Kamis 08 Desember 2022, 10:50 WIB

Putin: Rusia Enggan Pakai Senjata Nuklir, kecuali Terdesak

Cahya Mulyana | Internasional
Putin: Rusia Enggan Pakai Senjata Nuklir, kecuali Terdesak

AFP
Presiden Rusia, Vladimir Putin.

 

PRESIDEN Rusia Vladimir Putin mengatakan ancaman perang nuklir meningkat. Tetapi dia menegaskan Moskow belum gila sehingga enggan menggunakan persenjataan itu, kecuali terdesak.

"Kami belum gila, kami menyadari apa itu senjata nuklir. Kami memiliki sarana ini dalam bentuk yang lebih maju dan modern daripada negara nuklir lainnya. Tapi kami tidak akan berkeliling dunia sambil mengacungkan senjata ini seperti pisau cukur," paparnya dalam pertemuan dengan Dewan Hak Asasi Manusia Rusia yang disiarkan televisi, Rabu (7/12).

Putin mengatakan Rusia akan membela diri dengan segala cara terhadap semua yang dimiliki. Dia jiga memperingatkan risiko perang nuklir meningkat.

Menurut dia, Rusia melihat persenjataannya sebagai sarana untuk membalas, bukan untuk menyerang lebih dulu. Putin bertemu setiap tahun dengan dewan tersebut.

Amerika Serikat (AS) mengecam pernyataan Putin tersebut. Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price mengatakan Putin tidak pantas mengumbar penggunaan senjata nuklir.

"Saya pikir pembicaraan bebas tentang senjata nuklir sama sekali tidak bertanggung jawab," jelasnya.

AS sebelumnya telah memperingatkan Moskow tentang penggunaan senjata nuklir menyusul ancaman nuklir terselubung oleh Putin pada September. (Aljazeera/OL-13)

Baca Juga: Sekjen PBB Ingatkan Dunia tidak Permainkan Senjata Nuklir

Baca Juga

Wikipedia

Jet Tempur Legendaris J-7 Milik Tiongkok Resmi Pensiun Tahun Ini

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 01 Februari 2023, 21:09 WIB
Jumlah J-7 di dunia saat ini diperkirakan mencapai 2.400 unit, yang tersebar di wilayah Asia, Timur Tengah, dan...
AFP/Oli Scarff.

Inggris Bersiap Hadapi Aksi Mogok Kerja Terbesar

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Rabu 01 Februari 2023, 20:26 WIB
Para pemimpin serikat pekerja memperkirakan hingga 500.000 orang akan ikut...
AFP/Yasuyoshi Chiba.

Perang Dorong Ukraina Gabung UE tapi Jalan masih Panjang

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Rabu 01 Februari 2023, 20:20 WIB
Presiden Prancis Emmanuel Macron memperingatkan pada Mei lalu bahwa dibutuhkan puluhan tahun sebelum Ukraina memenuhi kriteria dan mencapai...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya