Selasa 01 November 2022, 09:17 WIB

Di Tengah Kegelapan, Warga Kyiv Krisis Air Bersih

Cahya Mulyana | Internasional
Di Tengah Kegelapan, Warga Kyiv Krisis Air Bersih

AFP/SERGEI CHUZAVKOV
Warga Kiev, Ukraina mengantre untuk mendapatkan air bersih

 

WARGA di ibu kota Ukraina, Kyiv, harus mengantre untuk mendapatkan air bersih. Itu setelah serangan rudal Rusia menghantam sejumlah fasilitas utama, termasuk jaringan air.

Berdasarkan informasi terbaru dari Wali Kota Kyiv Vitaliy Klitschko, 40% warga Kyiv masih kehilangan akses air bersih dan 270.000 rumah belum mendapatkan kembali aliran listrik. 

Sementara itu, Sebanyak 13 orang dilaporkan terluka dalam serangan Rusia di sejumlah wilayah Ukraina, Senin (31/10).

Baca juga: AS dan Tiongkok Bahas Hubungan Perang di Ukraina

Rusia mengatakan serangan itu ditujukan kepada kontrol militer dan sistem energi Ukraina. Moskow mengklaim semua serangannya mengenai target.

Menurut keterangan Presiden Rusia Vladimir Putin, sebagian dari serangan tersebut merupakan respons atas gempuran terhadap kapal perang Rusia di akhir pekan.

Militer Ukraina mengatakan pihaknya telah berhasil jatuh 45 dari 55 rudal Rusia. Selama ini, untuk alasan keamanan, Ukraina jarang menunjukkan kondisi hancurnya sejumlah infrastruktur kritis oleh serangan udara Rusia.

Sejumlah pejabat Ukraina mengatakan, hal ini bertujuan untuk menghindari adanya informasi yang dapat digunakan Rusia untuk melancarkan serangan baru di masa mendatang.

Konsekuensi dari serangan Rusia terlihat di mana-mana. Pemadaman listrik bergilir terjadi di beberapa daerah, begitu juga dengan penghentian pasokan air bersih.

Di Kyiv, penerangan jalan dimatikan dan bus listrik diganti dengan bus konvensional. Antrean panjang terlihat di seluruh kota, ketika penduduk berbaris untuk mengambil air bersih dari pompa setelah pasokannya terputus.

Klitschko, sebelumnya, mengatakan sebanyak 80% dari konsumen Kyiv telah kehilangan pasokan air di rumah mereka. Ia sempat meminta penduduk ibu kota untuk menyimpan cadangan air.

Dalam pembaruan selanjutnya, Klitschko mengatakan banyak rumah tangga telah mendapatkan kembali pasokan air bersih. Selain di ibu kota Ukraina, daerah lain yang terkena dampak serangan termasuk Lviv, Dnipropetrovsk, Kharkiv dan Zaporizhzia.

Secara keseluruhan, 18 fasilitas penting yang kebanyakan terkait pembangkit listrik terkena rudal dan drone di 10 wilayah.

Salah satu rudal yang dicegat pertahanan udara Ukraina mendarat di sebuah kota perbatasan di Moldova, menyebabkan kerusakan pada rumah-rumah tetapi tidak nihil korban, menurut otoritas Moldova. (BBC/OL-1)

Baca Juga

AFP

Tiongkok Tidak Terima Vaksin Barat Meskipun Ada Ancaman

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Minggu 04 Desember 2022, 20:05 WIB
Tiongkok belum menyetujui vaksin Covid-19 asing, memilih yang diproduksi di dalam...
NICOLAS ASFOURI / AFP

Tiongkok Longgarkan Pembatasan dalam Pergeseran Kebijakan Covid-19

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Minggu 04 Desember 2022, 18:30 WIB
Penduduk tidak perlu lagi menunjukkan bahwa mereka telah dites negatif untuk tes Covid untuk memasuki kereta bawah tanah, bus, dan...
AFP

Pesawat Tempur Israel Serang Gaza saat UE Serukan Pertanggungjawaban

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Minggu 04 Desember 2022, 16:00 WIB
Kementerian luar negeri Palestina mengecam penembakan Mufleh sama saja dengan eksekusi, dan para aktivis Palestina serta pengguna media...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya