Selasa 29 November 2022, 15:54 WIB

Palestina Sebut Beberapa Orang Tewas di Tepi Barat oleh Pasukan Israel

Ferdian Ananda Majni | Internasional
Palestina Sebut Beberapa Orang Tewas di Tepi Barat oleh Pasukan Israel

AFP/Jaafar Ashtiyeh.
Para pelayat berkumpul di sekitar jenazah warga Palestina yang tewas dalam bentrokan dengan pasukan tentara Israel, di kota Ramallah.

 

TIGA warga Palestina tewas oleh pasukan Israel di Tepi Barat, Selasa (29/11), kata kementerian kesehatan Palestina. Laporan kematian terbaru dalam peningkatan tajam terkait kekerasan di wilayah pendudukan tersebut.

Dua bersaudara tewas oleh tembakan Israel di Kafr Ein, dekat Ramallah, sementara orang ketiga tewas karena luka tembak di kepala yang ditembakkan oleh pasukan Israel di Beit Ummar, dekat kota titik nyala Hebron, kata kementerian itu.

Mengomentari bentrokan Beit Ummar, tentara Israel mengatakan telah menembaki, "Perusuh," yang melemparkan batu dan alat peledak rakitan ke tentara, setelah dua kendaraan macet selama operasi patroli di daerah tersebut.

Kementerian Palestina mengatakan seorang pria yang tidak diidentifikasi telah meninggal setelah ditembak di kepala. Adapun korban tewas di Kafr Ein disebut sebagai saudara Jawad Abdulrahman Rimawi, 22, dan Dhafer Abdul Rahman Rimawi, 21.

Terkait itu, tidak ada komentar segera dari tentara Israel. Menteri Urusan Sipil Otoritas Palestina Hussein Al Sheikh menggambarkan pembunuhan dua bersaudara itu sebagai eksekusi berdarah dingin.

Hamas, gerakan Islamis yang menguasai Gaza, mengatakan eskalasi Israel akan dihadapi dengan meningkatnya perlawanan dari warga Palestina. Kekerasan telah berkobar tahun ini di Tepi Barat saat tentara Israel telah melancarkan serangan hampir setiap hari di seluruh wilayah tersebut.

Minggu ini tentara mengumumkan melakukan lebih dari 3.000 penangkapan tahun ini sebagai bagian dari Operasi Break the Wave, kampanye yang diluncurkan setelah serangkaian serangan mematikan terhadap warga sipil Israel.

PBB mengatakan lebih dari 125 warga Palestina tewas di Tepi Barat tahun ini. Israel telah menduduki wilayah itu sejak Perang Enam Hari pada 1967. (AFP/OL-14)

Baca Juga

Antara

Menlu: Meski Sulit, RI Berkomitmen Dorong Perdamaian di Myanmar

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 30 Januari 2023, 22:02 WIB
Indonesia siap mengedepankan strategi dialog dengan pihak yang terlibat konflik di Myanmar. Kekuatan ASEAN diharapkan menfasilitasi dialog...
AFP/Azwar Ipank.

Kasus Rasmus Paludan, Indonesia Panggil Dubes Swedia Kampanyekan Pluralisme

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 30 Januari 2023, 20:52 WIB
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri sudah menyampaikan secara langsung sikap terkait aksi tidak terpuji yang dilakukan...
AFP/Jaafar Ashtiyeh.

Kebijakan Indonesia Harus Konsisten Bela Palestina sebagai Negara Tertindas

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 30 Januari 2023, 20:36 WIB
Indonesia selalu berempati terhadap Palestina sebagai negara yang tertindas dan ikut membantu rakyatnya dengan terus mendorong penyelesaian...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya