Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
PAKISTAN sedang berjuang untuk menahan danau terbesar mereka agar tidak meluap setelah upaya terakhir untuk mengeringkannya gagal.
Ketinggian air di Danau Manchar, di Provinsi Sindh tenggara, telah naik ke tingkat yang sangat tinggi setelah berhari-hari hujan monsun mencapai rekor.
Air yang dibawa oleh rekor hujan monsun dan gletser yang mencair di pegunungan utara Pakistan telah memengaruhi 33 juta orang dan menewaskan sedikitnya 1.325, termasuk 466 anak-anak, kata pejabat bencana nasional.
"Kami telah memperluas celah sebelumnya di Manchar untuk mengurangi kenaikan permukaan air," Jam Khan Shoro, menteri irigasi di provinsi selatan Sindh mengatakan kepada Reuters pada Senin (5/9) malam, merujuk pada danau, yang perairannya berusaha dikeringkan oleh otoritas.
Sudah 100.000 orang telah mengungsi dari rumah mereka dalam upaya menjaga danau agar tidak meluap, hasil yang dikhawatirkan pihak berwenang dapat memengaruhi ratusan ribu lainnya.
Baca juga: Tim Penyelamat Berupaya Evakuasi 1.000 Warga yang Terperangkap Gempa Sichuan
"Sampai kemarin ada tekanan besar pada tanggul kota Johi dan Mehar, tetapi orang-orang melawannya dengan memperkuat tanggul," kata pejabat distrik Murtaza Shah pada Selasa (6/9), menambahkan bahwa 80% hingga 90% warga kota telah melarikan diri.
Mereka yang tersisa berusaha untuk memperkuat tanggul yang ada dengan mesin yang disediakan oleh pejabat distrik.
Air telah mengubah kota terdekat Johi menjadi pulau virtual, karena tanggul yang dibangun oleh penduduk setempat menahan air.
"Setelah jebolnya Manchar, air sudah mulai mengalir, sebelumnya agak tergenang," kata seorang warga, Akbar Lashari, melalui telepon, menyusul jebolnya danau air tawar itu pada Minggu (4/9).
Air yang naik juga telah menggenangi bandara Sehwan di dekatnya, kata otoritas penerbangan sipil.
Banjir telah mengikuti musim panas yang memecahkan rekor, dengan pemerintah dan PBB sama-sama menyalahkan perubahan iklim atas cuaca ekstrem dan kehancuran yang diakibatkannya. (CNA/OL-16)
Berdasarkan data dari misi gabungan NASA dan Badan Antariksa Eropa (ESA) Cassini, para ilmuwan menduga, permukaan Titan mengalami proses pelarutan mirip
Pasangan selebriti Selena Gomez dan Benny Blanco menikmati penghujung musim panas dengan bersantai di tepi danau.
BERENANG di beberapa danau yang airnya tenang dapat menyebabkan infeksi Legionella, bakteri yang dapat menyebabkan pneumonia, dan orang-orang yang berenang di perairan terbuka harus waspada
Banjir dan limpasan tersebut mengisi beberapa danau di Sahara, termasuk Sebkha el Melah di Aljazair dan beberapa danau yang tersebar di sekitar Erg Chebbi, Maroko.
Sebanyak enam buah danau seluas 27 hektar dan taman dibangun di wilayah Gedebage, Bandung, Jawa Barat dianggap sebagai salah satu upaya pengendalian banji di wilayah sekitar.
Gunung Kelimutu di Desa Pemo, Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, naik status dari normal menjadi waspada pada Jumat (24/5) pukul 13.00 Wita.
Studi terbaru mengungkap sisi emosional hilangnya gletser dunia. Dari tujuan wisata "kesempatan terakhir" hingga ritual pemakaman es, bagaimana manusia merespons kepunahan gletser?
Perubahan iklim global kini menjadi realitas ilmiah yang tidak terbantahkan dan berdampak langsung pada meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah, termasuk Sumatra.
Analisis global terhadap 31.000 spesies pohon mengungkap tren mengkhawatirkan: spesies pohon yang tumbuh lambat mulai punah, digantikan pohon cepat tumbuh yang rapuh.
Fenomena Bulan yang perlahan menjauh dari Bumi dijelaskan secara ilmiah oleh pakar IPB University.
Di tengah meningkatnya tekanan perubahan iklim dan pemanasan laut, diskusi tentang energi dan kelautan kini tidak lagi berdiri sendiri.
Peneliti mengungkap mekanisme seluler yang membantu tanaman tetap tumbuh meski cuaca ekstrem. Temuan ini menjadi kunci masa depan ketahanan pangan global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved