Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PENURUNAN inflasi AS tidak signifikan, yaitu dari 6,5%% menjadi 6,4%. Sedangkan Eropa kembali mengalami kenaikan dari 8,5% menjadi 8,6%.
Inflasi inti pun juga naik dari 5,2% menjadi 5,3%. Alhasil, Gubernur Bank Sentral Eropa Christine Lagarde dapat dipastikan akan meningkatkan suku bunga sekitar kisaran 50 bps pada pertemuan berikutnya.
Hal ini memberi gambaran nyata dampak perang di Rusia-Ukraina, telah menekan perekonomian di Eropa, khususnya dari sisi Inflasi. Perang tersebut telah mendorong harga harga energi meningkat, dan mendorong inflasi untuk tak terkendali.
"Memang, dengan menaikkan suku bunga, inflasi akan bergerak turun meski tidak mudah. Namun luka utama dari Inflasi juga harus diobati, yaitu invasi atau perang," kata Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Indonesia Maximilianus Nico Demus, Jumat (24/2).
Oleh karena itu, selama invasi belum bisa diselesaikan, inflasi di kawasan Eropa akan lebih sulit dijinakkan. Kebijakan moneter, kian dibutuhkan untuk mengendalikan inflasi namun potensi resesi ekonomi juga menjadi perhatian.
Baca juga: Berkaca Kasus Rubicon, Sri Mulyani Pastikan Perbaiki Sistem Pengawasan Internal
Dengan kuatnya ekonomi saat ini, kemungkinan Lagarde tidak akan sungkan untuk menaikkan lagi tingkat suku bunganya, bahkan lebih besar. Meskipun ada harga yang harus dibayar khususnya dari sisi pertumbuhan ekonomi.
Anggota Dewan Eksekutif Bank Sentral Eropa Isabel Schnabel juga mendorong pengetatan kebijakan moneter. Dia melihat kenaikan tingkat suku bunga akan terjadi hingga 3,75%.
Terakhir kali, Lagarde menaikkan tingkat suku bunga dari 2,75% menjadi 3,25% atau sebanyak 50 bps. Namun dengan tingginya inflasi, besaran 50 bps bukan sesuatu yang jauh untuk digapai.
Namun Villeroy, anggota Dewan Pengurus Bank Sentral Eropa, mengatakan saat ini tidak boleh bereaksi berlebihan meski ada kemungkinan tingkat suku bunga akan naik.
"Tapi dengan inflasi yang keras, hal ini akan tetap jauh lebih sulit apabila tidak melakukan sesuatu dengan luar biasa," kata Nico. (OL-4)
BANK Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 berada di kisaran 4,9%–5,7%. Angka ini lebih tinggi dibandingkan proyeksi 2025 yang berada pada rentang 4,7%–5,5%.
Memasuki awal 2026, lanskap ekonomi global menunjukkan tanda-tanda stabilisasi yang lebih nyata dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.
Pemprov DKI mengalokasikan Rp6,4 triliun untuk subsidi transportasi, air, dan pangan pada 2025 demi menjaga daya beli warga.
Lonjakan harga emas dunia yang menembus level psikologis USD 4.700 per troy ons dipicu oleh pernyataan kontroversial Presiden AS Donald Trump.
Pemprov Jateng juga mengandalkan sistem pemantauan harga harian di pasar-pasar tradisional untuk mendeteksi potensi kenaikan harga sejak dini.
Beberapa komoditas pangan seperti cabai dan sayur justru mengalami penurunan harga dalam beberapa waktu terakhir.
MEMASUKI awal 2026, dunia dikejutkan oleh tindakan unilateral Amerika Serikat yang sangat drastis di kawasan Karibia.
Presiden memerintahkan agar segera dibentuk tim kajian untuk menganalisis persoalan pengelolaan air secara menyeluruh.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pada Rabu (21/1) bahwa beberapa wilayah di Eropa tidak lagi dapat dikenali. Benua itu disebutnya tidak menuju ke jalan yang benar.
PEMERINTAH Amerika Serikat meminta negara-negara Eropa tidak bereaksi emosional terhadap rencana Presiden Donald Trump terkait Greenland.
Buntut ancaman Trump soal Greenland, Parlemen Eropa berencana menunda persetujuan kesepakatan tarif Juli lalu. Ancaman perang dagang kembali hantui pasar global.
USULAN Dewan Perdamaian Presiden AS Donald Trump dimulai dengan kurang baik. Presiden Prancis Emmanuel Macron segera menolak undangan menjadi anggota dewan tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved