Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
WAFATNYA Ratu Elizabeth II membuka era baru Kerajaan Inggris setelah 70 tahun bersama perempuan tersebut. Anaknya Pangeran Charles kini naik menjadi raja.
Kepergian sang ibu membuat anaknya Charles mengeluarkan pernyataan resmi tentang kematian ibunya, Elizabeth. Dikutip dari theguardian.com, dirinya mengucapkan terima kasih kepada sang ibu.
Raja Charles berkata kepada Elizabeth yang dipanggilnya mama tersayang, "Semoga penerbangan para malaikat menyanyikanmu untuk istirahatmu." Raja mengatakan dia, "Mengandalkan bantuan penuh kasih dari istri tercinta saya, Camilla," yang menjadi Permaisuri, "Sebagai pengakuan atas pelayanan publiknya yang setia."
Dalam pidatonya, Charles mengakhiri dengan catatan pribadi untuk mama tersayangnya. "Saat Anda memulai perjalanan besar terakhir Anda untuk bergabung dengan almarhum Papa saya yang terkasih, saya hanya ingin mengatakan ini, 'Terima kasih. Terima kasih atas cinta dan pengabdian Anda kepada keluarga kami dan keluarga bangsa-bangsa yang telah Anda layani dengan rajin selama ini.' Semoga penerbangan malaikat menyanyikanmu untuk istirahatmu."
Charles menyimpulkan, "Selama masa berkabung dan perubahan ini, saya dan keluarga saya akan dihibur dan ditopang oleh pengetahuan kami tentang rasa hormat dan kasih sayang yang mendalam di mana Ratu sangat dihormati."
Istana Buckingham mengumumkan kematian ratu dalam pernyataan resmi pada Kamis yang berbunyi, "Sang Ratu meninggal dengan damai di Balmoral sore ini." Pernyataan itu melanjutkan, "Raja dan Permaisuri akan tetap di Balmoral malam ini dan akan kembali ke London besok."
Berita kematian Ratu Elizabeth datang dengan momen sejarah lain bahwa dia segera digantikan oleh putra sulungnya, Charles, yang sekarang akan menjadi raja. Putra sulung Raja Charles, Pangeran William, 40, kini berada di urutan berikutnya dalam urutan tahta paling terkenal di dunia, diikuti oleh putra sulungnya, Pangeran George, 9.
Baca juga: Daftar 15 Orang dalam Urutan Suksesi Raja Charles III
Ratu Elizabeth II meninggal tak lama setelah suami tercinta, Pangeran Philip, yang lebih dulu pergi pada usia 99 pada Juni 2021. Kematian Ratu terjadi setelah setahun mengalami berbagai masalah kesehatan. Pada Oktober 2021, dia keluar dengan tongkat. Pada bulan yang sama, dia membatalkan perjalanan yang dijadwalkan ke Irlandia Utara di bawah saran medis dari dokternya dan menghabiskan malam di rumah sakit.
Ratu Elizabeth juga memutuskan untuk tidak hadir pada upacara Hari Peringatan pada November karena punggungnya terkilir dan tidak merayakan Natal tradisional bersama keluarga kerajaan di Sandringham, sebagian karena meningkatnya kasus covid-19 di sekitar liburan. Dia dinyatakan positif covid-19 pada Februari. Dia sedang dipantau untuk gejala seperti pilek ringan sambil terus melakukan tugas ringan, menurut Istana Buckingham.
Setelah Ratu menunjuk Liz Truss sebagai perdana menteri baru Inggris di Kastil Balmoral di Skotlandia pada Selasa, 6 September, Istana Buckingham mengumumkan pada hari berikutnya bahwa Ratu tidak akan memimpin pertemuan Dewan Penasihat yang dijadwalkan sehingga dia bisa beristirahat. Menjelang berita sedih kematiannya, Istana Buckingham mengatakan sebagian dalam pernyataan bahwa dokter Ratu prihatin dengan kesehatan Yang Mulia dan telah merekomendasikan dia tetap di bawah pengawasan medis. (OL-14)
PM Australia Anthony Albanese kirim surat ke PM Keir Starmer, dukung penghapusan Andrew Mountbatten-Windsor dari garis suksesi Kerajaan Inggris.
Berbeda dengan tuduhan sebelumnya yang berfokus pada pelecehan seksual, penangkapan kali ini didasarkan pada temuan bahwa Andrew diduga menyalahgunakan perannya
Nama Putri Beatrice dan Putri Eugenie muncul ratusan kali dalam dokumen terbaru kasus Jeffrey Epstein. Tekanan publik kembali menghantam keluarga York dan monarki Inggris.
Juliette Bryant, penyintas pelecehan Jeffrey Epstein, meminta Istana Buckingham bersikap proaktif memeriksa email dan dokumen Pangeran Andrew.
Tekanan meningkat bagi Pangeran Andrew untuk bersaksi di AS terkait hubungannya dengan Jeffrey Epstein. Buckingham Palace menyatakan siap mendukung penyelidikan polisi.
Raja Charles III pecah suara terkait skandal Jeffrey Epstein yang menyeret Andrew Mountbatten-Windsor. Istana siap bekerja sama dengan polisi terkait dugaan pelanggaran hukum.
Andrew Mountbatten-Windsor resmi mengakhiri kontrak sewa East Lodge di tengah pengawasan ketat terhadap aset Crown Estate dan skandal Jeffrey Epstein.
Pangeran William dan Kate Middleton tampil selaras di BAFTA Film Awards pasca-penangkapan Andrew Mountbatten-Windsor.
Mantan Pangeran Inggris Prince Andrew ditangkap polisi Thames Valley atas dugaan pelanggaran jabatan publik menyusul pengungkapan dokumen Jeffrey Epstein.
Sarah Ferguson, mantan istri Pangeran Andrew, diduga meminta bantuan finansial kepada Epstein setelah sang miliarder divonis atas kasus pelecehan seksual pada 2008.
Sebuah rangkaian surel dari tahun 2010 menunjukkan Pangeran Andrew secara aktif mengundang Jeffrey Epstein, terpidana kasus pelecehan seksual anak, untuk berkunjung ke Istana Buckingham.
ANGGOTA keluarga Kerajaan Inggris, Pangeran Andrew Mountbatten-Windsor dilaporkan meninggalkan kediamannya di Kastil Windsor setelah dikaitkan dengan kasus Jeffrey Epstein.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved