Headline
Faktor penyebab anak mengakhiri hidup bukan tunggal.
Kumpulan Berita DPR RI
Warga Korea Selatan berbondong-bondong ke peringatan dan memberikan penghormatan kepada lebih dari 150 orang yang tewas dalam gelombang kerumunan pada perayaan Halloween. Sementara pihak berwenang menghadapi tuduhan bahwa kontrol massa yang lemah telah menyebabkan bencana tersebut.
Para pejabat mengatakan jumlah korban tewas telah meningkat semalam menjadi 154 kemudian 149 terluka, 33 di antaranya dalam kondisi serius. Para korban setidaknya berasal dari belasan negara termasuk di antara yang tewas.
Para pelayat menangis, berdoa, dan meletakkan bunga di altar resmi besar yang didirikan di pusat kota Seoul untuk para korban yang kebanyakan wanita muda. Diantaranya banyak yang mencerca kegagalan pihak berwenang untuk mencegah hilangnya nyawa anak muda secara tragis.
"Saya hancur dengan apa yang terjadi, mereka hanya mencoba untuk bersenang-senang," kata siswa berusia 19 tahun Hwang Gyu-hyeon kepada AFP sembari menangis dan berjuang untuk berbicara dengan jelas, saat dia menjelaskan bagaimana kematian begitu banyak orang yang dia alami berusia muda.
"Saya berdoa untuk para korban. Saya tidak percaya kecelakaan ini terjadi meskipun tanda-tandanya sudah jelas sebelumnya. Tidak ada yang dilakukan untuk mempersiapkan kerumunan ini," katanya.
Song Jung-hee, 69, mengatakan dia terus memikirkan betapa bersemangat para korban muda, ingin sekali menikmati malam tanpa pembatasan Covid untuk pertama kalinya dalam tiga tahun.
"Kalau saja ada lebih banyak petugas polisi untuk menjaga ketertiban, ini tidak akan terjadi," katanya kepada AFP.
Pada peringatan darurat di luar stasiun kereta bawah tanah di distrik kehidupan malam Itaewon yang populer, tempat tragedi itu terjadi, puluhan pelayat berkumpul, banyak yang menyeka air mata saat mereka meletakkan krisan putih dan botol-botol soju di atas altar.
Satu tanda yang tersisa di tugu peringatan itu berbunyi: "Pada usia ketika Anda semua akan mekar seperti bunga ... Hati saya hancur. Saya berdoa semua jiwa akan beristirahat dengan damai di surga,”. (AFP/OL-12)
Kabar mengejutkan datang dari dunia hiburan Korea Selatan. Dua rising star generasi muda, Shin Eun Soo dan Yu Seon Ho, dikabarkan tengah menjalin hubungan asmara.
Operasi bedah estetika kini jadi gaya hidup modern. Sejumlah aktris Indonesia memilih Korea untuk tampil lebih segar dan percaya diri.
Sebagai tuan rumah, Indonesia tampil apik sejak menit awal, yang langsung membuahkan gol yang dicetak Mochammad Iqbal.
Presiden AS Donald Trump resmi mengumumkan kenaikan tarif impor untuk barang-barang Korea Selatan, termasuk otomotif dan farmasi, setelah kesepakatan dagang dinilai gagal.
Mantan Presiden Korsel Yoon Suk-yeol dijatuhi hukuman 5 tahun penjara.
Di drakor ini, Kim Seon-ho memerankan karakter bernama Joo Ho-jin. Ho-jin merupakan penerjemah multibahasa yang ditugaskan sebagai penerjemah untuk bintang top Cha Mu-hee (Go Youn-jung).
Pemerintah Korea Selatan mengungkapkan, pemindahan kantor kepresidenan ke Yongsan jadi faktor utama yang menyebabkan kekurangan jumlah polisi di kawasan Itaewon pada Halloween 2022.
Banyak kejadian buruk jelang dan pada Halloween. Berikut enam kejadian yang terjadi jelang perayaan musim gugur itu.
Keputusan Presiden Yoon Suk-yeol untuk tidak menghadiri upacara peringatan korban kerumunan Itaewon yang dijadwalkan pada hari Minggu (29/30) telah menimbulkan kontroversi dan kritik.
Keluarga korban tragedi kerumunan maut Itaewon, Korea Selatan, bersama dengan kelompok warga setempat, menggelar demonstrasi pada Sabtu (28/10) pagi di Taman Gwangju, Gwangju.
Korban selamat dari Itaewon mengaku mengalami kendala saat pemulihan usai peristiwa yang mengakibatkan 159 orang tewas.
Jeong diduga menghapus laporan intelijen internal yang memberikan peringatan terkait kemungkinan terjadi kecelakaan saat pesta Halloween berlangsung di Itaewon.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved