Headline
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
PRESIDEN Joe Biden mengatakan bahwa ekonomi AS melihat "titik yang benar-benar cerah" setelah beberapa tahun yang sulit, dan menuju ke "dataran tinggi baru", istilah baru untuk pertumbuhan yang stabil dan lebih lambat yang diperkirakan pejabat Gedung Putih ke depan.
Sementara itu investor, banyak ekonom, dan beberapa CEO baru-baru ini memperingatkan bahwa resesi AS akan terjadi pada 2023, pemerintahan Biden menganggapnya tidak mungkin, sebagian karena pengeluaran federal.
Biden mengatakan kepada anggota Kabinetnya menjelang pertemuan pribadi bahwa dia melihat investasi publik dan swasta sebesar 3,5 triliun dolar AS di bidang manufaktur dan teknologi selama dekade berikutnya memperkuat ekonomi AS dan meningkatkan prospek perusahaan dan pekerja Amerika.
"Ini bukan tentang mencapai titik datar. Ini tentang menuju dataran tinggi yang sama sekali baru," kata presiden dari Partai Demokrat itu. "Kami satu-satunya negara di dunia yang keluar dari krisis lebih kuat dari yang kami alami," ucap Biden, Kamis atau Jumat WIB (6/1/2023)
Biden mengutip data baru-baru ini yang menunjukkan penurunan inflasi, pertumbuhan yang solid, dan pasar tenaga kerja yang tangguh, tetapi mengatakan akan sangat penting untuk mengimplementasikan ratusan miliar dolar dalam pengeluaran federal yang terkandung dalam tiga undang-undang utama yang disahkan tahun lalu.
Ekonomi AS diperkirakan akan tumbuh 3,8 persen pada kuartal keempat 2022, menurut model Fed Atlanta, sedangkan Indeks Harga Konsumen naik 0,1 persen pada November.
"Itu tidak berarti semuanya berakhir. Itu berarti kita memulai dengan awal yang sangat baik," katanya. "Saya hanya tidak ingin membuat kita tertipu dengan berpikir bahwa kita bisa berhenti menginjak pedal gas."
Biden tidak sendirian dalam optimismenya. Amerika Serikat dapat menghindari kontraksi langsung yang dapat memukul sepertiga ekonomi dunia, Kristalina Georgieva, ketua Dana Moneter Internasional (IMF), mengatakan pada Minggu (1/1/2023).
Pemimpin Federal Reserve (The Fed) St Louis James Bullard mengatakan Kamis (5/1/2023) bahwa risiko resesi AS telah turun dalam beberapa pekan terakhir.
Namun, jika AS menghindari resesi, kemungkinan besar selisihnya akan tipis. Federal Reserve memprediksi pertumbuhan 0,5 persen pada tahun 2023, misalnya.
Berbicara kepada anggota Kabinet, Biden juga memuji rencana Komisi Perdagangan Federal AS, yang memberlakukan undang-undang antitrust, untuk melarang perusahaan mewajibkan pekerja menandatangani noncompete dan beberapa perjanjian pembayaran pelatihan yang mencegah pekerja pergi untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik.
"Intinya adalah, saya yakin visi ekonomi kami berhasil, dan kami sedang dalam proses mengimplementasikan bagian pertama yang telah kami selesaikan dan kami akan melanjutkan," katanya.
Komentar optimistis Biden datang ketika indeks utama Wall Street ditutup lebih dari 1,0 persen lebih rendah, dengan bukti pasar tenaga kerja yang ketat menggerogoti harapan investor bahwa Federal Reserve dapat segera menghentikan siklus kenaikan suku bunga. (Ant/OL-13)
Baca Juga: Bursa AS Terpuruk Dipicu Kekhawatiran Pengetatan Fed
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump memberikan respons terhadap hasil sidang pengadilan yang menyatakan bahwa kebijakan tarif merupakan suatu hal yang ilegal.
AS menolak dan mencabut visa sejumlah pejabat PLO serta Otoritas Palestina (PA) menjelang Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) September mendatang.
SEJUMLAH negara miskin sepakat menerima deportasi dari Amerika Serikat (AS) sebagai bagian dari kebijakan Presiden Donald Trump yang memperketat aturan terhadap migran ilegal.
PARA pakar hak asasi manusia PBB menyuarakan kekhawatiran, kemarin, atas laporan penghilangan paksa warga Palestina yang kelaparan mencari makanan di lokasi distribusi oleh GHF.
AS akan mengakhiri aturan bebas bea masuk untuk paket kecil senilai hingga US$800 mulai Jumat (29/8).
AS setujui penjualan 3.350 rudal ERAM ke Ukraina dengan nilai US$825 juta.
MANTAN Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, didiagnosis mengidap kanker prostat agresif.
Mantan Presiden AS Joe Biden menyatakan terima kasih akan dukungan dari seluruh dunia akan diagnosis kanker prostat agresif yang dideritanya.
Mantan Presiden AS Joe Biden baru saja didiagnosis kanker prostat agresif. Kenali lebih lanjut tentang penyakit ini.
Donald Trump mendoakan mantan presiden AS Joe Biden segara pulih dari kanker prostat agresif.
Kantor pribadi mantan Presiden Amerika Serikat mengungkapkan Joe Biden didiagnosa kanker prostat. Saat ini kanker tersebut telah menyaber ke tulangnya.
Biden memperingatkan bahwa pemotongan tunjangan Jaminan Sosial berisiko menghancurkan kehidupan jutaan pensiunan yang bergantung pada program tersebut untuk bertahan hidup.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved