Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
Juru bicara pemerintah Meksiko menyampaikan Amerika Serikat (AS) telah meminta Meksiko untuk mengekstradisi seorang putra dari gembong narkoba Joaquin "El Chapo" Guzman yang dipenjara karena dituduh mengikuti jejak ayahnya.
Ovidio Guzman, yang ditangkap pada Januari, diduga telah membantu menjalankan kartel Sinaloa yang terkenal milik ayahnya sejak El Chapo diserahkan ke Amerika Serikat pada tahun 2017.
Kedutaan Besar Amerika Serikat di Mexico City mengajukan permintaan ekstradisi kepada kementerian luar negeri dan kejaksaan agung, menurut juru bicara tersebut, yang tidak ingin disebutkan namanya karena tidak berwenang untuk berbicara mengenai masalah ini.
Amerika Serikat telah menawarkan hadiah hingga US$5 juta untuk informasi yang mengarah pada penangkapan pria berusia 32 tahun itu, dan penangkapannya di kota barat laut Culiacan sehingga memicu reaksi keras dari kartel.
Sepuluh tentara dan 19 tersangka penjahat terbunuh dalam operasi di kubu kartel Sinaloa, dalam baku tembak yang dramatis yang menebarkan teror di bandara.
El Chapo sedang menjalani hukuman seumur hidup di Amerika Serikat karena menyelundupkan ratusan ton narkoba ke negara tersebut selama 25 tahun.
Ovidio Guzman mendapatkan perintah pengadilan pada bulan Januari yang menghalangi ekstradisinya ke Amerika Serikat, dan hakim memberi waktu hingga 5 Maret kepada Amerika Serikat untuk mengajukan permintaan ekstradisi.
Ovidio Guzman dituduh membantu mengawasi hampir selusin laboratorium metamfetamin di Sinaloa serta bersekongkol untuk mendistribusikan kokain dan ganja, menurut Washington.
Dia juga diduga memerintahkan pembunuhan informan, seorang pedagang narkoba dan seorang penyanyi Meksiko yang menolak untuk tampil di pesta pernikahannya.
Dia pernah ditangkap secara singkat pada tahun 2019, tetapi pasukan keamanan membebaskannya setelah kartelnya melancarkan perang habis-habisan sebagai tanggapan. (AFP/OL-12)
Schirgi menjelaskan bahwa pihak penyelenggara terus memantau perkembangan situasi global sambil bekerja sama dengan mitra federal.
Situasi keamanan di Meksiko menjelang Piala Dunia 2026 menjadi sorotan global setelah operasi militer pekan lalu yang menewaskan gembong narkoba, Nemesio Oseguera Cervantes.
MEKSIKO dan Irlandia tetap menggelar pertandingan persahabatan pekan ini meskipun terjadi kerusuhan akibat Nemesio ‘El Mencho’ Oseguera tewas, memunculkan isu piala dunia 2026 pindah lokasi
FIFA angkat bicara mengenai kemungkinan lokasi Piala Dunia 2026 pindah. Pada musim panas ini, Piala Dunia 2026 akan digelar di tiga negara yakni Meksiko, Kanada, dan Amerika Serikat.
55 orang tewas di berbagai wilayah Meksiko menyusul operasi yang menewaskan Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho selaku pemimpin Kartel Jalisco Generasi Baru (CJNG)
Kota Guadalajara, Meksiko, lumpuh setelah kartel CJNG mengamuk pasca tewasnya bos mereka. Keamanan Piala Dunia 2026 kini menjadi sorotan besar.
Pakar FKUI Prof. Ari Fahrial Syam jelaskan bahaya tramadol jika disalahgunakan tanpa resep dokter. Simak gejala adiksi seperti tremor hingga gelisah di sini.
Wanita berinisial N ini ditangkap petugas gabungan karena memiliki laboratorium dan pabrik Narkoba jenis mephedrone di sebuah vila di Gianyar Bali.
Bea Cukai bersama BNN laboratorium narkotika tersembunyi (clandestine lab) di Kabupaten Gianyar, Bali.
Mantan Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro diduga terima uang keamanan dari bandar narkoba Koko Erwin.
Bareskrim Polri ringkus Koko Erwin, bandar narkoba pemasok uang eks Kapolres Bima, saat nyaris kabur ke Malaysia via jalur laut ilegal di Tanjung Balai.
Banding Wiz Khalifa ditolak pengadilan Rumania. Rapper AS ini tetap dijatuhi vonis 9 bulan penjara akibat konsumsi ganja saat konser di festival Beach, Please! 2024.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved