Kamis 18 Agustus 2022, 20:19 WIB

Junta Myanmar Kecam ASEAN

Cahya Mulyana | Internasional
Junta Myanmar Kecam ASEAN

Handout / various sources / AFP
Brigadir Jenderal Zaw Min Tun

 

PEMIMPIN militer Myanmar, Min Aung Hlaing mengecam keputusan ASEAN yang mengecualikan para jenderalnya dari pertemuan regional. Ia menuduh ASEAN menyerah pada tekanan eksternal.

"Jika kursi yang mewakili suatu negara kosong, maka itu tidak boleh dicap sebagai KTT ASEAN," kata Juru Bicara Junta Myanmar, Zaw Min Tun.

Ia menambahkan, Myanmar sedang berupaya menerapkan rencana perdamaian. Namun upaya itu ditentang oposisi yang dilabeli junta dengan sebutan teroris karena merencankan perlawanan bersenjata.

"Apa yang mereka inginkan adalah agar kita bertemu dan berbicara dengan para teroris," sambungnya, merujuk pada aktivis gerakan pro-demokrasi.

Zaw menuturkan, ASEAN melanggar kebijakannya sendiri untuk tidak mencampuri urusan kedaulatan suatu negara sambil menghadapi tekanan eksternal.

Anggota ASEAN mengecam junta Myanmar dan mengatakan junta gagal membuat kemajuan nyata implementasi lima poin konsensus yang disepakati para pemimpin negara itu tahun lalu.

Baca juga: Utusan PBB Minta Junta Myanmar Bebaskan Tapol

Militer Myanmar merebut kekuasaan dari pemerintah terpilih dalam kudeta tahun lalu, dan sejak itu menghancurkan perbedaan pendapat dengan kekuatan mematikan. Baru-baru ini, junta telah dikritik karena mengeksekusi aktivis politik dan memenjarakan Aung San Suu Kyi, simbol gerakan oposisi dan demokrasi Myanmar.

ASEAN melarang para jenderal Myanmar menghadiri pertemuan regional. Bahkan, beberapa anggota mengatakan, Myanmar akan dipaksa untuk memikirkan kembali jalan ke depan, kecuali junta menunjukkan kemajuan dalam rencana perdamaian.

Sementara itu, junta menolak tawaran untuk mengirim perwakilan non-politik ke pertemuan ASEAN. Kementerian Luar Negeri Kamboja, yang saat ini memimpin ASEAN, tidak menanggapi tuduhan tersebut.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Kamboja, Chum Sounry mengatakan, ASEAN berharap situasi di Myanmar dapat ditingkatkan, sehingga bisa kembali sebagai anggota tak terpisahkan dari keluarga ASEAN. (Malay Mail/OL-4)

Baca Juga

AFP

Terdampak Inflasi, Masyarakat Kanada Berburu Kupon

👤Cahya Mulyana 🕔Kamis 29 September 2022, 16:05 WIB
GELOMBANG inflasi menerjang Kanada. Harga kebutuhan pokok naik hingga 11% atau tertinggi sejak 1981 yang membuat masyarakatnya memangkas...
AFP

Jaringan Pipa Gas Nord Stream Disabotase, Eropa Tingkatkan Keamanan

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Kamis 29 September 2022, 15:19 WIB
Kebocoran jaringan gas Nord Stream mengakibatkan kenaikan harga gas alam. Sebelumnya, Rusia diketahui membatasi secara tajam...
Manan VATSYAYANA / AFP

Hukuman Aung San Suu Kyi Kembali Bertambah

👤Cahya Mulyana 🕔Kamis 29 September 2022, 15:01 WIB
Awal bulan ini, pengadilan junta Myanmar menjatuhkan vonis terhadap Aung San Suu Kyi dengan tiga tahun penjara karena dugaan kecurangan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya