Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
RATU Elizabeth II telah wafat pada usia 96 tahun yang mengukir rekor sebagai pemegang pemerintahan terlama dalam sejarah monarki Inggris. Dia meninggal dunia dengan dikelilingi oleh keluarga besarnya di Kastil Balmoral yang terletak di dataran tinggi Skotlandia.
Jasad ratu yang memerintah Inggris sejak 1953 itu setelah dibawa ke London akan disemayamkan di Westminster Hall selama sekitar empat hari sebelum upacara pemakaman. Ini memungkinkan anggota masyarakat untuk melihat peti jenazahnya.
Westminster Hall adalah bagian tertua dari Istana Westminster, di jantung pemerintahan Inggris. Anggota terakhir Keluarga Kerajaan yang disemayamkan di aula tersebut adalah Ibu Suri pada 2002. Saat itu, lebih dari 200.000 orang mengantre untuk melihat peti jenazahnya.
Peti jenazah Ratu Elizabeth II akan diletakkan di atas platform tinggi, yang dikenal sebagai catafalque, di bawah aula beratap kayu dari abad ke-11. Setiap sudut platform akan dijaga oleh tentara dari unit yang melayani rumah tangga kerajaan.
Jenazahnya kemudian akan dibawa ke Westminster Hall dari Istana Buckingham dalam sebuah prosesi yang berjalan lamban, diiringi parade militer dan anggota Keluarga Kerajaan. Warga juga akan dapat menyaksikan prosesi yang melewati jalan-jalan di jantung kota London.
Adapun layar lebar yang menyiarkan proses tersebut diperkirakan akan disiapkan di sejumlah taman kerajaan di London. Peti jenazahnya akan diselimuti panji kerayaan Royal Standard dan ketika berada di Westminster Hall, mahkota kerajaan Imperial State Crown dan simbol kerajaan lainnya seperti orb dan spectre akan ditempatkan di atas peti matinya.
Baca juga: Perdana Menteri Inggris Liz Truss Temui Raja Charles III
Setelah peti matinya ditempatkan di aula, misa singkat akan diadakan. Setelah itu masyarakat diperbolehkan masuk dan diakhiri dengan jadwal pemakaman kenegaraan.
Pemakaman kenegaraan Ratu Elizabeth II akan digelar di Westminster Abbey, waktunya akan diputuskan pihak Istana Buckingham. Westminster Abbey adalah gereja bersejarah tempat raja dan ratu Inggris dinobatkan, termasuk penobatan Ratu Elizabeth II pada 1953.
Gereja itu menjadi tempat ia menikah dengan Pangeran Philip pada tahun 1947. Belum ada upacara pemakaman raja atau ratu di Westminster Abbey sejak abad ke-18, kendati pemakaman ibu suri digelar di sana pada 2002.
Kepala negara dari seluruh dunia akan bergabung dengan anggota keluarga kerajaan dalam pemakaman tersebut. Politisi senior Inggris dan mantan perdana menteri juga akan hadir.
Prosesinya akan dimulai dengan pembawaan peti jenazah ratu dari Westminster Hall ke Westminster Abbey menggunakan kereta kencana State Gun Carriage of the Royal Navy. Kereta itu terakhir digunakan pada 1979 dalam pemakaman paman Pangeran Phillip, Lord Mountbatten, yang ditarik oleh 142 anggota Angkatan Laut Kerajaan.
Anggota senior keluarga kerajaan, termasuk Raja Baru, kemungkinan akan mengikuti prosesi misa yang dipimpin oleh Pendeta di Westminster, David Hoyle. Kemudian Uskup Agung Canterbury Justin Welby akan menyampaikan khotbah.
Perdana Menteri Inggris, Liz Truss, mungkin dipanggil untuk menyampaikan pernyataan. Setelah upacara pemakaman, peti jenazah Ratu Elizabeth II akan dibawa dalam prosesi berjalan kaki dari Westminster Abbey ke Wellington Arch, di Hyde Park, London, sebelum menuju ke Kastil Windsor dengan mobil jenazah.
Peti jenazah Ratu akan melakukan perjalanan terakhirnya ke Kapel St George di Kastil Windsor. Kapel St George adalah gereja yang kerap dipilih oleh keluarga kerajaan untuk pernikahan, pembaptisan, dan pemakaman.
Di sinilah Duke dan Duchess of Sussex, Pangeran Harry dan Meghan, menikah dan tempat ibadah pemakaman mendiang Pangeran Philip. Terakhir peti jenazah Ratu akan diturunkan ke Rubanah Kerajaan di Kapel St George, di sebelah makam Raja George VI. (BBC/OL-4)
Indonesia menegaskan komitmen dalam melindungi keanekaragaman hayati dunia melalui penguatan hutan adat, perlindungan satwa liar, dan pemberantasan kejahatan satwa.
Raja Charles III menyampaikan pesan Natal yang menyentuh dari Westminster Abbey. Ia menekankan semangat gotong royong, "digital detox," dan pentingnya kerukunan antarumat beragama.
Pangeran William mengajak putranya, Pangeran George, menjadi relawan di penampungan tunawisma. Kunjungan ini mengulang memori saat William diajak mendiang Putri Diana.
Departemen Kehakiman AS merilis ribuan dokumen Jeffrey Epstein. Termasuk foto Andrew Mountbatten-Windsor bersama sejumlah perempuan dan Ghislaine Maxwell.
Andrew Mountbatten-Windsor resmi kehilangan seluruh gelar kerajaan, termasuk Order of the Garter dan Royal Victorian Order, atas perintah Raja Charles III.
Raja Charles resmi mencabut gelar Pangeran Andrew dan memerintahkannya keluar dari Royal Lodge di Windsor, buntut skandal Epstein yang kembali mencuat.
Ribuan kantong plastik berisi kentang goreng mentah dan bawang menutupi pesisir East Sussex, Inggris. Relawan berpacu dengan waktu menyelamatkan koloni anjing laut.
Presiden Prabowo juga diagendakan bertemu dengan Raja Inggris Charles III.
PRESIDEN Prabowo Subianto memulai rangkaian lawatan luar negeri ke Inggris dan Swis dengan agenda penguatan kerja sama ekonomi, pendidikan, serta komitmen konservasi lingkungan
PRESIDEN Republik Indonesia Prabowo Subianto bertolak menuju Inggris dan Swiss, Minggu (18/1) untuk menghadiri sejumlah pertemuan strategis di antaranya World Economic Foru
Eskalasi konflik di Timur Tengah meningkat. AS dan Inggris mulai mengevakuasi personel militer dari pangkalan Al-Udeid sebagai langkah antisipasi serangan Iran.
PERDANA Menteri Inggris Keir Starmer ditawari tempat di Dewan Perdamaian Gaza yang dibentuk oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved