Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGKATAN Laut Inggris mengatakan bahwa mereka menyita rudal antitank dan sirip-sirip untuk rakitan rudal balistik dalam penyerbuan ke kapal kecil yang menuju ke Yaman. Upaya ini menjadi penyitaan terbaru di Teluk Oman.
Penyitaan oleh Angkatan Laut Kerajaan diumumkan pada Kamis (2/3) setelah penyitaan lain oleh pasukan Prancis dan Amerika Serikat di wilayah tersebut ketika negara-negara Barat meningkatkan tekanan mereka terhadap Iran. Begitu juga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menemukan bahwa Teheran telah memperkaya uranium lebih dekat dari sebelumnya ke tingkat kelas senjata. Serangan itu juga terjadi ketika kekuatan-kekuatan regional dan internasional mencoba untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung bertahun-tahun di Yaman, negara termiskin di dunia Arab, dan ketika Iran mempersenjatai Rusia dalam perangnya di Ukraina.
Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan penggerebekan tersebut terjadi pada 23 Februari setelah pesawat Amerika Serikat mendeteksi kapal kecil yang sedang menuju ke Iran. Helikopter dari kapal fregat Angkatan Laut Inggris, HMS Lancaster, mengejar kapal tersebut. Perahu tersebut mencoba memasuki kembali perairan teritorial Iran tetapi berhasil dihentikan sebelum sempat.
Di dalam kapal, pasukan Inggris menemukan peluru kendali antitank 9M133 Kornet Rusia, yang dikenal di Iran sebagai Dehlavieh. Armada ke-5 Angkatan Laut AS yang berbasis di Timur Tengah dan Angkatan Laut Inggris mengatakan itu. Senjata-senjata tersebut telah terlihat dalam penyitaan yang diduga berasal dari Iran dan menuju Yaman.
Dalam pesawat itu juga terdapat sirip kecil yang diidentifikasi oleh Angkatan Laut AS sebagai baling-baling jet untuk rudal balistik jarak menengah. Komponen-komponen Iran telah membantu membangun persenjataan rudal untuk pemberontak Houthi Yaman yang mengambil alih ibu kota negara, Sanaa, pada 2014, dari pemerintah yang didukung Arab Saudi.
Adapun resolusi PBB melarang transfer senjata ke Houthi yang bersekutu dengan Iran. Namun, otoritas Teheran telah lama membantah mempersenjatai para pemberontak, meskipun ada bukti fisik, banyak penyitaan, dan para ahli yang mengaitkan senjata-senjata tersebut dengan Iran. (Aljazeera/OL-14)
PERDANA Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, menyampaikan kecaman keras atas pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatullah Khamenei.
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak fluktuatif sepanjang pekan ini.
Pemerintah Tiongkok menyampaikan keprihatinan mendalam atas serangan militer terhadap Iran yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel.
Presiden AS Donald Trump menyebut operasi militer terhadap Iran bisa berlangsung hingga empat minggu dan memperingatkan kemungkinan korban tambahan.
Militer Israel memobilisasi 100.000 tentara cadangan dalam Operasi “Roaring Lion” terhadap Iran. Serangan di Gaza menewaskan warga dan melukai puluhan lainnya.
Kanselir Jerman Friedrich Merz menyatakan setuju dengan AS soal program nuklir Iran, namun peringatkan risiko eskalasi konflik di Timur Tengah.
Trump setuju berbicara dengan pemimpin baru Iran. Teheran terbuka untuk upaya serius meredakan ketegangan, kata Menteri Luar Negeri Abbas Araqchi.
Iran menuding Amerika Serikat dan Israel melakukan aksi terorisme dan pembunuhan terencana terhadap Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei.
Setidaknya 40 orang tewas dalam serangan di sekolah dasar perempuan Minab, Iran Selatan. UEA cegat rudal Iran, sementara Oman desak AS hentikan keterlibatan.
MENTERI Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan Teheran akan menyerang pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Teluk Persia jika negara adidaya itu melakukan serangan.
IRAN dan Amerika Serikat sepakat melanjutkan negosiasi mengenai program nuklir Iran yang dijadwalkan digelar di Muscat, Oman, pada Jumat (6/2).
ARAB Saudi, Qatar, dan Oman memimpin upaya untuk membujuk Presiden AS Donald Trump agar tidak menyerang Iran, karena khawatir akan dampak buruk yang serius di kawasan itu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved