Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
GENCATAN senjata singkat yang diumumkan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin tetapi ditolak oleh Ukraina sebagai isyarat kosong akan berlaku pada hari Jumat sebagai jeda penuh pertama sejak invasi Moskow pada Februari 2022.
Perintah Putin untuk menghentikan pertempuran selama 36 jam selama Natal Ortodoks, datang setelah Moskow menderita kerugian terburuk yang dilaporkan dalam perang. Sekutu Ukraina berjanji untuk mengirim kendaraan lapis baja dan baterai pertahanan udara Patriot kedua untuk membantu Kyiv.
Seorang pejabat senior Ukraina mengatakan tak lama setelah dimulainya jeda pertempuran Rusia bahwa pasukan Moskow telah menyerang kota selatan Kherson dalam serangan yang menyebabkan beberapa orang tewas atau terluka.
"Setidaknya ada empat ledakan. Mereka berbicara tentang gencatan senjata. Kami berperang dengan siapa," kata Kyrylo Tymoshenko, wakil kepala administrasi kepresidenan.
Dia tidak mengatakan apakah serangan itu sendiri terjadi sebelum atau setelah waktu dimulainya gencatan senjata.
Kedua negara merayakan Natal Ortodoks dan perintah pemimpin Rusia datang menyusul seruan gencatan senjata dari Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan pemimpin spiritual Rusia Patriarch Kirill, seorang pendukung setia Putin.
Baca juga: Pemimpin Kristen Ortodok Rusia Dukung Putin Serang Ukraina Timur
Penghentian akan dimulai pada Jumat (0900 GMT) dan berlangsung hingga akhir Sabtu (2100 GMT), kata Kremlin.
Ukraina telah menolaknya sebagai strategi Rusia untuk mendapatkan waktu untuk menyusun kembali pasukannya dan memperkuat pertahanannya setelah serangkaian pembalikan medan perang.
Presiden Volodymyr Zelensky mengatakan gencatan senjata sepihak tidak dapat dan tidak boleh dianggap serius. Sementara seorang penasihat dekat mengatakan Rusia harus meninggalkan wilayah pendudukan agar benar-benar berhenti dalam permusuhan.
Presiden AS Joe Biden juga sama-sama meremehkan.
"Dia siap mengebom rumah sakit dan pembibitan dan gereja pada 25 Desember dan pada Hari Tahun Baru," katanya.
"Kurasa dia sedang mencari oksigen. Menteri Luar Negeri Inggris James Cleverly menulis di Twitter: "Jeda 36 jam serangan Rusia tidak akan menghasilkan apa-apa untuk memajukan prospek perdamaian.” (AFP/OL-4)
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menilai Rusia tidak menunjukkan itikad untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung hampir tiga tahun.
Kecemasan akan aksi militer sudah berbulan-bulan menghantui warga Venezuela sejak Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump mengerahkan armada laut besar ke Karibia.
Peta diplomasi penyelesaian konflik Ukraina-Rusia semakin rumit, dengan Eropa ingin terlibat, Amerika Serikat ingin memimpin, dan Rusia mencari legitimasi.
Protes yang diselenggarakan oleh partai Sahra Wagenknecht Alliance Reason and Justice (BSW) tersebut berlangsung di Gerbang Brandenburg.
Peimpin Korea Utara, Kim Jong Un, serukan percepatan perluasan kemampuan senjata nuklir di negaranya.
Sistem rudal bahu tersebut disebut akan dipasok Rusia ke Iran secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan sebagai bagian dari kontrak bernilai ratusan juta euro.
Uni Eropa mengusulkan larangan transportasi dan layanan minyak Rusia, namun AS menolak dukungan, sementara negara G7 lain belum memberikan janji jelas.
NORAD kerahkan jet tempur F-35 untuk membayangi armada militer Rusia di zona ADIZ Alaska. AS tegaskan aktivitas ini rutin terjadi dan bukan merupakan ancaman.
Keputusan SpaceX memblokir akses Starlink bagi pasukan Rusia membawa dampak fatal. Koordinasi serangan drone Moskow lumpuh, memberi peluang emas bagi serangan balik Ukraina.
PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelensky melontarkan kritik keras terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin dengan menyebutnya sebagai budak perang setelah serangan Rusia berdampak pada listrik
Sejumlah negara Eropa dilaporkan bahas pengembangan penangkal nuklir pertama sejak Perang Dingin, respons ancaman Rusia dan dinamika NATO.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved