Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
SALAH satu pengadilan tertinggi Uni Eropa menjatuhkan denda antimonopoli terbesar bagi sebuah perusahaan, yang dikeluarkan kepada Google dalam kasus monopoli pada 2018 atas sistem operasi seluler Android mereka .
Pengadilan Umum dari Pengadilan Eropa, Rabu (14/9), sebagian besar mengkonfirmasi keputusan Komisi Eksekutif Uni Eropa untuk mendenda Google sebesar 4,125 miliar euro (Rp61,5 triliun) karena menghambat persaingan melalui dominasi Android.
Pengadilan mengatakan, "Untuk lebih mencerminkan gravitasi dan durasi pelanggaran," pantas Google dijatuhi denda sebesar 4,125 miliar euro, menurut ringkasan pers dari keputusan tersebut.
Baca juga: Medsos Milik Trump tidak Ada di Play Store, Ini Alasan Google
Jumlah itu sedikit lebih rendah dari denda asli 4,34 miliar euro dan pengadilan mengatakan alasannya berbeda "dalam beberapa hal" dari komisi.
Denda tersebut adalah salah satu dari tiga hukuman antimonopoli dengan total lebih dari US$8 miliar (Rp119 triliun) yang dijatuhkan Komisi Pengadilan Eropa kepada Google sejak 2017 hingga 2019.
Dalam keputusan awalnya, komisi tersebut mengatakan praktik Google membatasi persaingan dan mengurangi pilihan bagi konsumen.
Ini menunjukkan Google melanggar aturan Uni Eropa dengan mengharuskan pembuat gawai untuk mengambil bundel aplikasi Google jika mereka menginginkannya dan mencegah mereka menjual perangkat dengan versi Android yang diubah.
Bundel itu berisi 11 aplikasi, termasuk YouTube, Maps, dan Gmail, tetapi regulator berfokus pada tiga yang memiliki pangsa pasar terbesar: Google, Chrome, dan Play Store. (OL-1)
GOOGLE melakukan sedikit pembaharuan pada tampilan aplikasi layanan penyimpanan berbasis cloud mereka yakni Google Drive, dengan menghadirkan fitur 'Buka dengan Vids'.
Para ilmuwan menggunakan prosesor kuantum Google untuk mensimulasikan teori gauge, memperlihatkan perilaku partikel dan tali penghubungnya.
Peta Pesta cuma inisiatif sederhana saat pandemi. Tujuannya sederhana, yaitu membantu para pemilik venue lokal di Jakarta tetap terhubung sama komunitasnya.
Data menunjukkan, 82% konsumen lokal mencari bisnis lewat Google, dan profil yang rapi bisa meningkatkan kepercayaan hingga 29%.
Fitur ini hadir lewat layanan Google Lens yang bisa mengenali objek pada foto atau gambar, lalu menampilkan informasi yang relevan.
GOOGLE merilis fitur Flight Deals, alat yang bisa membantu pengguna melakukan pencarian tiket pesawat berbasis AI. Fitur ini akan diluncurkan minggu depan,
Google, perusahaan teknologi global, menyatakan akan mengajukan banding atas putusan Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) yang menjatuhkan denda sebesar Rp202,5 miliar
Dengan adanya penurunan biaya, maka INACA dapat membantu pemerintah dalam mengembangkan konektivitas penerbangan nasional.
Monopoli yang dilakukan Apple mengancam pasar yang bebas dan adil. Ia juga menyebut Apple merugikan produsen dan pekerja serta meningkatkan biaya bagi konsumen.
Areal yang memasuki masa panen Maret ini adalah yang masa tanamnya pada Desember lalu.
Menparekraf Sandiaga Uno menepis temuan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) yang menyebut tingginya tarif tiket pesawat akibat adanya monopoli harga avtur atau bahan bakar pesawat.
"Sepak bola adalah kebebasan. Bebas dari monopoli UEFA, bebas untuk mengejar ide terbaik tanpa takut sanksi," kata CEO A22, Bernd Reichart.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved