua minggu sebelum dimulainya Ramadan dan saat eskalasi konflik Israel-Palestina di bawah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Salah al-Aruri, wakil kepala biro politik Hamas, mengatakan risiko eskalasi sepenuhnya bergantung pada pelanggaran pendudukan Israel di seluruh Palestina dan di masjid Al-Aqsa yang terletak di Jerusalem timur yang dianeksasi.
Al-Aqsa, kompleks masjid yang dikelola Yordania, ialah situs tersuci ketiga dalam Islam. Itu dibangun di atas tempat oleh orang Yahudi disebut Temple Mount, situs tersuci Yudaisme.
Baca juga: Serangan Israel di Tepi Barat Berlanjut, Enam Warga Palestina Tewas Dihantam Roket
Setiap upaya Israel untuk memaksakan kebijakannya selama Ramadhan akan ditanggapi dengan, "Reaksi rakyat kami," kata Aruri dalam sambutannya yang dimuat di situs resmi gerakannya. Hamas, sementara itu, tidak memiliki rencana untuk memulai eskalasi selama Ramadan, menurut pernyataan Aruri versi bahasa Inggris, meskipun klarifikasi semacam itu tidak muncul dalam versi bahasa Arab.
Di bawah status quo lama, non-Muslim dapat mengunjungi situs tersebut pada waktu-waktu tertentu tetapi tidak diizinkan untuk berdoa di sana. Dalam beberapa tahun terakhir, semakin banyak orang Yahudi, kebanyakan dari mereka ialah nasionalis Israel, yang diam-diam berdoa di kompleks tersebut sebagai perkembangan yang dikecam oleh warga Palestina.
Baca juga: Tentara Israel Tembak Mati Tiga Orang Palestina Bersenjata di Tepi Barat
Menteri Keamanan Nasional ekstrem kanan Israel, Itamar Ben-Gvir, memicu kecaman global pada Januari ketika dia mengunjungi situs tersebut. Kunjungan kontroversial pada 2000 oleh pemimpin oposisi saat itu Ariel Sharon menjadi salah satu pemicu utama intifada Palestina kedua, atau pemberontakan, yang berlangsung hingga 2005.
Sejak awal tahun, konflik Israel-Palestina telah merenggut nyawa 81 orang dewasa dan anak-anak Palestina, termasuk militan dan warga sipil. Tiga belas warga Israel, termasuk tiga anak dan satu polisi, dan satu warga sipil Ukraina telah tewas selama periode yang sama, menurut penghitungan AFP berdasarkan sumber resmi dari kedua belah pihak. (Z-2)
Presiden AS Donald Trump tegas menolak rencana aneksasi Tepi Barat oleh Israel. Kebijakan ini memicu kecaman keras dari PBB, Indonesia, hingga negara Arab.
MENTERI Luar Negeri Sugiono menegaskan keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) merupakan bagian dari komitmen aktif pemerintah untuk mendorong perdamaian di Palestina.
SEKRETARIS Jenderal DPP PKS, Muhammad Kholid, mengecam keras serangan militer Israel ke tenda pengungsian di selatan Jalur Gaza yang terjadi pada Sabtu (31/1/2026).
BADAN pertahanan sipil Gaza melaporkan sedikitnya 32 orang tewas akibat serangan udara Israel yang menghantam sejumlah lokasi di Jalur Gaza pada Sabtu (31/1).
PEMERINTAH Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri mengecam keras rangkaian serangan udara Israel di Jalur Gaza, Palestina, yang terus berulang.
PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa (PBB) belum menerima informasi soal pembukaan kembali penyeberangan Rafah di perbatasan Gaza-Mesir dan masih berkomunikasi dengan otoritas Israel.
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
Iran tingkatkan arsenal rudal balistik dengan bantuan Rusia. Rudal Kheibar Shekan kini mampu jangkau seluruh wilayah Israel, memicu ancaman konflik terbuka.
PEMERINTAH Jerman mengecam keras langkah Kabinet Israel yang memperluas otoritas sipil di Tepi Barat.
GELOMBANG kecaman internasional kembali menghantam Israel setelah pemerintahnya mengesahkan aneksasi ilegal di Tepi Barat.
Kunjungan Presiden Israel Isaac Herzog ke Australia berujung kericuhan. Polisi tangkap 27 demonstran di Sydney di tengah tuduhan kekerasan aparat.
Langkah baru Israel perketat kontrol di Tepi Barat menuai kecaman global. Kebijakan ini dinilai melanggar hukum internasional dan mematikan solusi dua negara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved