Kamis 29 Desember 2022, 18:52 WIB

Rusia Tolak Proposal Perdamaian versi Zelensky

Cahya Mulyana | Internasional
Rusia Tolak Proposal Perdamaian versi Zelensky

Stephanie Keith/Getty Images/AFP
Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov

 

RUSIA telah menolak proposal perdamaian versi Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Moskow menilai 10 syarat yang diajukan Zelensky tidak serius untuk mengakhiri peperangan.

Pernyataan itu disampaikan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov kepada kantor berita Rusia, RIA, Kamis (29/12). Lavrov juga mengatakan harapan Kyiv untuk mengusir Rusia dari Ukraina timur dan Krimea dengan bantuan Barat adalah ilusi.

Komentar diplomat veteran Rusia tersebut mewakili bukti terbaru bahwa kesepakatan damai Moskow dan Kyiv masih jauh dari harapan. Beberapa jam setelah Lavrov menolak proposal Zelensky, pejabat Ukraina mengatakan negara itu diserang rudal Rusia

Beberapa ledakan terjadi di kota-kota besar, termasuk ibu kota Ukraina, Kyiv. Zelensky dengan penuh semangat mendorong rencana perdamaian 10 poin yang meminta Rusia menghormati dan memulihkan integritas teritorial Ukraina dan menarik semua pasukannya.

Tetapi Moskow bersikeras Kyiv harus menerima hasil aneksasi Rusia atas Luhansk dan Donetsk, dan Kherson dan Zaporizhia. "Tidak akan ada rencana perdamaian yang tidak memperhitungkan realitas hari ini mengenai wilayah Rusia, dengan masuknya empat wilayah ke Rusia”, kata Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov.

Baca juga: Ukraina Diserang Rentetan Rudal Baru Rusia

Sementara itu Lavrov mengatakan Rusia akan terus membangun kekuatan tempur dan kemampuan teknologi pertahanan di Ukraina. Dia juga menekankan bahwa pasukan yang dimobilisasi telah menjalani pelatihan serius.

Lavrov menambahkan militer negaranya sedang mengerjakan rencana baru untuk menghentikan pasokan senjata dan amunisi yang dikirim dari luar negeri untuk pasukan Ukraina. Pernyataan itu bertentangan dengan komentar Presiden Vladimir Putin baru-baru ini yang menunjukkan kesediaan untuk kembali ke diplomasi.

Amerika Serikat dan Ukraina menilai pernyataan Putin tidak tulus. Ukraina, telah mengupayakan KTT perdamaian yang dipimpin oleh PBB pada Februari. Selama dua bulan terakhir, Zelensky telah mendesak para pemimpin kelompok G20 dan G7 untuk mendukung idenya untuk KTT tersebut yang akan fokus pada pembahasan proposal perdamaian versi dirinya. (Aljazeera/OL-4)

Baca Juga

AFP/Khaled DESOUKI

Mumi Tertua dan Terlengkap Ditemukan di Makam Firaun

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 27 Januari 2023, 23:30 WIB
Banyak patung ditemukan di antara makam, termasuk satu yang mewakili seorang pria dan istrinya serta beberapa...
AFP/Frederic J BROWN

Tiongkok Keluarkan Peringatan setelah Warganya Jadi Korban Penembakan di AS

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 27 Januari 2023, 22:50 WIB
Konjen Tiongkok di Los Angeles memastikan seorang warga negaranya tewas dalam penembakan massal pada pesta perayaan Tahun Baru Imlek di...
AFP

IAEA Laporkan Ledakan di Dekat PLTN Zaporizhzhia

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Jumat 27 Januari 2023, 17:49 WIB
Pasukan Rusia merebut pabrik Zaporizhzhia dari Ukraina pada awal Maret, tak lama setelah melakukan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya