Jumat 03 Maret 2023, 19:34 WIB

Awak SpaceX Mendarat di Stasiun Luar Angkasa Internasional

Ferdian Ananda Majni | Internasional
Awak SpaceX Mendarat di Stasiun Luar Angkasa Internasional

NASA TV / AFP
Para awak SpaceX Dragon Crew-6.

 

SEBUAH kapsul SpaceX Crew Dragon telah tiba dengan selamat di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS), dengan membawa dua astronot Amerika Serikat (AS), seorang kosmonot Rusia, dan seorang astronot Uni Emirat Arab untuk memulai misi sains selama enam bulan.

Pesawat ruang angkasa yang terbang secara otonom dan diberi nama Endeavour ini merapat ke stasiun ruang angkasa tak lama setelah pukul 06:40 GMT pada hari Jumat, hampir 25 jam setelah diluncurkan dari Kennedy Space Center NASA di Cape Canaveral, Florida.

Penggabungan tersebut dikonfirmasi saat ISS dan kapsul terbang bersama dengan kecepatan 28.164 km/jam (17.500 mil per jam) sekitar 240 km (250 mil) di atas Bumi melintasi pantai Afrika Timur, demikian menurut siaran langsung NASA tentang pertemuan tersebut.

Tim beranggotakan empat orang ini ditugaskan untuk melakukan lebih dari 200 eksperimen dan demonstrasi teknologi di dalam stasiun ruang angkasa, mulai dari penelitian tentang pertumbuhan sel manusia di ruang angkasa hingga mengendalikan bahan yang mudah terbakar dalam gravitasi mikro.

"Beberapa penelitian akan membantu membuka jalan bagi ekspedisi manusia jangka panjang di masa depan ke Bulan dan seterusnya di bawah program Artemis NASA, penerus Apollo,” kata badan antariksa Amerika Serikat.

Baca juga: G20 India Gagal Sepakati Pernyataan Bersama terkait Ukraina

Awak ISS juga bertanggung jawab untuk melakukan perawatan dan perbaikan di stasiun, dan untuk mempersiapkan kedatangan dan keberangkatan astronot dan muatan kargo lainnya.

Misi yang diberi nama Crew 6 ini menandai misi keenam tim ISS berdurasi panjang yang diterbangkan SpaceX untuk NASA sejak perusahaan roket swasta yang didirikan oleh miliarder Elon Musk ini mulai mengirimkan astronot Amerika ke orbit pada Mei 2020. Musk adalah CEO produsen mobil listrik Tesla dan platform media sosial Twitter.

Awak terbaru dipimpin oleh Stephen Bowen, 59, mantan perwira kapal selam Angkatan Laut AS yang telah mencatatkan lebih dari 40 hari di orbit sebagai veteran dari tiga penerbangan pesawat ulang-alik dan tujuh kali berjalan di luar angkasa.

Rekan astronot NASA, Warren "Woody" Hoburg, 37, seorang insinyur elektro, ahli ilmu komputer, dan penerbang komersial yang ditunjuk, melakukan penerbangan luar angkasa pertamanya.

Misi Crew 6 juga terkenal karena mengikutsertakan astronot Uni Emirat Arab, Sultan al-Neyadi, 41, orang kedua dari negaranya yang terbang ke luar angkasa dan orang pertama yang diluncurkan dari tanah AS sebagai bagian dari tim stasiun luar angkasa berdurasi panjang. (Aljazeera/OL-4)

Baca Juga

Dok. AFP/Sergei

Kiriman Senjata Nuklir Inggris di Ukraina Buat Rusia Murka

👤Cahya Mulyana 🕔Rabu 22 Maret 2023, 16:19 WIB
Rusia merespon keras rencana Inggris memberi Ukraina amunisi tank penembus baja yang mengandung depleted...
Antara Foto/Jessica

Indonesia Kecam Israel yang Tak Akui Palestina dan Caplok Wilayah Yordania

👤Cahya Mulyana 🕔Rabu 22 Maret 2023, 14:32 WIB
Pernyataan Menteri Keuangan Israel, Bezalel Smotrich, yang menolak eksistensi Palestina menuai kecaman sejumlah negara termasuk...
AFP/Hazem

Polisi Dunia Hanya Bisa Mengecam Kejahatan Perang Israel di Palestina

👤Cahya Mulyana 🕔Rabu 22 Maret 2023, 14:08 WIB
Serangan Israel ke Palestina makin masif, Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa, dan dunia hanya mengecam kebijakan tersebut tanpa sanksi atau...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya