Rabu 31 Agustus 2022, 17:04 WIB

Saudi Sita 700 Juta Pil Narkotika lewat Impor Buah Libanon

Mediaindonesia.com | Internasional
Saudi Sita 700 Juta Pil Narkotika lewat Impor Buah Libanon

AFP/Fayez Nureldine.
Petugas Direktorat Pengawasan Narkotika Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi memilah tablet captagon yang disita selama operasi.

 

ARAB Saudi menyita lebih dari 700 juta pil narkotika yang memasuki wilayahnya melalui Libanon dalam delapan tahun terakhir. Ini dikatakan duta besarnya untuk Beirut, Selasa (30/8).

Kerajaan itu menangguhkan impor buah dan sayuran dari Libanon pada April tahun lalu. Saudi menuduhnya tidak bertindak setelah menyita jutaan pil captagon amfetamin yang diselundupkan dalam pengiriman buah.

Captagon, amfetamin yang mendatangkan malapetaka di Saudi dan negara-negara Arab lain, diproduksi terutama di Suriah serta Libanon dan diselundupkan ke pasar konsumen utama di Teluk. "Jumlah total penyitaan yang berasal dari atau melewati Libanon melebihi 700 juta pil narkotika dan ratusan kilogram ganja sejak 2015," kata duta besar Saudi Waleed Bukhari kepada wartawan.

Bukhari, yang berbicara setelah bertemu dengan menteri dalam negeri Libanon, mengatakan negaranya telah melihat perbaikan dalam operasi penyelundupan narkoba di Libanon. Perdagangan captagon di Timur Tengah tumbuh secara eksponensial pada 2021 hingga mencapai US$5 miliar. Ini menimbulkan peningkatan risiko kesehatan dan keamanan ke kawasan tersebut, menurut laporan oleh New Lines Institute pada April.

Baca juga: Saudi Hukum Wanita 45 Tahun Penjara akibat Posting Media Sosial

Pekan lalu, pihak berwenang di Libanon mengatakan mereka akan menyelidiki rekaman audio yang dibagikan secara online yang mengancam akan menyerang kedutaan besar Arab Saudi di Beirut. Hubungan Beirut dengan Riyadh--sebelumnya merupakan investor utama di Libanon yang kekurangan uang--mengalami pukulan dalam beberapa tahun terakhir karena pengaruh Hizbullah telah tumbuh.

Kementerian dalam negeri mengatakan Ali bin Hashem bin Salman Al-Haji, seorang warga negara Saudi yang dicari oleh Riyadh karena kejahatan teroris, kemungkinan sebagai penulis rekaman itu. Bukhari meminta pihak berwenang Libanon untuk menyerahkan tersangka. "Kami telah menyampaikan nota diplomatik resmi kepada Kementerian Luar Negeri terkait hal ini," katanya. (AFP/OL-14)

Baca Juga

AFP/Jim Watson.

Biden Sebut Amerika Serikat tidak akan Terintimidasi oleh Putin

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Sabtu 01 Oktober 2022, 18:39 WIB
Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg menyebut pencaplokan itu sebagai eskalasi paling serius sejak dimulainya...
AFP/Sergei Karpukhin.

Putin Caplok Wilayah Ukraina, Zelensky Bersumpah Beri Perlawanan

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Sabtu 01 Oktober 2022, 17:31 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin menggelar upacara akbar di Moskow pada Jumat (30/9) untuk merayakan pencaplokan empat bagian Ukraina yang...
AFP/UGC.

Iran Tangkap Warga Negara Asing terkait Protes Mahsa Amini

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Sabtu 01 Oktober 2022, 17:25 WIB
Iran mengatakan bahwa sembilan orang asing ditangkap selama protes jalanan mematikan yang dipicu oleh kematian wanita Kurdi Mahsa...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya